Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Panen Jagung Manis Sempurna? Ini Waktu & Cara yang Paling Tepat!

Panen Jagung Manis Sempurna? Ini Waktu & Cara yang Paling Tepat!

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Jagung manis adalah salah satu tanaman yang cepat panen. Hanya dalam waktu sekitar 65–75 hari setelah tanam, kamu sudah bisa memetik hasilnya. Umumnya, masa panen jagung manis jatuh antara Agustus hingga Oktober, tergantung kapan kamu mulai menanam.

Namun, meskipun cepat tumbuh, memanen jagung manis tidak bisa sembarangan. Jika dipetik terlalu dini, rasanya hambar dan bijinya belum berkembang sempurna. Sebaliknya, jika terlalu lambat, teksturnya menjadi keras dan kering. Jadi, kapan waktu yang paling tepat untuk memanen jagung manis?

Tanda Jagung Manis Siap Panen

Menurut Ideal Home (Sabtu, 23/8/2025), ada dua cara mudah untuk memastikan jagung manis kamu siap panen: uji biji dan uji rumbai.

1. Uji Biji

Cara ini sangat sederhana:

  • Kupas sedikit kulit luar jagung.

  • Tekan bijinya menggunakan kuku jari.

Penanda kematangan:

  • Jika keluar cairan putih seperti susu, jagung siap panen.

  • Jika cairannya masih bening, biarkan beberapa hari lagi.

  • Jika tidak ada cairan sama sekali, artinya kamu sudah terlambat bijinya sudah mengeras.

Menurut Jane Westoby, Direktur Kreatif di The Hampshire Seed Company:

“Jika cairannya putih seperti susu, itu saat terbaik untuk panen. Rasanya akan manis dan teksturnya masih lembut.”

2. Uji Rumbai

Cara kedua ini lebih visual:

  • Perhatikan rambut jagung (rumbai) yang tumbuh dari ujung tongkol.

  • Jika rumbai mulai berubah warna menjadi coklat, mengering, dan rapuh, tandanya biji jagung sudah terserbuki dan siap dipanen.

Lucie Bradley dari Easy Garden Irrigation menjelaskan:

“Rambut jagung berfungsi menangkap serbuk sari. Begitu mengering dan berubah warna, artinya proses penyerbukan selesai.”

Cara Memanen Jagung Manis

Saat tongkol sudah matang:

  • Pegang tongkol dan putar ke bawah dengan kuat, tarik menjauh dari batang.

  • Untuk rasa terbaik, panenlah tepat sebelum dimasak.

Jane menambahkan:

“Gula dalam jagung manis mulai berubah menjadi pati segera setelah dipetik. Jadi, untuk cita rasa paling manis, panen dan langsung masak.”

Langkah-Langkah Menanam Jagung Manis dari Awal

Menanam jagung manis ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Kuncinya adalah memilih waktu yang tepat dan memperhatikan proses tumbuh kembangnya.

1. Menabur Benih

  • Waktu terbaik menanam adalah akhir musim semi (sekitar Mei).

  • Gunakan pot kecil atau modul tanam dengan 1–2 benih per pot.

  • Pastikan benih ditanam di tempat hangat seperti rumah kaca atau propagator.

  • Gunakan kompos bebas gambut berkualitas tinggi, dan jaga akar tetap tidak terganggu.

Jika kamu tidak memiliki rumah kaca, ambang jendela yang cukup sinar matahari juga bisa jadi alternatif.

2. Memperkuat Tanaman

Setelah risiko embun beku berlalu (sekitar Mei–Juni):

  • Letakkan tanaman di luar pada siang hari, dan bawa masuk pada malam hari selama 10 hari.

  • Ini membantu tanaman beradaptasi dengan suhu luar sebelum ditanam langsung ke tanah.

3. Menanam di Tanah

Menurut Royal Horticultural Society (RHS), anggap jagung manis seperti tanaman rumput. Karena itu, penyerbukannya dibantu oleh angin.

  • Tanam dalam blok atau kelompok kecil, bukan barisan panjang.

  • Siapkan tanah dengan bahan organik yang sudah terurai baik.

  • Pilih lokasi yang cerah dan terlindung dari angin kencang.

4. Perlindungan dari Hama

  • Jagung manis muda sangat disukai oleh siput dan bekicot.

  • Gunakan perlindungan dan siram secara rutin, terutama saat cuaca kering.

  • Tambahkan mulsa di sekitar pangkal tanaman untuk menjaga kelembapan dan mencegah batang roboh.

5. Lindungi dari Burung

Tak hanya siput, burung seperti merpati dan parkit juga kerap menyerang jagung manis.

Zoe Claymore, desainer taman pemenang penghargaan, menyarankan:

“Jangan lupa jaring tanamanmu. Semua orang di area pertanian saya melakukannya. Kalau tidak, parkit akan melahapnya habis.”

Kesimpulan

Menanam dan memanen jagung manis bisa menjadi pengalaman yang sangat memuaskan, apalagi jika dilakukan dengan benar. Mulai dari pemilihan benih, waktu tanam, hingga cara mengenali waktu panen yang tepat semua berperan penting dalam menghasilkan tongkol jagung yang manis, berair, dan lezat.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman Indoor

    Tanaman Indoor yang Bikin Rumah Segar dan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Menghadirkan tanaman indoor di dalam rumah tidak hanya memperindah dekorasi ruangan tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa tanaman memiliki kemampuan untuk membersihkan udara, mengurangi stres, dan bahkan meningkatkan kualitas tidur. Berikut adalah rekomendasi tanaman indoor yang dapat menciptakan lingkungan yang segar dan sehat. 1. Pohon Karet (Ficus elastica) Dengan daun besar dan mengkilap, […]

  • Dampak El Nino terhadap Peternakan

    Antisipasi Dampak El Nino terhadap Peternakan: Menjaga Kesehatan dan Produktivitas Ternak

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Dampak El Nino terhadap peternakan, ini tips antisipasinya. Peristiwa El Nino yang diproyeksikan akan melanda Indonesia dari pertengahan tahun 2023 hingga 2024 dapat memberikan dampak signifikan pada sektor peternakan. El Nino sendiri adalah kondisi pemanasan suhu muka air laut di Samudera Pasifik bagian tengah yang dapat mengganggu pola curah hujan di daratan. Berikut ini kita […]

  • Bupati Pinrang Akui Program CSA Kementan, Mampu Tingkatkan Produktivitas dan Ramah Lingkungan

    Bupati Pinrang Akui Program CSA Kementan, Mampu Tingkatkan Produktivitas dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Pinrang – Sebagai penerima Program Stategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terus mengintensifkan program peningkatan kapasitas SDM pertanian setempat yang bertujuan meningkatkan pendapata dan kesejahteraan petani Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo berharap para penerima Program SIMURP dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. Misalnya dengan mengedepankan penggunaan air yang efisien […]

  • Pinrang

    Program CSA Kementan Dongkrak Pertanian Organik di Pinrang

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PINRANG – Pembangunan pertanian di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terus menggeliat. Terlebih sejak kehadiran program Stategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang dilaksanakan Kementerian Pertanian. Seperti halnya terlihat pada Rabu kemarin. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menyelenggarakan sosialisasi Climate Smart Agriculture (CSA) SIMURP. “Kegiatan dilaksanakan di Desa Lerang, Kecamata Lanrisang,” ujar Syukur […]

  • Tips dan trik jitu panduan usaha ternak belut yang praktis.

    Ide Usaha Ternak yang Menghasilkan, Dapatkan Keuntungan Cepat dalam Sebulan!

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Ide usaha ternak dengan keuntungan cepat dalam sebulan. Bagi sebagian orang, berternak terkadang terasa lambat dalam menghasilkan hasil. Namun, ada beberapa usaha ternak yang bisa memberikan keuntungan dalam waktu singkat, meskipun hanya dalam satu bulan. Anda bahkan bisa melakukannya dalam lahan yang terbatas, seperti halaman belakang, dengan modal yang terjangkau, mulai dari ratusan ribu hingga […]

  • Menyiram Tanaman

    Hati-Hati! Inilah 4 Kesalahan Saat Menyiram Tanaman

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 8Komentar

    Menyiram tanaman adalah salah satu kegiatan yang harus diperhatikan saat melakukan pemeliharaan tanaman. Tanaman memerlukan asupan air yang cukup untuk melakukan proses fotosintesis dalam memperoleh kebutuhannya untuk tumbuh serta berkembang. Rutin menyiram tanaman juga menjadi salah satu kunci supaya bisa tumbuh subur dan tidak mudah layu, sehingga produktivitas tanaman dapat terjaga. Apakah kamu pernah melihat […]

expand_less