Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Memilih Lokasi Bertanam Jagung: Kunci Sukses dalam Budidaya

Memilih Lokasi Bertanam Jagung: Kunci Sukses dalam Budidaya

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jagung (Zea mays) adalah tanaman pangan yang memiliki peran vital dalam ketahanan pangan di Indonesia. Untuk memastikan hasil panen yang optimal, pemilihan lokasi bertanam jagung menjadi langkah awal yang tak boleh diabaikan. Berikut adalah beberapa pertimbangan dan tips dalam memilih lokasi yang tepat untuk menanam jagung:

  1. Kondisi Tanah dan Drainase:
    • Sinar Matahari: Pilih lokasi yang terkena sinar matahari secara langsung. Jagung membutuhkan cahaya matahari untuk pertumbuhan yang baik.
    • Kualitas Tanah: Lahan harus mengandung unsur hara yang cukup dan subur. Pastikan pH tanah berada dalam kisaran 5,6 hingga 7,7.
    • Drainase: Lokasi dengan drainase yang baik akan membantu menghindari genangan air dan memastikan akar jagung tumbuh dengan optimal.
  2. Ketinggian Tempat:
    • Jagung dapat ditanam di berbagai daerah, baik dataran rendah maupun dataran tinggi.
    • Di dataran rendah, jagung biasanya ditanam di tegalan, sawah tadah hujan, dan sawah irigasi.
    • Di dataran tinggi, jagung dapat ditanam pada ketinggian 1.000 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl) .
  3. Pemilihan Varietas Jagung:
    • Sesuaikan bibit varietas jagung dengan kondisi lahan yang dimiliki.
    • Varietas yang cocok untuk daerah Anda akan mempengaruhi hasil panen.
  4. Pengolahan Lahan:
    • Buat bedengan pada lahan dengan jarak antara 100 cm x 40 cm.
    • Tanam bibit jagung dengan kedalaman 3-5 cm.
    • Isi setiap lubang dengan 2 biji jagung dan tutup kembali lubang setelah diberi bibit .
  5. Pemeliharaan Tanaman:
    • Perhatikan kebersihan lahan dari sisa tanaman atau sampah yang dapat menghalangi pertumbuhan jagung.
    • Berikan pupuk secara tepat sesuai dosis yang direkomendasikan.
    • Pantau serangan hama dan penyakit, dan ambil tindakan pencegahan yang tepat.
  6. Waktu Penanaman:
    • Jagung merupakan tanaman musim hujan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, Anda dapat memilih lokasi yang optimal untuk menanam jagung. Semoga artikel ini membantu para petani dalam meraih hasil panen yang melimpah!

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fungsi Waduk bagi Pertanian: Sumber Air Irigasi, Pengendali Banjir, hingga Pendorong Swasembada Pangan

    Fungsi Waduk bagi Pertanian: Sumber Air Irigasi, Pengendali Banjir, hingga Pendorong Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Waduk bukan sekadar tampungan air ia adalah “jantung” yang menjaga denyut sektor pertanian tetap stabil. Di tengah perubahan iklim, musim yang tak menentu, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, keberadaan waduk menjadi semakin vital. Bagi petani, air adalah segalanya. Tanpa pasokan air yang cukup dan teratur, produktivitas lahan bisa menurun drastis. Di sinilah […]

  • Lomba Unik, Mentan Adu Cepat Tanam Lawan Petani Gowa

    Lomba Unik, Mentan Adu Cepat Tanam Lawan Petani Gowa

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Gowa – Petani di Desa Sunggumanai Kecamatan Patallasang Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan harus mengakui kehebatan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam menanam padi. Hal itu terjadi setelah Mentan Amran berhasil menjadi juara dalam lomba adu cepat tanam padi yang diikuti petani setempat saat menandai dimulainya tanam kembali, setelah sebelumnya melakukan panen padi, Jumat (11/10/2024). Uniknya […]

  • Menteri Pertanian

    Wujudkan Pertanian Modern, Kementan Bekali Brigade Pangan Sulsel

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan dengan mengoptimalkan setiap potensi yang ada. Brigade Pangan (BP) menjadi langkah kongkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, petani dan berbagai pihak menjadi kunci sukses program ini. Dengan optimisme dan semangat gotong royong, Indonesia bergerak menuju swasembada pangan. Menteri Pertanian (Mentan), […]

  • Serdang Bedagai

    Petani Serdang Bedagai Siap Lahirkan Penangkar Benih Unggul Program CSA Kementan

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Serdang Bedagai – Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project atau SIMURP yang notabene tengah dijalankan Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Lewat beragam program turunannya, SIMURP berhasil meningkatkan mutu para petani Indonesia. Itu pula yang dirasakan para petani di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera […]

  • Mentan Cek Pompanisasi di Merauke, Targetkan Pertanian Modern

    Mentan Cek Pompanisasi di Merauke, Targetkan Pertanian Modern

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    MERAUKE – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan menjadi daerah percontohan pertanian modern yang mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan indeks kesejahteraan petani. Hal ini disampaikan Mentan usai meninjau pemasangan pompanisasi di Desa Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke. “Mimpi kami ke depan adalah mentransformasi pertanian tradisional menuju […]

  • Genta Organik

    Sekolah Lapang Polabangtan Kementan Kembangkan Program Genta Organik Di Sultra.

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Kolaka Timur – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong para petani untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi dan produktivitas usahataninya. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya melalui program strategis Kementerian Pertanian, misalnya Gerakan Pertanian Pro Organik (Genta Organik). Genta Organik juga dijadikan Pemerintah sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo […]

expand_less