Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Cara Menanam Semangka Kuning agar Cepat Berbuah dan Hasil Panen Melimpah

Cara Menanam Semangka Kuning agar Cepat Berbuah dan Hasil Panen Melimpah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Semangka merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Selama ini, masyarakat lebih mengenal semangka dengan daging buah berwarna merah. Namun, ada pula varietas semangka yang memiliki daging buah berwarna kuning cerah dan tak kalah lezat, yakni semangka kuning.

Selain tampilannya yang unik, semangka kuning juga memiliki tekstur renyah, rasa manis, dan jumlah biji yang cenderung lebih sedikit dibandingkan semangka merah. Karena keunggulan tersebut, semangka kuning semakin diminati dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran.

Mengapa Daging Semangka Berwarna Kuning?

Perbedaan warna antara semangka merah dan semangka kuning disebabkan oleh kandungan pigmen alami di dalam buah.

Semangka merah mengandung likopen dalam jumlah tinggi. Likopen merupakan senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada berbagai buah dan sayuran, seperti tomat dan semangka.

Sementara itu, semangka kuning memiliki kandungan likopen yang lebih rendah sehingga tidak menghasilkan warna merah. Sebagai gantinya, buah ini mengandung pigmen karotenoid yang memberikan warna kuning hingga kuning keemasan pada daging buahnya.

Meski berbeda warna, keduanya tetap kaya akan air, vitamin, dan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Mengenal Tanaman Semangka

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman buah merambat yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Afrika Selatan yang beriklim kering hingga semi-kering.

Buah semangka memiliki kulit yang keras dengan warna hijau muda hingga hijau tua, sering kali disertai garis-garis atau corak khas pada permukaannya.

Tanaman ini tumbuh menjalar di permukaan tanah dan membutuhkan area tanam yang cukup luas agar pertumbuhan batang dan buah berlangsung optimal.

Syarat Tumbuh Semangka Kuning

Secara umum, kebutuhan tumbuh semangka kuning tidak berbeda jauh dengan semangka varietas lainnya.

Beberapa kondisi lingkungan yang ideal untuk budidaya semangka kuning antara lain:

  • Ketinggian tempat hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl)
  • Curah hujan sekitar 40–50 mm per bulan
  • Suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius
  • Tanah bertekstur pasir atau lempung berpasir
  • Tingkat keasaman tanah (pH) antara 6,0–6,7
  • Mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari

Kondisi tersebut akan membantu tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.

Cara Budidaya Semangka Kuning

1. Persiapan Benih

Sebelum disemai, benih semangka kuning sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mempercepat proses perkecambahan.

Setelah itu, benih dibungkus menggunakan kertas koran lembap dan diperam selama satu hingga dua hari hingga muncul kecambah.

Benih yang telah berkecambah dengan calon akar sepanjang sekitar 2 milimeter kemudian dipindahkan ke media semai berupa polybag berisi campuran tanah dan pupuk organik.

Bibit disiram secara rutin satu hingga dua kali sehari dan ditempatkan di area yang mendapatkan sinar matahari cukup.

Bibit siap dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar 12–14 hari atau telah memiliki 2–3 helai daun sejati.

2. Persiapan Lahan

Lahan yang akan digunakan sebaiknya dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.

Apabila tanah bertekstur padat, lakukan pengolahan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak hingga gembur.

Tambahkan pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Selanjutnya, buat bedengan dengan ukuran:

  • Lebar sekitar 3 meter untuk sistem tanam tunggal
  • Lebar 6–7 meter untuk sistem tanam ganda
  • Tinggi bedengan sekitar 50 sentimeter

Bedengan yang baik akan membantu menjaga drainase dan mencegah genangan air di sekitar akar tanaman.

3. Penanaman Bibit

Bibit yang telah berumur 12–14 hari dapat dipindahkan ke lahan tanam.

Jarak tanam yang dianjurkan yaitu:

Sistem tanam tunggal

  • 90–100 cm × 3 meter

Sistem tanam ganda

  • 90–100 cm × 6–7 meter

Sebelum penanaman, lepaskan polybag secara hati-hati agar akar tidak rusak.

Masukkan bibit ke lubang tanam yang telah disiapkan, kemudian timbun kembali dengan tanah dan padatkan secukupnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada tanaman akibat panas matahari.

Perawatan Tanaman Semangka Kuning

Penggunaan Mulsa

Setelah penanaman, lahan dapat ditutup menggunakan mulsa plastik hitam perak.

Mulsa berfungsi untuk:

  • Menekan pertumbuhan gulma
  • Menjaga kelembapan tanah
  • Mengurangi penguapan air
  • Menstabilkan suhu tanah

Penyiraman dan Penyiangan

Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau.

Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara berkala agar tidak bersaing dalam menyerap unsur hara.

Pemasangan Alas Buah

Ketika tanaman mulai merambat dan menghasilkan buah, pasang alas berupa jerami, sekam, atau bahan lain yang bersih di bawah buah.

Tujuannya untuk mencegah buah bersentuhan langsung dengan tanah sehingga kualitas buah tetap terjaga.

Perempelan Buah

Saat tanaman mulai berbuah, lakukan seleksi buah dengan membuang buah yang tumbuh terlalu dekat dengan pangkal batang.

Sisakan sekitar 1–4 buah terbaik pada setiap tanaman agar nutrisi terfokus pada pembesaran buah sehingga hasil panen menjadi lebih optimal.

Masa Panen Semangka Kuning

Semangka kuning umumnya dapat dipanen pada umur 65–75 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Beberapa tanda buah siap panen antara lain:

  • Warna kulit buah tampak lebih kusam
  • Sulur di dekat tangkai mulai mengering
  • Bagian bawah buah berubah warna menjadi kekuningan
  • Bunyi terdengar lebih berat dan padat saat buah diketuk

Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menjaga kesegaran buah.

Potensi Budidaya yang Menjanjikan

Permintaan pasar terhadap semangka kuning terus meningkat karena tampilannya yang unik dan rasanya yang manis. Dengan teknik budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menjadi salah satu komoditas hortikultura yang menguntungkan bagi petani.

Selain memiliki nilai ekonomi yang baik, semangka kuning juga relatif mudah dibudidayakan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, selama kebutuhan cahaya matahari, air, dan unsur hara terpenuhi dengan baik.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Famtrip

    Peserta Famtrip Susuri Sungai Talaga dan Nikmati Tradisi Halmahera Barat

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Halmahera Barat – Laut membisikkan kisah leluhur, gunung berdiri gagah menjaga bentang tanah, dan sungai mengalirkan kedamaian. Semua itu hadir dalam satu perjalanan: Festival Teluk Jailolo 2025, yang digelar pada 27–31 Mei di Halmahera Barat, Maluku Utara. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) turun langsung mendukung kegiatan ini, sembari mengajak pelaku industri pariwisata dan media menjelajahi surga […]

  • Kolaborasi Politeknik Pembangunan Pertanian dengan Mitra Industri Tingkatkan Kualitas Lulusan

    Kolaborasi Politeknik Pembangunan Pertanian dengan Mitra Industri Tingkatkan Kualitas Lulusan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sebagai kampus vokasi di bawah naungan Kementerian Pertanian berkomitmen untuk menyiapkan sumberdaya manusia pertanian yang kompeten. Melalui Magang Tugas Akhir (MTA) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Polbangtan Gowa berupaya mencetak generasi muda yang siap kerja serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan di sektor agribisnis. Magang tugas akhir dan […]

  • Ide mengenai bisnis tanaman ini, cocok dikerjakan di era saat ini. Bisnis-bisnis ini masih jarang ada di Indonesia. Yuk, intip apa saja.

    5 Bisnis Tanaman Unik yang Patut Dicoba, Bisa Untung Besar!

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Di era serba modern ini, pastilah kita juga perlu mencari peluang bisnis tanaman yang cocok dikerjakan saat ini juga. Bisnis tanaman, selama ini cenderung dikerjakan secara offline dan model bisnisnya paling umum adalah menjual tanaman, dan serba-serbinya seperti pot dan pupuk. Jika Anda sedang mencari ide bisnis tanaman yang beda dari yang lain, dan cocok […]

  • Berapa Kali Sehari Tanaman Harus Disiram? Simak Agar Tidak Salah dalam Menyiram Tanaman

    Berapa Kali Sehari Tanaman Harus Disiram? Simak Agar Tidak Salah dalam Menyiram Tanaman

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Menyiram tanaman dalam sehari merupakan salah satu aspek penting dalam merawatnya. Namun, banyak orang yang masih bingung tentang berapa kali sehari tanaman harus disiram. Jawabannya tidak sesederhana itu, karena kebutuhan air setiap tanaman berbeda-beda. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Jenis Tanaman: Tanaman yang berbeda memiliki kebutuhan air yang berbeda. Tanaman yang menyukai kekeringan, seperti kaktus dan sukulen, […]

  • Jenis Tanaman Porang dan Klasifikasinya

    Jenis Tanaman Porang dan Klasifikasinya

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Jenis tanaman porang dan juga klasifikasi tanaman porang. Tanaman porang ini merupakan salah satu tanaman yang masih sama dengan umbi-umbian dan masuk dalam kategori Amorphophallus Muelleri Blume. Tanaman porang ini juga adalah komoditas pertanian yang hingga saat ini sudah mulai dilirik untuk dibudidayakan. Tanaman porang ini juga memiliki nama latinAmorphophallus muelleri, tanaman ini merupakan tanaman […]

  • Penyakit hewan ternak seperti antraks pada hewan ternak sapi ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, udara yang terkontaminasi.

    Cara Menghadapi Ancaman Antraks pada Ternak Sapi, Berikut Langkah-Langkah Pencegahan yang Perlu Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Penyakit antraks pada hewan ternak sapi, ini cara pencegahannya. Wabah penyakit antraks yang baru-baru ini terjadi di Yogyakarta telah menarik perhatian pemerintah setempat. Dokter hewan dan penyuluh saat ini sedang giat melakukan pemeriksaan pada hewan ternak dan mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memberikan vaksin antraks melalui penyuntikan. Antraks, atau juga dikenal sebagai radang limpa, adalah penyakit […]

expand_less