Cara Menanam Semangka Kuning agar Cepat Berbuah dan Hasil Panen Melimpah
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi Semangka Kuning
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Semangka merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Selama ini, masyarakat lebih mengenal semangka dengan daging buah berwarna merah. Namun, ada pula varietas semangka yang memiliki daging buah berwarna kuning cerah dan tak kalah lezat, yakni semangka kuning.
Selain tampilannya yang unik, semangka kuning juga memiliki tekstur renyah, rasa manis, dan jumlah biji yang cenderung lebih sedikit dibandingkan semangka merah. Karena keunggulan tersebut, semangka kuning semakin diminati dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran.
Mengapa Daging Semangka Berwarna Kuning?
Perbedaan warna antara semangka merah dan semangka kuning disebabkan oleh kandungan pigmen alami di dalam buah.
Semangka merah mengandung likopen dalam jumlah tinggi. Likopen merupakan senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada berbagai buah dan sayuran, seperti tomat dan semangka.
Sementara itu, semangka kuning memiliki kandungan likopen yang lebih rendah sehingga tidak menghasilkan warna merah. Sebagai gantinya, buah ini mengandung pigmen karotenoid yang memberikan warna kuning hingga kuning keemasan pada daging buahnya.
Meski berbeda warna, keduanya tetap kaya akan air, vitamin, dan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Mengenal Tanaman Semangka
Semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman buah merambat yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Afrika Selatan yang beriklim kering hingga semi-kering.
Buah semangka memiliki kulit yang keras dengan warna hijau muda hingga hijau tua, sering kali disertai garis-garis atau corak khas pada permukaannya.
Tanaman ini tumbuh menjalar di permukaan tanah dan membutuhkan area tanam yang cukup luas agar pertumbuhan batang dan buah berlangsung optimal.
Syarat Tumbuh Semangka Kuning
Secara umum, kebutuhan tumbuh semangka kuning tidak berbeda jauh dengan semangka varietas lainnya.
Beberapa kondisi lingkungan yang ideal untuk budidaya semangka kuning antara lain:
- Ketinggian tempat hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl)
- Curah hujan sekitar 40–50 mm per bulan
- Suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius
- Tanah bertekstur pasir atau lempung berpasir
- Tingkat keasaman tanah (pH) antara 6,0–6,7
- Mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari
Kondisi tersebut akan membantu tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.
Cara Budidaya Semangka Kuning
1. Persiapan Benih
Sebelum disemai, benih semangka kuning sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mempercepat proses perkecambahan.
Setelah itu, benih dibungkus menggunakan kertas koran lembap dan diperam selama satu hingga dua hari hingga muncul kecambah.
Benih yang telah berkecambah dengan calon akar sepanjang sekitar 2 milimeter kemudian dipindahkan ke media semai berupa polybag berisi campuran tanah dan pupuk organik.
Bibit disiram secara rutin satu hingga dua kali sehari dan ditempatkan di area yang mendapatkan sinar matahari cukup.
Bibit siap dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar 12–14 hari atau telah memiliki 2–3 helai daun sejati.
2. Persiapan Lahan
Lahan yang akan digunakan sebaiknya dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.
Apabila tanah bertekstur padat, lakukan pengolahan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak hingga gembur.
Tambahkan pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Selanjutnya, buat bedengan dengan ukuran:
- Lebar sekitar 3 meter untuk sistem tanam tunggal
- Lebar 6–7 meter untuk sistem tanam ganda
- Tinggi bedengan sekitar 50 sentimeter
Bedengan yang baik akan membantu menjaga drainase dan mencegah genangan air di sekitar akar tanaman.
3. Penanaman Bibit
Bibit yang telah berumur 12–14 hari dapat dipindahkan ke lahan tanam.
Jarak tanam yang dianjurkan yaitu:
Sistem tanam tunggal
- 90–100 cm × 3 meter
Sistem tanam ganda
- 90–100 cm × 6–7 meter
Sebelum penanaman, lepaskan polybag secara hati-hati agar akar tidak rusak.
Masukkan bibit ke lubang tanam yang telah disiapkan, kemudian timbun kembali dengan tanah dan padatkan secukupnya.
Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada tanaman akibat panas matahari.
Perawatan Tanaman Semangka Kuning
Penggunaan Mulsa
Setelah penanaman, lahan dapat ditutup menggunakan mulsa plastik hitam perak.
Mulsa berfungsi untuk:
- Menekan pertumbuhan gulma
- Menjaga kelembapan tanah
- Mengurangi penguapan air
- Menstabilkan suhu tanah
Penyiraman dan Penyiangan
Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau.
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara berkala agar tidak bersaing dalam menyerap unsur hara.
Pemasangan Alas Buah
Ketika tanaman mulai merambat dan menghasilkan buah, pasang alas berupa jerami, sekam, atau bahan lain yang bersih di bawah buah.
Tujuannya untuk mencegah buah bersentuhan langsung dengan tanah sehingga kualitas buah tetap terjaga.
Perempelan Buah
Saat tanaman mulai berbuah, lakukan seleksi buah dengan membuang buah yang tumbuh terlalu dekat dengan pangkal batang.
Sisakan sekitar 1–4 buah terbaik pada setiap tanaman agar nutrisi terfokus pada pembesaran buah sehingga hasil panen menjadi lebih optimal.
Masa Panen Semangka Kuning
Semangka kuning umumnya dapat dipanen pada umur 65–75 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan.
Beberapa tanda buah siap panen antara lain:
- Warna kulit buah tampak lebih kusam
- Sulur di dekat tangkai mulai mengering
- Bagian bawah buah berubah warna menjadi kekuningan
- Bunyi terdengar lebih berat dan padat saat buah diketuk
Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menjaga kesegaran buah.
Potensi Budidaya yang Menjanjikan
Permintaan pasar terhadap semangka kuning terus meningkat karena tampilannya yang unik dan rasanya yang manis. Dengan teknik budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menjadi salah satu komoditas hortikultura yang menguntungkan bagi petani.
Selain memiliki nilai ekonomi yang baik, semangka kuning juga relatif mudah dibudidayakan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, selama kebutuhan cahaya matahari, air, dan unsur hara terpenuhi dengan baik.
- Penulis: Admin
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar