Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Keunggulan dan Kekurangan Padi C2 Inbrida

Keunggulan dan Kekurangan Padi C2 Inbrida

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Padi C2 Inbrida: Varietas Unggul Hasil Persilangan

Padi C2 inbrida adalah salah satu varietas padi unggul yang banyak ditanam di Indonesia. Varietas ini merupakan hasil persilangan antara IR64 dan IR66.

Dirancang untuk memberikan produktivitas tinggi, tahan terhadap hama, dan cocok di berbagai kondisi lahan.

Deskripsi Singkat Padi C2 Inbrida

  • Masa tanam: 120-130 hari
  • Tinggi tanaman: 100-120 cm
  • Panjang malai: 50-60 cm
  • Jumlah bulir per malai: 150-200 bulir
  • Karakteristik beras: Nasi pulen, warna gabah kuning bersih, bentuk gabah panjang montok
  • Bobot 1.000 butir: 30,1 gram

Keunggulan Padi C2 Inbrida

  1. Produktivitas Tinggi
    Padi C2 inbrida memiliki produktivitas mencapai 7,5-8 ton per hektar, lebih tinggi dibandingkan varietas lokal seperti Ciherang yang hanya 6-7 ton per hektar.
  2. Tahan terhadap Hama dan Penyakit
    Varietas ini tahan terhadap wereng batang coklat, tungro, dan hawar daun, sehingga mengurangi risiko kehilangan hasil panen.
  3. Tahan Kekeringan dan Genangan
    Dengan toleransi tinggi terhadap kekeringan dan genangan, padi C2 inbrida cocok untuk berbagai kondisi lahan, termasuk sawah tadah hujan.
  4. Rasa Nasi Pulen dan Enak
    Kandungan amilosa yang tinggi membuat nasi dari padi C2 inbrida memiliki tekstur pulen dan rasa yang lezat.

Kekurangan Padi C2 Inbrida

  1. Umur Panen Relatif Lama
    Masa tanam padi ini sekitar 120-130 hari, lebih lama dibandingkan varietas lain seperti Ciherang yang hanya 100-110 hari.
  2. Memerlukan Pemupukan Tinggi
    Produktivitas tinggi varietas ini membutuhkan pemupukan intensif. Petani perlu memperhatikan dosis pemupukan untuk mendapatkan hasil optimal.

Kesimpulan
Padi C2 inbrida adalah varietas unggul yang memiliki banyak kelebihan, termasuk produktivitas tinggi, tahan hama, dan toleransi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alat Semprot Pertanian

    Alat Semprot Pertanian : Jenis dan Kegunaannya

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Alat semprot pertanian yang sering digunakan oleh petani ada banyak jenisnya. Alat penyemprot ini digunakan untuk membantu petani dalam mengaplikasikan pestisida pada tanaman. Penyemprotan oleh petani ini dilakukan supaya tanaman mendapat pestisida secara merata. Berikut ini delapan jenis alat semprot pertanian yang perlu kamu ketahui, yaitu: 1. Knapsack Sprayer Manual Knapsack ini masih menggunakan sistem […]

  • Manfaat Kunyit dan Cara Menanamnya

    Manfaat Kunyit dan Cara Menanamnya di Rumah

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 9Komentar

    Manfaat kunyit dan cara menanam kunyit di rumah. Kunyit tidak hanya memiliki manfaat sebagai tambahan bumbu masakan saja, ternyata kunyit juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Rempah-rempah asli Asia Tenggara berwarna kuning pekat ini dikenal kaya akan antioksidan hingga berbagai zat anti inflamasi. Sehingga, tidak heran jika kunyit sering digunakan untuk membantu mengatasi berbagai penyakit, seperti […]

  • padi

    Gelar Ngobras Edisi Perdana 2023, Kementan Sosialisasikan Budidaya Padi Organik Mudah dan Murah

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian menggalakkan Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik). Gerakan Genta Organik mendorong penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk hayati, penggunaan pembenah tanah, dan pemupukan berimbang. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan bahwa tanah dalam pertanian itu sangat penting dan menjadi kewajiban petani untuk memeliharanya. “Jika kesuburan turun, mikroba turun, produksi juga […]

  • Optimalkan PAT, Kementan Luncurkan Program IMMACo

    Optimalkan PAT, Kementan Luncurkan Program IMMACo

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Untuk mendukung program Perluasan Areal Tanam atau yang dikenal dengan PAT, Kementerian Pertanian meluncurkan program Indonesian Millenial for Modern Agriculture Corporation (IMMACo) atau Pertanian Milenial untuk Pertanian Modern Berbasis Korporasi khusus di lahan rawa. Program ini merupakan integrasi manajemen agribisnis dan korporasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing petani melalui pembentukan kelembagaan ekonomi petani berbasis […]

  • Cara Menanam Kacang Tanah di Polybag

    Mudah! Inilah Cara Menanam Kacang Tanah di Polybag

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Cara menanam kacang tanah di polybag dengan mudah. Kacang tanah ini sangat cocok di tanam di dataran rendah dengan rentang suhu 25 hingga 32°C, kelembaban 65 hingga 75% dan harus terkena sinar matahari penuh. Berikut cara menanam kacang tanah di polybag, ikuti langkah-langkah dibawah ini: Penyemaian Pertama, lakukanlah tahapan penyemaian kacang tanah. Berikut ini cara […]

  • Kementan

    Jelang Akhir Tahun, Kinerja BPPSDMP Tuai Apresiasi Kementan

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    Keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif sumber daya manusia pertanian sebagai tonggak utama penggerak pembangunan sektor pertanian. Mulai dari petani, petani millenial, penyuluh pertanian, P4S serta stakeholder lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus menerus meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian melalui tiga pilar utama andalannya, yaitu […]

expand_less