Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras

Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis yang dapat memberikan tekanan terhadap inflasi.

Arahan tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (14/9/2026).

Tiga komoditas yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras. Pemerintah daerah diminta melakukan pemantauan secara lebih intensif terhadap perkembangan harga dan ketersediaan pasokan di wilayah masing-masing.

Tito menekankan bahwa pemerintah tidak boleh menunggu harga melonjak terlalu tinggi sebelum melakukan intervensi. Menurut dia, pemantauan perlu dilakukan sejak muncul tanda-tanda kenaikan agar langkah pengendalian dapat segera diterapkan.

“Ini yang perlu diperhatikan dan dimonitor betul batas toleransi mana dia naik kemudian kita melaksanakan intervensi tadi, supaya jangan naik tinggi dulu baru kita berbuat,” ujar Tito.

Tito mendorong pemerintah daerah tidak hanya memantau harga di pasar, tetapi juga mencari penyebab kenaikan harga secara langsung dengan melibatkan pelaku usaha dalam rantai pasok.

Ia menyarankan Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempertimbangkan pelaksanaan operasi pasar apabila diperlukan. Di sisi lain, pemerintah daerah diminta mengumpulkan distributor dan produsen untuk mengetahui faktor yang menyebabkan harga komoditas pangan meningkat.

“Bulog mungkin bisa melakukan operasi pasar dengan Badan Pangan Nasional dan bagaimana untuk mengumpulkan para distributor dan produsen … dicari penyebab harganya kenapa bisa naik,” ujar Tito.

Langkah tersebut dinilai penting agar intervensi pemerintah tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat diarahkan pada sumber persoalan di sepanjang rantai distribusi.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir juga menekankan pentingnya tindakan preventif. Menurutnya, pemerintah daerah perlu bergerak sebelum kenaikan harga berkembang menjadi tekanan inflasi yang lebih besar.

Dalam rapat tersebut, Tito turut menyoroti perkembangan inflasi nasional. Inflasi tercatat berada di level 3,19 persen, meningkat dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di angka 2,88 persen.

Secara bulanan, inflasi juga meningkat 0,21 persen dari Juli ke Agustus 2026. Kenaikan tersebut antara lain dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok pendidikan dan perawatan pribadi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena harga pangan memiliki keterkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Kenaikan harga komoditas strategis secara bersamaan dapat meningkatkan tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Tito juga menyoroti adanya perbedaan tingkat inflasi antarwilayah. Karena itu, daerah yang mencatatkan inflasi relatif tinggi diminta memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

TPID diharapkan tidak sekadar melakukan pemantauan, tetapi mampu mengidentifikasi persoalan pasokan, distribusi, serta pembentukan harga di daerah masing-masing.

Di sisi lain, Tito memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mampu menjaga stabilitas harga. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

“Saya ucapkan terima kasih [daerah] yang bisa mengendalikan,” kata Tito.

Selain persoalan pangan, pemerintah juga mewaspadai dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap sektor transportasi.

Tito meminta pemerintah mengantisipasi kemungkinan kenaikan biaya transportasi, terutama angkutan udara, akibat meningkatnya harga bahan bakar pesawat atau avtur.

Kementerian Perhubungan diminta memperhatikan dampak perubahan harga avtur terhadap tarif angkutan udara yang berada dalam pengaturan pemerintah. Langkah ini diperlukan agar kenaikan biaya energi tidak menimbulkan tekanan tambahan terhadap masyarakat.

Pengendalian inflasi daerah kini diarahkan pada langkah yang lebih cepat dan preventif. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan stok pangan, memantau perkembangan harga, serta memperkuat komunikasi dengan produsen dan distributor.

Intervensi pasar juga dapat dipertimbangkan apabila kondisi harga dan pasokan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Pemerintah pusat menekankan bahwa koordinasi antara pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga. Dengan pemantauan yang dilakukan sejak dini, potensi gejolak harga diharapkan dapat diidentifikasi sebelum memberikan dampak lebih besar terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, fokus utama saat ini adalah memastikan pasokan pangan tetap tersedia, distribusi berjalan lancar, dan kenaikan harga dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi tekanan inflasi yang lebih tinggi.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Menjadi Petani Brokoli, Berikut Tips dan Triknya

    Potensi Menjadi Petani Brokoli, Berikut Tips dan Triknya

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Sebagai seorang petani brokoli, ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu Anda dalam mengembangkan usaha budidaya brokoli Anda. Dengan memahami kebutuhan tanaman brokoli dan menerapkan praktik-praktik terbaik, Anda dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas brokoli yang dihasilkan. Pertama, pemilihan varietas yang tepat sangat penting dalam budidaya brokoli. Pastikan untuk memilih varietas brokoli yang sesuai […]

  • Pembangunan pertanian

    Membangun Pertanian Berkelanjutan untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Pembangunan pertanian berkelanjutan kini menjadi salah satu prioritas dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan kelestarian lingkungan. Dengan peningkatan populasi global, permintaan pangan terus meningkat, sehingga penting bagi sektor pertanian untuk berkembang tanpa merusak ekosistem. Berikut adalah berbagai aspek penting dalam upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan. 1. Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan Inovasi teknologi berperan […]

  • Cegah Dampak El Nino, Kementan Gelar Pelatihan Mitigasi dan Adaptasi Pertanian Indonesia

    Cegah Dampak El Nino, Kementan Gelar Pelatihan Mitigasi dan Adaptasi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar pelatihan sejuta penyuluh dan petani sebagai langkah mitigasi ancaman El Nino yang akan terjadi di Indonesia. Pelatihan itu akan diselenggarakan di BPPP Lembang pada tangga 23-25 Mei 2013. Pelatihan ini penting agar sektor pertanian tak terpengaruh meski El Nino […]

  • Kebun bunga bisa menjadi daya tarik wisata dengan suasana alam yang segar, warna-warni yang memanjakan mata, serta spot foto yang menarik.

    Cara Menjadikan Kebun Bunga sebagai Destinasi Wisata yang Menarik

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kebun bunga bisa menjadi daya tarik wisata dengan suasana alam yang segar, warna-warni yang memanjakan mata, serta spot foto yang menarik. Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa, termasuk beragam tanaman bunga yang indah. Tren wisata kebun bunga kini semakin diminati, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Jika Anda tertarik untuk mengembangkan […]

  • Ekspor Pertanian Meroket, Indonesia Mantapkan Langkah Jadi Lumbung Dunia

    Ekspor Pertanian Meroket, Indonesia Mantapkan Langkah Jadi Lumbung Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 7Komentar

    wartanionline.com – Komoditas pertanian Indonesia terus menunjukkan taringnya di pasar internasional. Tren ekspor yang menggembirakan dalam dua tahun terakhir menandakan sektor agraria mulai bangkit menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor produk pertanian Indonesia pada 2023 menembus angka Rp552,4 triliun. Momentum positif ini terus berlanjut di 2025, dengan data hingga […]

  • Jenis media tanam bahan organik yang ramah lingkungan

    Tanam dengan Sehat dan Ramah Lingkungan: 5 Jenis Media Tanam Organik yang Populer dan Efektif

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Jenis media tanam bahan organik yang ramah lingkungan. Media tanam organik menjadi pilihan populer bagi para petani dan tukang kebun yang ingin menanam tanaman dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan sehat. Dibandingkan dengan media tanam konvensional yang menggunakan bahan kimia, media tanam organik menggunakan bahan organik seperti kompos, pupuk kandang, dan limbah organik lainnya […]

expand_less