Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Harga Cabai Rawit di Palembang Tembus Rp100 Ribu per Kg, Pedagang Keluhkan Penjualan Anjlok

Harga Cabai Rawit di Palembang Tembus Rp100 Ribu per Kg, Pedagang Keluhkan Penjualan Anjlok

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Harga cabai rawit hijau di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, menembus Rp100.000 per kilogram pada Sabtu. Kenaikan harga tersebut dipicu terbatasnya pasokan akibat gagal panen petani di sejumlah daerah pemasok yang terdampak musim kemarau panjang.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar 7 Ulu Palembang, Jurida, mengatakan harga cabai rawit hijau saat ini naik dari sebelumnya sekitar Rp65.000 per kilogram menjadi Rp100.000 per kilogram.

“Harga cabai rawit hijau saat ini mencapai Rp100.000/kg atau naik dari sebelumnya yang hanya kisaran Rp65.000/kg,” kata Jurida.

Menurut dia, kenaikan harga telah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya pasokan cabai dari sejumlah daerah penghasil, termasuk Kabupaten Ogan Ilir, yang mengalami gagal panen akibat musim kemarau panjang.

Selain cabai rawit hijau, sejumlah jenis cabai lainnya juga dijual dengan harga tinggi. Cabai merah besar dipatok Rp60.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai burung mencapai Rp80.000 per kilogram.

Lonjakan harga cabai turut berdampak pada daya beli masyarakat dan penjualan pedagang di pasar tradisional.

Tika, pedagang cabai di Pasar 10 Ulu Palembang, mengatakan kenaikan harga membuat masyarakat mengurangi pembelian cabai. Akibatnya, volume penjualan hariannya turun tajam.

“Biasanya cabai terjual rata-rata sebanyak 40-50 kg/hari, namun kini paling sekitar 15 kg/hari,” ungkap Tika.

Penurunan penjualan tersebut membuat pedagang menghadapi risiko kerugian. Cabai yang tidak terjual dalam waktu lama berpotensi membusuk sehingga tidak dapat dipasarkan kembali.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pedagang karena mereka harus menanggung kerugian dari barang dagangan yang rusak, sementara harga pembelian cabai dari pemasok juga meningkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan (SSDP) Dinas Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pemantauan pasar untuk mengawasi perkembangan harga kebutuhan pokok.

Monitoring dilakukan guna memastikan harga komoditas tetap terkendali dan tidak melampaui ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku.

Pengawasan tersebut menyasar sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, antara lain Pasar KM 5, Pasar Lemabang, Pasar Soak Bato, Pasar 10 Ulu, dan Pasar 16 Ilir.

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih relatif stabil. Harga bawang merah tercatat Rp36.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000 per liter, telur ayam ras Rp24.000 per kilogram, dan daging sapi Rp150.000 per kilogram.

Di tengah kenaikan harga cabai, harga ayam potong justru mengalami penurunan dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Elsa mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara tidak wajar maupun melakukan penimbunan barang yang dapat mengganggu distribusi dan stabilitas harga di pasar.

Ia menegaskan, pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Pemantauan pasar diharapkan dapat membantu pemerintah mengantisipasi gejolak harga sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Di sisi lain, terbatasnya pasokan cabai akibat gangguan produksi di daerah pemasok masih menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas harga komoditas tersebut di Palembang.

  • Penulis: Admin
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Politeknik Pembangunan Pertanian dengan Mitra Industri Tingkatkan Kualitas Lulusan

    Kolaborasi Politeknik Pembangunan Pertanian dengan Mitra Industri Tingkatkan Kualitas Lulusan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sebagai kampus vokasi di bawah naungan Kementerian Pertanian berkomitmen untuk menyiapkan sumberdaya manusia pertanian yang kompeten. Melalui Magang Tugas Akhir (MTA) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Polbangtan Gowa berupaya mencetak generasi muda yang siap kerja serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan di sektor agribisnis. Magang tugas akhir dan […]

  • Manfaat Energi Matahari bagi Hewan Ternak

    Bukan Hanya Tanaman, Energi Matahari Juga Bisa Meningkatkan Produktivitas Hewan Ternak

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Manfaat energi matahari bagi hewan ternak. Matahari tidak hanya memberikan energi yang penting bagi manusia, tetapi juga bagi hewan ternak. Energi matahari dapat mempengaruhi kesehatan dan produksi hewan ternak secara positif. Berikut ini adalah beberapa manfaat energi matahari bagi hewan ternak: Kesehatan yang lebih baik Energi matahari membantu hewan ternak untuk memproduksi vitamin D. Vitamin […]

  • Mentan

    Musrenbangtan, Mentan Paparkan Neraca Ekspor Impor Selalu Surplus

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membuka penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan pertanian (Musrenbangtan) nasional 2023. Di tengah tantangan sektor pertanian saat ini, Mentan minta seluruh pelaku pertanian fokus bekerja dalam mempersiapkan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani Indonesia. “Hari ini kami Musrenbang 2023 didalam rangka membangun komitmen – komitmen antara pemerintah pusat, provinsi […]

  • Mentan Amran Targetkan Kabupaten Gowa Mengawali Capaian Swasembada

    Mentan Amran Targetkan Kabupaten Gowa Mengawali Capaian Swasembada

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    GOWA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu mengawali capaian swasembada pada 3 tahun ke depan. Menurutnya, Gowa adalah kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas. Bahkan lebih dari itu, Gowa memiliki luasan lahan yang sangat besar serta sumber daya manusia yang mumpuni seperti banyaknya generasi […]

  • daun monstera keriting

    Jenis-Jenis Monstera Cantik yang Cocok untuk Dikoleksi di Rumah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Monstera adalah tanaman hias ikonik dengan dedaunan unik yang mudah dikenali, menjadikannya favorit di kalangan pecinta tanaman. Tanaman ini memiliki karakteristik berupa lubang-lubang atau fenestrasi yang hanya muncul pada tanaman dewasa, memberikan tampilan eksotis dan menarik. Berikut adalah beberapa jenis monstera yang cantik dan layak dijadikan koleksi: 1. Monstera Deliciosa Monstera deliciosa adalah […]

  • https://pakistaneconomicnet.com/

    Mengenal Pakistan: Negara Strategis di Asia Selatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Pakistan (dalam bahasa Urdu: پاکِستان), secara resmi dikenal sebagai Republik Islam Pakistan (اسلامی جمہوریۂ پاکِستان), adalah sebuah negara dengan sejarah, budaya, dan geografi yang sangat kaya. Terletak di Asia Selatan, Pakistan merupakan negara berpenduduk terbanyak kelima di dunia, dengan populasi lebih dari 241,5 juta jiwa pada tahun 2023. Klik link : https://pakistaneconomicnet.com/ Ibukota […]

expand_less