Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tani Preneur » Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3

Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus memperkuat budaya keselamatan kerja dan kepedulian terhadap lingkungan melalui penyelenggaraan Workshop Penanganan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Skala Laboratorium. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juni 2026, ini diikuti oleh Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) serta tenaga laboratorium di lingkungan Polbangtan Gowa.

Workshop diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola limbah laboratorium secara aman, efektif, dan sesuai dengan standar operasional maupun regulasi yang berlaku. Pengelolaan limbah B3 yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan laboratorium yang aman, sehat, ramah lingkungan, serta mendukung kualitas pendidikan vokasi pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan sektor pertanian Indonesia.

Kegiatan Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Kemajuan pertanian kita sangat bergantung pada kemampuan dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan berkualitas,” tegas Menteri Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa penguatan kompetensi SDM harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian yang semakin kompleks.

“SDM memegang peranan penting dalam sektor pertanian karena menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Indonesia,” ujar Idha.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi harus terus menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada praktik sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi dunia kerja.

Selama workshop, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan limbah B3 skala laboratorium yang disampaikan oleh Achmad Hadiasyah, Kepala Departemen Air Bersih dan Limbah PT Kimia, serta materi penanganan limbah B3 di laboratorium pertanian dan simulasi penanganan limbah yang dibawakan oleh narasumber dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan diskusi interaktif mengenai penerapan pengelolaan limbah B3 di laboratorium pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, mengatakan bahwa laboratorium merupakan sarana strategis dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengujian. Oleh sebab itu, pengelolaan limbah B3 harus dilakukan secara profesional untuk menjamin keselamatan pengguna laboratorium sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai regulasi pengelolaan limbah B3, tetapi juga keterampilan praktis dalam mengidentifikasi, menangani, menyimpan, hingga mengelola limbah secara benar. Kami berharap kompetensi tersebut dapat memperkuat budaya kerja laboratorium yang profesional, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan pengelolaan limbah laboratorium di masing-masing unit kerja. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya komitmen untuk menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah B3 sebagai bagian dari upaya mewujudkan laboratorium yang aman dan ramah lingkungan.

Melalui workshop ini, Polbangtan Gowa menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium melalui penerapan sistem pengelolaan limbah B3 yang aman, efektif, dan berkelanjutan. Penguatan kompetensi PLP dan tenaga laboratorium diharapkan mampu memperkokoh budaya keselamatan kerja sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan vokasi pertanian yang unggul, profesional, dan berwawasan lingkungan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumbuhan Yang Berkembangbiak dengan Tunas

    Contoh Tumbuhan Yang Berkembangbiak dengan Tunas, Cari Tahu Di Sini!

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas. Tunas adalah tumbuhan muda yang baru timbul ataupun tumbuh. Umumnya, tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas ini tetap akan menempel pada tumbuhan induk. Namun, ada beberapa tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas. Bertunas merupakan salah satu proses kembang biak secara vegetatif tanpa adanya perkawinan, dimana anakan tersebut akan tumbuh […]

  • Enam jenis bunga yang bisa dijadikan teh dan memiliki banyak manfaat, mulai dari bunga melati, mawar, rosella, dandelion hingga telang.

    Nikmati Segarnya Teh Bunga, Ini 6 Jenis Bunga yang Bisa Membuatmu Sehat dan Bahagia

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Selain harum dan indah, beberapa jenis bunga memiliki potensi untuk dijadikan teh dengan manfaat kesehatan yang luar biasa. Kandungan antioksidan dan nutrisi yang terkandung dalam bunga-bunga ini membuatnya menjadi obat alternatif yang populer dalam pengobatan herbal. Jadi, tidak hanya mempercantik taman atau ruangan, beberapa jenis bunga ini juga bisa kamu konsumsi dalam bentuk teh untuk […]

  • Hadapi El Nino Inilah Tips Bagi Bidang Pertanian

    Jangan Panik! Ini Dia Tips Rahasia Menghadapi El Nino Bagi Pertanian yang Bisa Bikin Hasil Panen Melimpah

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Hadapi El Nino, ini beberapa tips bagi pertanian. El Nino merupakan fenomena alam yang terjadi secara periodik dan mempengaruhi iklim global. El Nino dapat memicu kemarau yang panjang dan ekstrim, suhu yang sangat tinggi, serta kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian. Di Indonesia, El Nino biasanya terjadi pada musim kemarau dan dapat berdampak negatif […]

  • Trowongan Ayam

    Metode Memelihara Ayam dengan Trowongan Ayam (Chunnel)

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Memelihara ayam dengan metode trowongan ayam atau chunnel semakin populer di kalangan peternak dan penghobi unggas. Sistem ini mengombinasikan konsep kandang ayam dengan lorong tertutup yang memungkinkan ayam bergerak bebas tanpa mengganggu tanaman atau kebun di sekitarnya. Apa Itu Trowongan Ayam (Chunnel)? Trowongan ayam atau chicken tunnel (chunnel) adalah sistem kandang berbentuk lorong […]

  • Smart Farming dan Green House

    Implementasi Teknologi Smart Farming dan Green House, Presiden IFAD Puji Kesuksesan Pertanian Indonesia

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    SUBANG – Pemanfataan digital bisa digunakan di semua sektor kehidupan. Tidak terkecuali disektor pertanian. Ditengah masa pandemi yang belum juga usai, generasi muda sebagai harapan bangsa dituntut kreatif dengan menggunakan teknologi sebagai celah untuk maju dan tumbuh, demikian disampaikan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. “Eramu tersedia, era yang serba uncertain, tapi dengan tingkat kapasitas […]

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Kementan Pastikan Stok Pangan Aman di Kepulauan Riau

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Kementan Pastikan Stok Pangan Aman di Kepulauan Riau

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta kepada seluruh jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) untuk turun langsung ke lapangan memantau dan mengawal harga dan ketersediaan pangan, khususnya 12 komoditas pangan strategis menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Tugas Kementan menjaga ketersediaan pangan, Presiden juga minta kepada semua Menteri dan semua pihak […]

expand_less