Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kemenkes RI luncurkan Temulawak Tanaman Obat Indonesia Unggulan, Ini Cara Menanamnya di Polybag

Kemenkes RI luncurkan Temulawak Tanaman Obat Indonesia Unggulan, Ini Cara Menanamnya di Polybag

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kementerian Kesehatan RI telah meluncurkan Temulawak sebagai tanaman obat Indonesia unggulan dengan harapan dapat meraih popularitas serupa ginseng dari Korea.

Peluncuran ini dilakukan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersamaan dengan pembukaan Pameran Farmasi dan Alat Kesehatan HKN ke-59 di Jakarta.

Menteri Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Temulawak mengandung curcumin, yang memiliki manfaat mencegah kanker hati, kaya antioksidan, dan berbagai kandungan lain yang bermanfaat bagi kesehatan.

Penetapan Temulawak sebagai tanaman obat tradisional unggulan Indonesia didasarkan pada beragam kandungan yang dimilikinya, termasuk zat besi, vitamin, kalsium, sodium, asam folat, dan kurkuminoid yang dapat mencegah penyakit hati seperti fatty liver, sirosis, dan kanker hati.

Selain itu, Temulawak juga dapat menjadi solusi untuk mencegah stunting pada anak karena dapat meningkatkan nafsu makan.

Berbagai manfaat inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk menanam Temulawak baik dalam skala besar maupun skala kecil.

Cara Menanam Tanaman Temulawak di Polybag

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah panduan lengkap tentang cara menanam temulawak di polybag atau pot tanam.

1. Pembibitan Temulawak

  • Dapatkan bibit dari rimpang induk yang sudah berumur sekitar 10-12 bulan.
  • Bersihkan rimpang dan potong menjadi 3-4 bagian, dengan setiap bagian memiliki 2-3 mata tunas.
  • Jemur rimpang selama 3 jam sehari selama 5 hari berturut-turut.

2. Persiapan Media Tanam dan Polybag Tanam

  • Campur tanah yang gembur, pupuk kompos, dan pupuk kandang sebagai media tanam.
  • Masukkan campuran media tanam ke dalam polybag tanam yang telah disediakan.

3. Penanaman Temulawak dalam Polybag

  • Tanam bibit di lubang tanam berukuran sekitar 10 cm pada polybag yang sudah disiapkan.
  • Posisikan tunas menghadap ke atas, timbun kembali dengan tanah galian, dan siram secukupnya.

4. Pengairan Tanaman Temulawak

  • Pada awal tanam, lakukan penyiraman setiap hari pagi dan sore dengan air secukupnya.
  • Setelah tanaman tumbuh besar, kurangi frekuensi penyiraman menjadi sekali sehari.

5. Pemupukan Tanaman Temulawak

  • Lakukan pemupukan setiap minggu sekali menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos.
  • Garuk tanah sekitar tanaman, taburkan pupuk kandang, timbun dengan tanah, dan siram dengan air.

6. Pemanenan Temulawak

  • Tanaman bisa dipanen setelah berumur sekitar 8-10 bulan.
  • Karena menggunakan polybag, pemanenan dapat dilakukan kapan saja tanpa menunggu musim kemarau.
  • Cara memanen melibatkan membongkar pohon temulawak, membersihkan rimpang dari tanah, memotong rimpang anak dari rimpang induk, mencuci, mengeringkan, dan menyimpan temulawak di tempat kering.

Itulah ragam manfaat dan cara menanam tanaman temulawak yang menjadi tanaman obat unggulan di Indonesia.***

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri Pembinaan Penyuluh Pertanian Wilayah Kalimantan Tengah guna mempercepat program mencetak sawah baru dari lahan rawa untuk peningkatan produksi padi dan jagung. Pembinaan penyuluh ini dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, penyuluh pertanian, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), P4S, serta Petani Milenial Kalimantan Tengah, anggota KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, […]

    • Jenis Tanah yang Cocok Bagi Tanaman Hortikultura

      Maksimalkan Hasil Panen Tanaman Hortikultura dengan Jenis Tanah yang Tepat

      • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 6Komentar

      Jenis tanah yang cocok bagi tanaman hortikultura. Hortikultura merupakan budidaya tanaman yang fokus pada produksi tanaman hias, buah-buahan, sayuran, bunga, dan tanaman lainnya. Agar tanaman hortikultura dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang optimal, salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah jenis tanah yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis tanah yang cocok bagi […]

    • lahan rawa

      Inovasi Pertanian Tingkatkan IP Melalui Program Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut

      • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      Jakarta – Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam hal optimasi lahan rawa. Potensi itu jika dikembangkan akan semakin meningkatkan produktivitas pertanian nasional. Program optimasi lahan rawa ini, juga sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan bagi 273 juta rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo […]

    • DPR RI

      Dorong Kapasitas Petani di Kepulauan Sanana, Kementan Bangun Kolaborasi Bersama Komisi IV DPR RI

      • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah. Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar Bimtek di Kabupaten Kepulauan Sanana, Provinsi Maluku Utara. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) […]

    • Revolusi Pertanian Era Society 5.0: Teknologi Canggih dan Tantangan Lingkungan

      Revolusi Pertanian Era Society 5.0: Teknologi Canggih dan Tantangan Lingkungan

      • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani, khususnya di wilayah pedesaan. Sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, karena banyak masyarakat desa memilih menjadi petani sebagai solusi dari keterbatasan ekonomi. Namun, ketergantungan pada sektor ini seringkali menggambarkan tantangan dalam memenuhi hak dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Di tengah […]

    • tani akur

      Sulsel Kembangkan Regenerasi Petani Melalui Program Tani Akur Kementan

      • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      BONE – Melalui program kebijakan Tani Akur (Petani Milenial Akses KUR) Kementerian Pertanian (Kementan) berusaha mendongkrak kemajuan sektor usaha bidang pertanian khususnya di kalangan pemuda tani milenial. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong para petani Indonesia untuk mengakses permodalan usaha melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahkan Mentan menyebutkan bahwa capaian KUR dari […]

    expand_less