Tingkatan Produktivitas melalui Dukungan Penyuluh Pertanian di Lokasi Gernas Penanganan Dampak El Nino
- account_circle redaksi
- calendar_month Jumat, 15 Des 2023
- print Cetak

Zoom Online Pada acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) volume 46, Jumat (15/12/2023) di Ruang AOR. (Sumber : Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pembenahan besar-besaran untuk meningkatkan produksi pangan strategis utamanya padi dan jagung. Di antaranya dengan penggunaan teknologi, pendampingan petani melalui penyuluh, mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul serta optimalisasi lahan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan dalam satu tahun ini tengah fokus meningkatkan produksi dan produktivitas, khususnya tanaman padi dan jagung.
“Kita fokus meningkatkan produksi dan produktivitas pangan Indonesia. Kita tidak sendiri ada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama-sama dengan Babinsa untuk mendampingi para petani di lapangan. Sedangkan masalah utama dalam penurunan produksi adalah pupuk, keterbatasan alsintan serta kesulitan benih. 2019-2022 swasembada kita raih 2 kali dan menurun karena hadirnya El Nino, tapi saat ini kita bersinergi untuk meraih kembali swasembada” , ungkap Amran.
Tentunya hal ini menuntut peningkatan kinerja penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan pertanian sebagai fungsi peningkatan kualitas dan kuantitas SDM pertanian melalui pendampingan efektif kepada pelaku usaha tani di lapangan”, jelas Mentan Amran.
- Penulis: redaksi





thx
31 Maret 2025 8:21 am