Oleh karena itu, penekanan utama dalam pengendalian harus berfokus pada kutu kebul, karena virus ini dapat ditularkan oleh kutu tersebut.
Pestisida dari golongan neonikotinoid, seperti imidakloprid dan tiametoksam, merupakan pilihan yang lebih cocok untuk mengendalikan kutu kebul.
Saat menyemprotkan pestisida, pastikan juga menargetkan permukaan bagian bawah daun, karena kutu kebul seringkali bersembunyi di sana.
Langkah Pengendalian yang Efektif
Pencegahan merupakan langkah pertama yang penting untuk menghindari virus kuning.
Lakukan olah tanah sebelum menanam dan berikan pupuk yang seimbang pada tanah.
Gunakan mulsa plastik hitam perak untuk mencegah perkembangbiakan hama dan penyebaran penyakit.
Pilih benih tanaman yang tahan terhadap virus kuning.
Praktik tumpang sari dengan menanam dua jenis atau lebih tanaman dalam lahan yang sama juga dapat membantu.
Penting untuk melakukan rotasi tanaman untuk mengurangi risiko serangan virus ini. Jika ada tanaman yang terinfeksi virus, segera cabut dan musnahkan agar tidak menyebar ke tanaman lain.
1 Komentar