Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Kritis, Inovatif, Terampil: Polbangtan Kementan Raih Dua Capaian Bergengsi di Rakerwil Ismapeti

Kritis, Inovatif, Terampil: Polbangtan Kementan Raih Dua Capaian Bergengsi di Rakerwil Ismapeti

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, GOWA – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) XVIII Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) Wilayah V, mahasiswa Polbangtan Gowa sukses menyabet dua penghargaan sekaligus. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Polbangtan dalam melahirkan generasi muda pertanian yang berdaya saing, kritis, dan inovatif.

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pertanian.
“Masa depan pertanian ada di tangan anak-anak muda. Mereka akan turut menentukan arah pembangunan pertanian. Oleh sebab itu, kita berharap para generasi muda bisa memperkaya diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang pertanian,” katanya.

Rakerwil XVIII Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia Wilayah V. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti, juga menegaskan bahwa mahasiswa Polbangtan adalah calon petani milenial sekaligus wirausaha muda pertanian yang menjadi tumpuan bangsa. Ia menambahkan, sejak sekarang mahasiswa perlu dibina, ditempa mental, pengetahuan, hingga keterampilan agar mampu tumbuh menjadi petani yang terampil, tangguh, dan profesional.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sebagai Lembaga pembinaan petani milenial kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) XVIII Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) Wilayah V meliputi Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua yang digelar di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep pada Jumat, 26 September 2025.

Dalam satu hari, dua tim Polbangtan Gowa sukses membawa pulang dua gelar juara sekaligus.

Mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH) Tingkat II, Rahmatullah Rahman, berhasil meraih Juara 2 Lomba Teknik Karkas Ayam. Kompetisi yang diikuti tujuh tim dari berbagai perguruan tinggi Polbangtan Gowa, Universitas Hasanuddin, Universitas Halu Oleo, Universitas Tadulako, Universitas Pattimura, dan Politani Pangkep menilai ketepatan teknik pemotongan mulai dari pemisahan persendian tanpa lecet, pengeluaran organ dalam secara utuh, hingga memastikan tidak ada goresan pada karkas.

Rahmatullah tampil gemilang dengan menyelesaikan seluruh tahapan pemotongan hanya dalam 3 menit dari batas waktu 15 menit. “Kegiatan ini membuat saya paham bahwa keterampilan sangat penting dalam bidang peternakan. Di sini kita bisa menguji kemampuan, dan saya sangat bersyukur dapat bertemu dengan mahasiswa dari berbagai universitas di berbagai wilayah,” ujarnya. Dukungan penuh dari civitas akademika, dosen, dan teman-teman kampus semakin menambah semangatnya untuk terus meningkatkan keterampilan.

Prestasi lain datang dari Tim Debat Peternakan Polbangtan Gowa, yang meraih Juara 3 kategori Most Strategic Extension pada Lomba Debat Peternakan Nasional. Tim yang diperkuat Athirah Cahya Ramadhani dan Furqan Darwis, mahasiswa tingkat IV Prodi PPKH, tampil sebagai tim kontra dengan mengusung argumen Pendekatan Teknologi Tinggi (High Technology) dibandingkan pendekatan tradisional di bidang peternakan untuk mencapai ketahanan pangan.

Menggunakan sistem British Parliamentary, lomba debat ini menuntut kemampuan berpikir kritis dan retorika yang tajam. Kompetisi diikuti delapan tim dari Polbangtan Gowa, Universitas Hasanuddin, Universitas Haluoleo (2 tim), Universitas Tadulako, Universitas Pattimura, dan Politani Pangkep (2 tim). “Didukung penuh oleh civitas akademika dan doa yang tulus dari rekan-rekan mahasiswa Polbangtan Gowa, kami bisa mencapai titik ini. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan, menghadapi tantangan baru, dan meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan,” ungkap Athirah.

Furqan menambahkan, keikutsertaan mereka berawal dari ketertarikan untuk menguji kemampuan. “Dengan dukungan penuh dari dosen dan rekan-rekan mahasiswa, kami mendaftar dan mengikuti proses lomba hingga akhirnya bisa berpartisipasi dalam ajang ini,” jelasnya.

Rakerwil XVIII Ismapeti Wilayah V bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum silaturahmi mahasiswa peternakan se-Indonesia. Pertemuan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, ide, dan pengalaman lintas daerah untuk kemajuan peternakan nasional.

Dua capaian bergengsi ini menjadi bukti nyata bahwa Polbangtan Gowa konsisten melahirkan generasi muda peternakan yang kritis, inovatif, dan terampil, siap bersaing demi mendukung ketahanan pangan dan kemajuan peternakan Indonesia.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walau ada yang beracun, ada juga jenis Jamur yang Dapat Dimakan. Selain rasanya yang lezat, juga bergizi. Yuk, intip daftarnya disini.

    10 Jamur yang Dapat Dimakan, Dijamin Lezat dan Bergizi

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Ada banyak jenis Jamur yang Dapat Dimakan di dunia ini. Bahkan ada beberapa content creator di Youtube, yang sering menayangkan moekbang dengan hidangan Jamur yang Dapat Dimakan. Jika Anda penasaran apa saja jenisnya, berikut telah kami rangkum daftar Jamur yang Dapat Dimakan. 10 Jamur yang Dapat Dimakan. Lezat dan Bergizi Jamur Shimeji Adalah daftar pertama […]

  • Keuntungan Menanam Tanaman Porang

    Ini Dia Rahasia Sukses Menanam Tanaman Porang yang Menghasilkan Keuntungan Besar!

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Keuntungan menanam tanaman porang (Amorphophallus muelleri) yang merupakan jenis tanaman yang cukup populer di Indonesia. Tanaman ini biasa ditanam sebagai sumber bahan baku tepung porang, salah satu jenis tepung yang banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman. Selain itu, menanam tanaman porang juga memiliki beberapa keuntungan lain yang dapat dijelaskan sebagai berikut. Potensi Pasar yang […]

  • Kementan Optimalkan Penguatan Fungsi dan Peran BPP Patokbeusi-Subang

    Kementan Optimalkan Penguatan Fungsi dan Peran BPP Patokbeusi-Subang

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan), Bustanul Arifin Cahya melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (Peran BPP) Patokbeusi, Kabupaten Subang-Provinsi Jawa Barat (7/9). Kunjungan ini dalam rangka menguatkan kapasitas BPP dan sumber daya manusia pertanian. Pada kunjungannya, Bustanul menegaskan akan terus mendorong agar BPP terus mengimplementasikam Fungsi dan Peran Kostratani. “Dengan program penguatan […]

  • Berikut Buah yang Cocok ditanam Untuk Musim Hujan!

    Berikut Buah yang Cocok ditanam Untuk Musim Hujan!

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Buah Musim hujan, Musim hujan adalah waktu yang tepat untuk menanam berbagai jenis buah-buahan yang menyukai kelembapan tinggi dan tidak tahan terhadap panas matahari. Beberapa buah yang cocok ditanam untuk musim hujan adalah cempedak, manggis, lengkeng, dan melon. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang masing-masing buah tersebut: 1. Cempedak Buah cempedak memiliki rasa yang manis […]

  • Lahan Pertanian

    Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Indonesia menghadapi tantangan serius dalam produksi beras, salah satu komoditas pangan terpenting bagi masyarakatnya. Penyebab utama di balik penurunan produksi beras belakangan ini adalah kebijakan pemerintah yang terlalu fokus pada program ekstensifikasi lahan pertanian, termasuk pengembangan lumbung pangan atau food estate. Pandangan ini diungkapkan oleh Chendy Tafakresnanto, peneliti dari Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset […]

  • Pesona Bunga Kamboja: Fakta Unik dan Cara Merawatnya

    Pesona Bunga Kamboja: Fakta Unik dan Cara Merawatnya

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Bunga kamboja (Plumeria spp.) terkenal dengan keindahannya yang eksotis dan aromanya yang unik. Bunga ini sering dijumpai di berbagai tempat, seperti taman, pemakaman, dan tempat ibadah. Fakta Unik Bunga Kamboja 1. Simbolisme Di berbagai budaya, bunga kamboja memiliki makna yang berbeda-beda. Di Indonesia, bunga kamboja sering dikaitkan dengan kematian dan kesucian, sehingga sering ditanam di […]

expand_less