Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » 7 Jenis Tanaman Hias yang Tidak Cocok untuk Rumah Minimalis

7 Jenis Tanaman Hias yang Tidak Cocok untuk Rumah Minimalis

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Konsep minimalisme dalam desain rumah menekankan kesederhanaan, kerapihan, dan ketertiban. Namun, tidak semua tanaman hias sesuai dengan estetika minimalis.

Beberapa tanaman memiliki pertumbuhan yang cepat, mudah menggugurkan daun, atau tampil terlalu mencolok, sehingga bertolak belakang dengan prinsip minimalisme.

Dilansir dari The Spruce (23/2/2025), berikut adalah 7 jenis tanaman hias yang sebaiknya dihindari dalam rumah minimalis:

1. String of Pearls – Tanaman yang Terus Menggugurkan Daunnya

String of pearls atau senar mutiara memiliki tampilan unik dengan sulur kecil berbentuk seperti untaian mutiara.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Tanaman ini mudah menjatuhkan “mutiara”-nya, membuat lantai sering kotor.
✔ Memerlukan pemangkasan rutin agar tidak terlihat berantakan.
✔ Sulurnya yang panjang bisa tampak tidak rapi dan mengganggu estetika minimalis.

2. Polka Dot Plant – Warna Cerah yang Mengganggu Estetika

Polka dot plant memiliki daun berbintik-bintik warna cerah, seperti merah muda atau putih.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Warna merah muda atau putihnya terlalu mencolok, menciptakan gangguan visual.
✔ Tumbuh cepat dan membutuhkan pemangkasan rutin agar tidak berantakan.
✔ Tidak sesuai dengan estetika tenang dan seragam yang dicari dalam desain minimalis.

3. Monstera – Pertumbuhan Cepat dan Sulit Dikendalikan

Monstera deliciosa sering dipilih karena tampilannya yang eksotis, tetapi tidak selalu cocok untuk rumah minimalis.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Pertumbuhan sangat cepat, bisa mencapai 30–60 cm per tahun.
✔ Daun besar berlubang membuatnya terlihat kurang rapi.
✔ Jika tidak dipangkas, tanaman ini bisa memenuhi ruangan dan mengganggu kesan lapang.

4. Pohon Ficus – Mudah Menggugurkan Daun

Pohon ficus sering digunakan untuk dekorasi ruang perkantoran atau hotel karena kesan elegannya.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Mudah menggugurkan daun, terutama jika terkena angin atau cahaya berlebih.
✔ Memerlukan perawatan ekstra agar tidak mengotori lantai.
✔ Sulit dirawat dan bisa tampak tidak teratur jika tidak dikelola dengan baik.

5. Air Plant – Perawatan yang Rumit dan Tidak Praktis

Air plant sering dianggap sebagai tanaman simpel karena tidak memerlukan tanah.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Harus direndam dalam air setiap minggu, sehingga memerlukan wadah khusus.
✔ Tidak dapat diletakkan begitu saja, perlu tempat khusus untuk menampilkan koleksinya.
✔ Bertentangan dengan konsep minimalisme yang mengutamakan kesederhanaan dan efisiensi.

6. Croton – Warna-Warni yang Terlalu Mencolok

Tanaman croton dikenal dengan daun berwarna-warni yang sangat mencolok.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Pola warna yang terlalu mencolok menciptakan “kekacauan visual”.
✔ Mudah menggugurkan daun, terutama saat mengalami perubahan lingkungan.
✔ Tidak sesuai dengan estetika sederhana yang diutamakan dalam desain minimalis.

7. Pakis – Tumbuh Terlalu Besar dan Membutuhkan Kelembapan Tinggi

Pakis pernah populer di era Victoria, tetapi tidak cocok untuk desain rumah minimalis modern.

Mengapa tidak cocok untuk rumah minimalis? ✔ Tumbuh besar dan lebat, seperti pakis Boston yang bisa mencapai 90 cm.
✔ Memerlukan kelembapan tinggi dan suhu stabil antara 18-24°C, yang sulit dipertahankan di dalam ruangan minimalis.
✔ Sering membutuhkan penyemprotan air untuk menjaga kelembapannya, menambah kerepotan dalam perawatan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Penerapan Program CSA Pertanian Membuktikan Peningkatkan Produktivitas Petani Kebumen

      Penerapan Program CSA Pertanian Membuktikan Peningkatkan Produktivitas Petani Kebumen

      • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      KEBUMEN – Pertanian di Kabupaten Kebumen terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya lantaran gencarnya program pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program pertanian cerdas atau Climate Smart Agriculture (CSA). CSA adalah paket teknologi ramah lingkungan Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan […]

    • Manfaat Eco Enzyme Untuk Tanaman

      Punya Banyak Manfaat, Ini Cara Membuat Pupuk Eco Enzyme untuk Pertanian Ramah Lingkungan

      • calendar_month Senin, 11 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Cara membuat pupuk eco enzyme untuk pertanian. Pupuk eco enzyme atau garbage enzyme semakin populer karena manfaatnya yang beragam, baik untuk pertanian maupun kebutuhan rumah tangga. Eco enzyme adalah larutan hasil fermentasi limbah organik, seperti buah dan sayuran, ditambah gula merah atau molase, serta mikroorganisme dari kelompok jamur dan bakteri selama tiga bulan. Manfaat Eco […]

    • Mengenal Hidroponik: Solusi untuk Pertanian Modern

      Tanaman Hidroponik yang Cepat Tumbuh dan Menguntungkan, Jadi Pilihan Ideal untuk Budidaya Modern

      • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Dalam upaya menghadapi tantangan pertanian modern, budidaya tanaman hidroponik telah menjadi pilihan populer bagi petani yang ingin mencapai pertumbuhan yang cepat dan hasil yang menguntungkan. Metode ini tidak hanya efisien dalam penggunaan sumber daya, tetapi juga menghasilkan tanaman dengan kualitas yang superior. Mari kita jelajahi beberapa jenis tanaman hidroponik yang cepat tumbuh dan menguntungkan yang […]

    • TOT

      Genjot Ekspor Pertanian, Kementan Gelar TOT Bagi Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh

      • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      JAKARTA – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian guna menggenjot ekspor pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kegiatan ekspor pertanian akan terus ditingkatkan dengan mendorong pengembangan hilirisasi produk jadi. Hal ini disampaikan Mentan saat mendampingi Wakil Presiden RI, KH […]

    • Disabilitas

      Di Kabupaten Bone, Kementan Gelar Workshop Kita Bisa Wujud Peduli Penyandang Disabilitas

      • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      BONE – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) berkomitmen mengembangkan SDM yang profesional dan berdaya saing. Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo menyebutkan bahwa peran sumber daya manusia sangat berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian di bidang pertanian Indonesia. “Program Kementerian Pertanian berpusat pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia Pertanian, […]

    • Tips dan Trik untuk Tanaman Buah Jeruk agar Berkualitas

      Tips dan Trik untuk Tanaman Buah Jeruk agar Berkualitas

      • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Jeruk merupakan salah satu buah yang populer di Indonesia. Selain rasanya yang manis dan segar, jeruk juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik untuk menanam jeruk di rumah. Untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas, ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan. Berikut adalah beberapa di antaranya: 1. […]

    expand_less