Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Daun Tanaman Hias Berlubang? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Daun Tanaman Hias Berlubang? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Melihat daun tanaman hias tiba-tiba berlubang tentu bikin panik. Apalagi jika sebelumnya tanaman tampak sehat dan segar. Lubang kecil hingga besar pada daun bisa menjadi tanda adanya hama, penyakit, atau bahkan kondisi alami tanaman itu sendiri.

Mengetahui penyebabnya sejak dini sangat penting agar masalah kecil tidak berubah menjadi kerusakan serius. Berikut beberapa penyebab umum daun tanaman hias berlubang dan cara mengatasinya.

1. Penyakit Jamur: Berawal dari Bercak, Berakhir Lubang

Beberapa penyakit jamur seperti antraknosa dan cercospora bisa membuat daun berlubang. Namun, lubang bukanlah gejala awal. Biasanya dimulai dari bercak cokelat, hitam, atau kuning yang mengering. Saat jaringan daun mati dan rapuh, bagian itu akhirnya rontok dan meninggalkan lubang.

Cara mengatasinya:

  • Pangkas dan buang daun yang terinfeksi.

  • Pastikan sirkulasi udara baik.

  • Hindari penyiraman berlebihan.

  • Jika perlu, gunakan fungisida berbahan tembaga atau belerang yang aman untuk tanaman hias.

Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko penyebarannya ke daun lain.

2. Tungau Laba-laba: Kecil Tapi Merusak

Tungau laba-laba berukuran sangat kecil, bahkan sulit terlihat dengan mata telanjang. Namun, tanda kehadirannya cukup jelas: daun tampak berbintik pucat atau berlubang kecil, serta muncul jaring halus di antara daun dan batang.

Hama ini mengisap cairan daun, membuat jaringan melemah dan akhirnya rusak.

Cara mengatasinya:

  • Semprot daun dengan campuran alkohol dan air (1:4).

  • Bilas tanaman dengan air mengalir di wastafel atau kamar mandi.

  • Untuk infestasi berat, gunakan sabun insektisida secara rutin hingga hama hilang.

3. Kutu Daun: Hama Kecil dengan Dampak Besar

Kutu daun juga menyerang dengan cara mengisap cairan tanaman. Ukurannya kecil, tetapi dampaknya besar. Selain meninggalkan lubang kecil, kutu daun menghasilkan cairan lengket bernama embun madu.

Embun madu ini dapat memicu tumbuhnya jamur jelaga yang menutupi permukaan daun dan menghambat proses fotosintesis.

Cara mengatasinya:

  • Semprot tanaman dengan air bertekanan cukup kuat.

  • Lap daun menggunakan kapas yang dicelup alkohol.

  • Gunakan sabun insektisida jika serangan cukup parah.

Periksa bagian bawah daun karena kutu daun sering bersembunyi di sana.

4. Ulat: Lubangnya Lebih Besar dan Kasat Mata

Jika lubang pada daun terlihat besar dan tidak beraturan, kemungkinan besar pelakunya adalah ulat. Hama ini merupakan larva kupu-kupu atau ngengat yang rakus memakan daun.

Salah satu yang sering ditemukan adalah ulat penggulung daun, yang menarik daun dengan benang sutra lalu memakannya dari dalam. Biasanya juga terlihat kotoran hitam kecil di sekitar daun.

Cara mengatasinya:

  • Ambil ulat secara manual.

  • Buang daun yang sudah tergulung.

  • Periksa tanaman secara rutin, terutama jika sebelumnya diletakkan di luar ruangan.

Tapi Tunggu… Tidak Semua Lubang Itu Masalah

Sebelum panik, pastikan dulu jenis tanaman Anda. Beberapa tanaman memang memiliki lubang alami pada daunnya, yang disebut fenestrasi.

Tanaman seperti Monstera deliciosa secara alami memiliki daun berlubang. Begitu pula beberapa jenis Philodendron, Alocasia, dan Pothos.

Lubang alami ini membantu:

  • Angin melewati daun sehingga tidak mudah robek

  • Cahaya menjangkau bagian bawah tanaman

  • Air hujan turun langsung ke tanah

Jadi, jika lubangnya simetris dan terlihat alami, kemungkinan besar itu bukan serangan hama.

Kapan Harus Khawatir?

Segera ambil tindakan jika:

  • Lubang semakin banyak dalam waktu singkat

  • Daun menguning atau mengering

  • Ada jaring halus, bercak aneh, atau cairan lengket

  • Terlihat hama bergerak di daun

Pemeriksaan rutin adalah kunci menjaga tanaman tetap sehat. Dengan deteksi dini dan penanganan cepat, tanaman hias Anda bisa kembali tumbuh subur tanpa gangguan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Bergabung dengan Kelompok Tani

    7 Manfaat Bergabung dengan Kelompok Tani: Nomor 3 Paling Menguntungkan

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Wt Online – Manfaat bergabung dengan Kelompok Tani merukan akses penting bagi para petani di tengah maraknya industrialisasi dan perkembangan teknologi, sektor pertanian masih memegang peranan vital dalam perekonomian dan keberlanjutan lingkungan. Bergabung dengan kelompok tani bukan hanya sebuah kegiatan sosial, tetapi juga langkah strategis yang menawarkan berbagai peluang dan keuntungan bagi petani. Berikut ini […]

  • Rental Mobil KCIC Transfer di Bandung

    Rental Mobil KCIC Transfer di Bandung

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Bandung semakin mudah diakses berkat hadirnya Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC). Dengan waktu tempuh yang singkat, penumpang bisa langsung tiba di Stasiun KCIC Padalarang. Namun, perjalanan tidak berhenti di sana. Sebagian besar penumpang masih membutuhkan transportasi lanjutan menuju pusat kota, hotel, bandara, maupun destinasi wisata. Dalam hal ini, layanan Rental Mobil KCIC Transfer di […]

  • 5 Tanaman Hias Indoor yang Aman dari Kucing Peliharaan di Rumah

    5 Tanaman Hias Indoor yang Aman dari Kucing Peliharaan di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Bagi pecinta tanaman hias, memelihara tanaman di dalam rumah dapat memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan kualitas udara, mempercantik ruangan, dan memberikan efek menenangkan. Namun, jika Anda memiliki kucing peliharaan, Anda perlu berhati-hati dalam memilih tanaman hias. Beberapa tanaman hias dapat beracun bagi kucing jika tertelan, dan dapat menyebabkan gejala seperti muntah, diare, dan bahkan kematian. […]

  • Terobosan Brilian Arie Triyono: Peternakan Terintegrasi di Balaraja, Didukung Penuh Ridwan Kamil

    Terobosan Brilian Arie Triyono: Peternakan Terintegrasi di Balaraja, Didukung Penuh Ridwan Kamil

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Balaraja, Banten – Banten kini memasuki era baru kemajuan industri peternakan di wilayahnya yang ditandai dengan dibukanya peternakan terintegrasi seluas 14,4 hektar di Balaraja. Acara peresmian dihadiri beberapa tokoh masyarakat Banten, tokoh Jawa Barat, serta sejumlah tokoh nasional. Dua di antaranya adalah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan ulama kharismatik sekaligus pimpinan Pondok Pesantren […]

  • Tingkatkan Standar Keamanan Pangan, BGN Latih 450 Penjamah Makanan di Tomohon dan Minahasa

    Tingkatkan Standar Keamanan Pangan, BGN Latih 450 Penjamah Makanan di Tomohon dan Minahasa

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam upaya memperkuat pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Utara menggelar pelatihan penjamah makanan secara serentak di 11 titik, salah satunya di Kota Tomohon. Kegiatan yang dipusatkan di Grand Master Resort Tomohon, Minggu (28/9), diikuti sekitar 450 peserta dari sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah […]

  • BGN Luncurkan Revolusi Gizi Nasional: Dari Dapur Menuju Masa Depan Anak Bangsa

    BGN Luncurkan Revolusi Gizi Nasional: Dari Dapur Menuju Masa Depan Anak Bangsa

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Di tengah sejuknya udara pegunungan Yama Resort, ratusan relawan gizi berkumpul dengan satu tekad mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bergizi. Melalui inisiatif ambisius bertajuk “Pelatihan Penjamah Makanan”, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan gebrakan baru yang digadang menjadi titik balik peningkatan kualitas dan keamanan pangan di Tanah Air. Kegiatan yang digelar pada […]

expand_less