Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Percepatan Tanam CSR Bone Dimulai, 2.000 Hektare Lahan Siap Digarap

Percepatan Tanam CSR Bone Dimulai, 2.000 Hektare Lahan Siap Digarap

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Bone – Gerakan percepatan tanam di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) resmi dimulai di Desa Corawalie, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal optimalisasi lahan pertanian baru untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Percepatan tanam dilakukan pada lahan awal seluas 2 hektare sebagai bagian dari target 2.000 hektare lahan siap tanam di Kabupaten Bone, dari total program CSR seluas 10.000 hektare.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, Nurdin, jajaran Polbangtan Gowa, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta petani dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa optimalisasi lahan cetak sawah merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatn Gerakan percepatan tanam di lokasi Cetak Sawah Rakyat. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Potensi lahan yang subur dan ketersediaan air harus dimanfaatkan maksimal agar mampu meningkatkan frekuensi tanam hingga dua sampai tiga kali dalam setahun,” ujarnya.

Senada, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa percepatan tanam di lahan CSR menjadi langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

“Sinergi lintas sektor harus terus diperkuat. Tantangan kita ke depan adalah menjaga Indonesia tetap sebagai lumbung pangan nasional dan menuju lumbung pangan dunia,” jelasnya.

Dalam arahannya, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa lahan yang telah dicetak tidak boleh dibiarkan tanpa pengelolaan.

“Lahan yang sudah tersedia harus segera diolah dan ditanami. Percepatan tanam di Barebbo ini menjadi titik awal optimalisasi 2.000 hektare lahan di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan Brigade Pangan untuk mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan Kementerian Pertanian secara maksimal guna mempercepat proses olah lahan hingga penanaman.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Brigade Pangan Maberre dan petani pemilik lahan. Kesepakatan ini menjadi komitmen bersama dalam pengelolaan lahan CSR secara produktif dan berkelanjutan.

Plt. Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, menyampaikan bahwa percepatan tanam saat ini difokuskan di Desa Corawalie sebagai lokasi prioritas.

“Dari total target 10.000 hektare, sebanyak 2.000 hektare sudah siap ditanami. Program ini dikawal bersama agar memberikan hasil optimal bagi peningkatan produksi pertanian di Bone,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan ini juga menampilkan inovasi teknologi pertanian melalui demonstrasi penanaman menggunakan drone yang dikembangkan oleh Aerotani Polbangtan Gowa. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, serta meningkatkan efisiensi di lapangan.

Melalui percepatan tanam ini, pemerintah berharap lahan-lahan CSR di Kabupaten Bone dapat segera produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buah Naga Kuning

    Budidaya Buah Naga Kuning : Potensi Besar di Balik Tantangan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Buah naga biasanya identik dengan kulit merah cerah. Namun, di Kuningan, Jawa Barat, sekelompok petani telah berhasil membudidayakan varietas buah naga kuning, Golden Isis, yang kini menjadi primadona baru di pasar buah premium. Teknik Budidaya Modern dengan Lampu UV Di Desa Sangkanhurip, Kuningan, Agrowisata Sangkanika menjadi pusat pengembangan buah naga kuning. Pepen Supendi […]

  • Kementan

    Percepat Swasembada Pangan, Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui Program Luas Tambah Tanam (LTT). Program tersebut diyakini sebagai salah satu strategi jitu mencapai target swasembada pangan nasional tanpa ketergantungan pada impor. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menargetkan optimalisasi penanaman dilakukan pada satu juta hektare lahan rawa mineral dan satu juta […]

  • Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah)

    PAT, Solusi Cepat Mitigasi El Nino Menuju Swasembada Pangan dan Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Gowa  – Direktur Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah) di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (31/8/2024). Survei dilaksanakan bersama Plt Dirjen Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule dan Dandim 1407/Bone Moch Rizqi Hidayat dalam rangka persiapan kedatangan Menteri Pertanian di […]

  • Cara Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

    Jangan Salah Pilih, Inilah Sampah Organik yang Bisa Dijadikan Pupuk Kompos

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos. Indonesia telah dikenal sebagai salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia, dengan produksi sampah mencapai angka yang signifikan. Dalam laporan Bank Dunia, Indonesia menghasilkan sekitar 65,2 juta ton sampah pada tahun 2020. Namun, langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan telah diambil, termasuk praktik daur ulang […]

  • Tanaman Penyerap Air untuk Mencegah Banjir.

    5 Rekomendasi Tanaman dengan Penyerapan Air Lebih Banyak, Bisa Bantu Cegah Banjir

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman penyerap air yang cocok ditanam saat musim hujan dalam mencegah banjir. Musim hujan sering kali menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Indonesia. Namun, kita dapat meminimalisir risiko banjir dengan menanam tanaman-tanaman tertentu di sekitar rumah. Beberapa jenis tanaman memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyerap air, sehingga dapat membantu mencegah genangan air yang berpotensi […]

  • Tanaman Hias Unik daan Langka

    Ada Tanaman Pemakan Serangga! Inilah Tanaman Hias Unik dan Langka

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Tanaman hias unik dan langka ini wajib kamu ketahui. Seperti yang kita tahu, hingga saat ini tanaman hias masih hits dan digandrungi oleh banyak orang. Bahkan, saat ini juga telah banyak orang-orang yang mulai berbisnis tanaman hias secara online maupun offline. Tanaman hias sendiri keberadaannya cukup beragam, ada pilihan tanaman hias daun, batang dan juga […]

expand_less