Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Percepat Swasembada Pangan, Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan

Percepat Swasembada Pangan, Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui Program Luas Tambah Tanam (LTT). Program tersebut diyakini sebagai salah satu strategi jitu mencapai target swasembada pangan nasional tanpa ketergantungan pada impor.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menargetkan optimalisasi penanaman dilakukan pada satu juta hektare lahan rawa mineral dan satu juta hektare lainnya pada lahan rawa tadah hujan. Dalam berbagai kesempatan, Mentan Amran menjelaskan programnya optimis berhasil dengan bantuan dan peran aktif penyuluh pertanian serta sinergi yang solid dengan pemerintah daerah.

Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan. (sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Peran penyuluh pertanian sangat penting dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Pemerintah daerah dan penyuluh harus bersinergi melalui adopsi teknologi dan peningkatan kapasitas SDM pertanian,” tegas Mentan Amran

Sebagai langkah konkret, Kementan menggelar Kegiatan Konsolidasi Pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan hari ini Jumat, 18 April 2025, bertempat di Aula Kampus Polbangtan Gowa.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Staf Khusus Menteri Bidang Standarisasi Program Strategis Kementan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Direktur Polbangtan Gowa, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kepala Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Tenaga Ahli Menteri serta Tim Pengawas Swasembada Pangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 83 peserta yang terdiri dari para Kepala Bidang Tanaman Pangan dinas pertanian, Admin Pelaporan LTT, dan Manajer BP dari 16 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kehadiran tiga elemen penting dalam manajemen data dan operasional pertanian tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar lini dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Sulsel telah menjadi tumpuan pangan nasional keempat terbesar diIndonesia. Nilai produksi padinya 1,7 hingga 2 juta ton pertahun. Oleh karena itu melalui kegiatan ini kita ingin melakukan koordinasi, sinkronisasi dan sinergi dengan teman-teman di daerah untuk mencapai target LTT” ujar Fadjri yang juga merupakan PJ Swasembada Pangan Sulsel.

“Target tanam padi di provinsi Sulsel pada 2025 adalah 1.554.786 hektar. Dari 16 Kabupaten alhamdulilah Takalar telah mencapai target 100%, disusul Toraja Utara 81%, Maros dan Enrekang yang sudah berwarna hijau (hampir mencapai target)” terang Fadjri.

Terkait percepatan tanam dan pelaporan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.menganjurkan bahwa percepatan tanam tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kepastian data dan efektivitas pemanfaatan sarana yang ada, khususnya alat dan mesin pertanian. Kolaborasi aktif antara penyuluh, Babinsa, dan BP sangat krusial dalam memastikan seluruh proses tanam berjalan lancar, terpantau, dan terlapor dengan baik.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi adalah kuncinya. Teruslah menjadi penyemangat bagi petani di lapangan. Jadilah penggerak, bukan sekadar pengamat. Keberhasilan swasembada pangan sangat bergantung pada energi, integritas, dan ketulusan kita mendampingi para pelaku utama pertanian,” ujarnya.

Adapun terkait alat mesin pertanian Kepala Pusat Pendidikan Perrtanian Muhammad Amin mengutarakan bahwa sebaran yang sudah diterima di Sulawesi Selatan sekitar 303 unit.

“Sebaran Alsintan Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah diterima sekitar 303 unit yang terdiri dari Traktor roda 4, roda dua, RCT, CHB, Hand Sprayer maupun Pompa air” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Direktur Polbangtan Gowa Detia Tri Yunandar menegaskan pentingnya akurasi data dalam pengambilan kebijakan pembangunan pertanian.

“Data Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan, strategi distribusi bantuan, serta pemetaan potensi pertanian. Konsolidasi seperti ini penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kapasitas pelaporan,” ujarnya.

Selain membahas teknis pelaporan LTT yang akurat, kegiatan ini juga menitikberatkan pada operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan, sebuah program strategis dalam mendukung percepatan tanam dan peningkatan produktivitas petani melalui optimalisasi pemanfaatan alsintan.

Para peserta diberikan sesi pemaparan dan diskusi interaktif terkait mekanisme pelaporan berbasis digital, strategi peningkatan validitas data lapangan, serta best practices dalam manajemen alsintan di tingkat kabupaten. Diskusi juga menyoroti tantangan di lapangan seperti keterbatasan tenaga operator, akses ke lahan, hingga kebutuhan pemeliharaan alsintan yang berkelanjutan.

Kegiatan konsolidasi ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah daerah dan instansi pendidikan vokasi pertanian, khususnya dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Menanam Cabe Rawit agar Lebat dan Berbuah Melimpah

    Tips Menanam Cabe Rawit agar Lebat dan Berbuah Melimpah

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Cabe rawit adalah salah satu jenis tanaman yang populer di Indonesia. Selain memberikan rasa pedas yang khas pada masakan, cabe ini juga bisa menjadi tanaman hias yang menarik. Jika Anda ingin menanam cabe ini agar lebat dan berbuah melimpah, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda meraih hasil panen yang maksimal. 1. Pemilihan Varietas […]

  • Tantangan dan Contoh Permasalahan Pertanian di Indonesia

    Tantangan dan Contoh Permasalahan Pertanian di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Permasalahan pertanian, yang memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia sebagai salah satu sektor utama yang menyediakan pangan bagi penduduk. Namun, sektor pertanian di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai permasalahan yang dapat mempengaruhi produktivitas dan keberlanjutannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa permasalahan yang dihadapi pertanian di Indonesia dan memberikan contoh-contoh konkret. 1. […]

  • Champion

    Mentan Serahkan 33 Sertifikat Emas, Berikut Daftar Champion Penerima Penghargaan SDM Pertanian Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan 32 Sertifikat Emas atau Golden Certificate kepada champion Petani Milenial, Penyuluh Pertanian, dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). Penghargaan ini diberikan langsung Mentan Syahrul pada acara Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian tahun 2022 tanggal 15 Desember 2022 di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. […]

  • Tips Pengolahan Limbah Organik

    Mengubah Limbah Organik Menjadi Pupuk Berkualitas Tinggi: Tips dan Trik untuk Pertanian yang Lebih Hijau

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 5Komentar

    Tips pengolahan limbah organik yang bisa dijadikan sebagai pupuk tanaman. Limbah organik seperti sisa makanan, dedaunan, dan kotoran hewan dapat diolah menjadi pupuk tanaman yang berkualitas. Selain membantu mengurangi volume limbah yang dihasilkan, pengolahan limbah organik juga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli pupuk tambahan. Berikut adalah beberapa tips pengolahan limbah organik untuk dijadikan pupuk tanaman […]

  • Jenis-Jenis Buah Mangga yang Mudah Ditanam di Rumah

    Jenis-Jenis Buah Mangga yang Mudah Ditanam di Rumah

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Buah Mangga adalah salah satu buah tropis yang memiliki rasa manis dan menyegarkan. Tumbuhnya dengan subur di iklim tropis membuat mangga menjadi pilihan populer bagi para penghobi pertanian rumahan. Bagi yang ingin menanam buah mangga di rumah, ada beberapa jenis mangga yang relatif mudah untuk ditanam dan merawat. Berikut adalah beberapa jenis buah mangga yang […]

  • Pimpinan Pondok Pesantren Markas Tidzka Ajak Santri Tolak Paham Radikalisme

    Pimpinan Pondok Pesantren Markas Tidzka Ajak Santri Tolak Paham Radikalisme

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    PONDOK Pesantren (Pospes) Tahfidz Markas Tidzka Kota Kotamobagu mendeklarasikan dan menolak pemahaman radikalisme dan terorisme. Hal ini sebagai bentuk untuk menangkal agar pemahaman tersebut tidak mewabah di ponpes, terlebih pada para santri yang mondok. Pimpinan Ponpes, Mohamad Kadri Djumaat LC mengatakan sangat bersyukur karena ada sinergitas antara pemerintah dengan pondok pesantren. “Mari kita jaga bumi […]

expand_less