Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Daun Tanaman Hias Indoor Berubah Keriting? Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Daun Tanaman Hias Indoor Berubah Keriting? Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Tanaman hias indoor menjadi pilihan banyak orang untuk mempercantik ruangan sekaligus menghadirkan suasana yang lebih segar. Salah satu indikator tanaman yang sehat adalah daun yang hijau, segar, dan tumbuh dengan baik.

Namun, bagaimana jika daun tanaman tiba-tiba terlihat keriting atau menggulung? Kondisi ini bukan sekadar perubahan bentuk, melainkan tanda bahwa tanaman sedang mengalami stres atau gangguan pada proses pertumbuhannya. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa memberikan penanganan yang tepat sebelum kondisi tanaman semakin memburuk.

Berikut tiga penyebab paling umum daun tanaman hias indoor menjadi keriting beserta cara mengatasinya.

1. Serangan hama pengisap

Salah satu penyebab utama daun tanaman menjadi keriting adalah serangan hama pengisap, seperti kutu daun (aphids), thrips, dan lalat putih (whiteflies). Hama-hama ini mengisap cairan dari jaringan tanaman sehingga pertumbuhan daun menjadi tidak normal. Akibatnya, daun tampak melengkung, keriting, bahkan mengalami perubahan warna.

Kutu daun umumnya berukuran sangat kecil, bertubuh lunak, dan sering bersembunyi di bagian bawah daun atau pucuk tanaman yang masih muda. Sementara itu, thrips dapat menyebabkan bercak keperakan pada daun, sedangkan whiteflies biasanya beterbangan ketika tanaman digoyangkan.

Cara mengatasinya:

  • Periksa tanaman secara rutin, terutama bagian bawah daun dan pucuk muda.
  • Bersihkan hama secara manual jika jumlahnya masih sedikit.
  • Semprotkan sabun insektisida atau pestisida nabati sesuai petunjuk penggunaan.
  • Jika serangan sudah parah, pangkas bagian tanaman yang terinfeksi agar hama tidak menyebar ke bagian lain.

2. Penyiraman berlebihan (overwatering)

Menyiram tanaman terlalu sering merupakan kesalahan perawatan yang cukup umum. Tanah yang terus-menerus basah membuat akar kekurangan oksigen sehingga mudah membusuk. Ketika akar tidak dapat menyerap air dan nutrisi secara optimal, daun akan menunjukkan gejala seperti menggulung, menguning, layu, atau keriting.

Perlu dipahami bahwa setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda. Oleh karena itu, penyiraman sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi media tanam, bukan berdasarkan jadwal semata.

Cara mengatasinya:

  • Siram tanaman hanya ketika lapisan tanah bagian atas sedalam sekitar 2,5–5 cm sudah terasa kering.
  • Gunakan pot yang memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar dengan baik.
  • Jangan biarkan air menggenang di tatakan pot karena dapat meningkatkan risiko busuk akar.
  • Jika media tanam terlalu padat dan sulit mengalirkan air, pertimbangkan untuk menggantinya dengan media yang lebih porous.

3. Paparan cahaya matahari yang terlalu kuat

Meskipun tanaman membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis, tidak semua tanaman indoor tahan terhadap sinar matahari langsung dalam waktu lama. Paparan cahaya yang terlalu terik dapat menyebabkan tanaman mengalami stres.

Gejalanya antara lain ujung daun melengkung, tepi daun berubah cokelat seperti terbakar, serta daun baru tumbuh lebih kecil dibandingkan ukuran normalnya.

Cara mengatasinya:

  • Pindahkan tanaman ke lokasi dengan cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Gunakan tirai tipis untuk mengurangi intensitas cahaya jika tanaman berada di dekat jendela.
  • Pelajari kebutuhan cahaya setiap jenis tanaman karena ada yang menyukai cahaya terang tidak langsung, sementara yang lain lebih cocok di area teduh.

Tips mencegah daun tanaman menjadi keriting

Selain mengatasi penyebabnya, kamu juga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan berikut agar tanaman tetap sehat:

  • Periksa kondisi daun secara rutin untuk mendeteksi hama sejak dini.
  • Siram tanaman sesuai kebutuhan, bukan karena kebiasaan.
  • Pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan cukup baik.
  • Bersihkan debu yang menempel pada daun agar proses fotosintesis tetap optimal.
  • Berikan pencahayaan yang sesuai dengan karakter masing-masing tanaman.

Kesimpulan

Daun tanaman hias indoor yang keriting merupakan sinyal bahwa tanaman sedang mengalami gangguan. Penyebabnya bisa berasal dari serangan hama, penyiraman yang berlebihan, maupun paparan cahaya matahari yang terlalu kuat. Dengan mengenali gejala sejak awal dan melakukan penanganan yang tepat, tanaman dapat kembali tumbuh sehat, hijau, dan tampil indah sebagai penghias ruangan.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekstensifikasi Pertanian Beserta Contohnya

    Ekstensifikasi Pertanian sabagai Upaya Mengatasi Kekurangan Lahan

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Ekstensifikasi pertanian adalah suatu teknik pertanian yang menggunakan teknologi dan metode yang sederhana untuk meningkatkan produksi tanaman. Tak hanya intensifikasi, diversifikasi, rehabilitasi, mekanisasi, cara meningkatkan produksi tanaman ini adalah dengan melakukan ekstensifikasi. Ekstensifikasi ini merupakan sebuah bentuk dari cara untuk menigkatakan sebuah hasil produksi dengan cara melakukan penambahan dan juga perluasan dari faktor produksi yang […]

  • Laksanakan Program Pompanisasi, Kementan Wujudkan Kesejahteraan Petani

    Laksanakan Program Pompanisasi, Kementan Wujudkan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Gowa – Untuk menekan dampak dari El Nino sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan program pompanisasi. Program pompanisasi untuk mendukung PAT (Perluasan Areal Tanam) melalui pemberian bantuan pompa kepada petani untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari yang 0 menjadi 1 atau yang dari 1 menjadi 2 kali tanam dalam setahun. Hal […]

  • Dosen Polbangtan Gowa

    Pendampingan intensif Dosen Polbangtan Gowa perkuat kinerja Brigade Pangan Sulsel

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam upaya memperkuat peran petani milenial, dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Faisal Hamzah, melakukan pendampingan lapangan kepada Brigade Pangan (BP) Modern Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Kasriadi (21/05). Pendampingan ini difokuskan pada upaya peningkatan kinerja Brigade Pangan melalui pendataan menyeluruh, evaluasi kegiatan, dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi di tingkat lapangan. […]

  • Tanaman lidah buaya

    Tanaman Mini yang Cantik dan Mudah Dirawat di Pot Kecil

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Jika Bunda ingin merawat tanaman di pot kecil, pilihlah tanaman dengan ukuran mini yang tidak membutuhkan perawatan ekstra. Tanaman kerdil atau tanaman yang tidak tumbuh terlalu besar sangat cocok untuk pot kecil. Untuk menjaga ukuran tanaman tetap proporsional, Bunda dapat melakukan pemangkasan secara rutin pada dahan dan daun. Dengan mengetahui tipe tanaman yang […]

  • Wagub Jabar

    Wagub Jabar Apresiasi Kinerja Program CSA Kementan

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    CIREBON – Kementan terus meningkatkan produksi dan produktivitas melaui program-program andalannya, hal ini dibuktikan dengan panen di lokasi program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang digagas oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memastikan kebutuhan beras dalam menghadapi cuaca buruk El Nino dalam kondisi […]

  • Transformasi Laboratorium Modern: Peran Furniture Laboratorium Ergonomis dari PT LAB Technologi Indonesia dalam Meningkatkan Kinerja dan Keselamatan Peneliti

    Transformasi Laboratorium Modern: Peran Furniture Laboratorium Ergonomis dari PT LAB Technologi Indonesia dalam Meningkatkan Kinerja dan Keselamatan Peneliti

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam dunia riset dan pendidikan sains yang terus berkembang, kebutuhan akan furniture laboratorium yang efisien, aman, dan ergonomis semakin menjadi prioritas utama. Laboratorium bukan hanya sekadar ruang kerja, tetapi merupakan ekosistem di mana keselamatan, produktivitas, dan kenyamanan peneliti harus berjalan beriringan. PT LAB Technologi Indonesia hadir sebagai solusi terdepan, menghadirkan layanan terpadu mulai dari konsultasi, […]

expand_less