Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Di Tengah Ancaman Global, Cadangan Beras RI 5 Juta Ton, DPR Angkat Topi

Di Tengah Ancaman Global, Cadangan Beras RI 5 Juta Ton, DPR Angkat Topi

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Di tengah tekanan global dan potensi gangguan pasokan pangan dunia, Indonesia justru menunjukkan penguatan signifikan dengan cadangan beras pemerintah yang telah mencapai 5 juta ton. Capaian ini menjadi indikator kuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendapat apresiasi dari DPR RI atas kinerja Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menilai capaian tersebut mencerminkan hasil konkret kinerja sektor pertanian, khususnya dalam percepatan target swasembada beras.

“Presiden Prabowo, ngasih target 4 tahun tahun swasembada beras, tapi menteri Amran hanya membutuhkan waktu 1,5 tahun untuk mewujudkannya. Ini luar biasa,” kata Rajiv, Senin (27/4/2026).

Rajiv menyebut, peningkatan produksi beras nasional menjadi faktor utama yang mendorong penguatan cadangan pangan. Produksi beras nasional dilaporkan melonjak sebesar 13,29 persen pada tahun lalu, dengan capaian saat ini mencapai sekitar 5,7 juta ton per bulan.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian dan ancaman gangguan pangan, kita justru aman karena memiliki cadangan pangan yang berlimpah hingga 324 hari kedepan. Bahkan setiap bulan produksi beras kita mencapai 5,7 juta ton,” ungkapnya.

Cadangan Beras RI 5 Juta Ton. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Ia juga menilai berbagai program strategis Kementan berjalan efektif dan mulai menunjukkan hasil konkret di lapangan, mulai dari perluasan areal tanam, optimalisasi lahan, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, hingga hilirisasi sektor pertanian dan peternakan.

Di bawah kepemimpinan Mentan Amran, Kementan terus memperkuat langkah strategis dalam membangun ketahanan pangan nasional. Melalui serangkaian kebijakan terukur dan terintegrasi, Kementan berhasil mempercepat target swasembada pangan dari empat tahun menjadi hanya sekitar satu tahun, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika global yang kian menantang.

Transformasi tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan hulu hingga hilir. Pada awal pemerintahan, sektor pertanian dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar, seperti keterbatasan pupuk, kerusakan jaringan irigasi, hingga lemahnya distribusi sarana produksi.

Menjawab tantangan tersebut, Kementan melakukan deregulasi besar-besaran dengan menyederhanakan ratusan aturan, sekaligus menerbitkan puluhan regulasi strategis untuk mempercepat produksi pangan. Reformasi juga difokuskan pada sektor pupuk dengan mengembalikan alokasi subsidi menjadi 9,55 juta ton, menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, serta membuka akses lebih luas bagi petani.

Di sisi produksi, intervensi dilakukan secara masif melalui optimalisasi lahan, penggunaan benih unggul di jutaan hektare, pompanisasi lahan tadah hujan, hingga pencetakan sawah baru. Modernisasi pertanian juga didorong melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian serta teknologi berbasis precision farming.

Langkah-langkah tersebut kini menunjukkan hasil nyata. Cadangan beras pemerintah dilaporkan meningkat signifikan dan telah mencapai 5 juta ton, sekaligus menjadi penguatan penting di tengah tekanan global.

Sementara itu dalam beberapa kesempatan, Mentan Amran menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari keberanian melakukan perubahan sistem secara menyeluruh, tidak hanya menjalankan program rutin.

“Empat tahun rencana awal swasembada, begitu Bapak Presiden melihat ada geopolitik yang memanas, ‘Pak Mentan, apapun caranya, satu tahun’. Jadi, ini luar biasa satu tahun swasembada. Dan, stok cadangan beras kita insya Allah bulan ini lima juta ton,” ujar Mentan Amran.

Mentan juga menekankan bahwa seluruh kebijakan yang diambil berbasis data dan diarahkan langsung untuk menjawab persoalan di lapangan, mulai dari distribusi pupuk, perbaikan irigasi, hingga peningkatan produktivitas petani.

“Bapak Presiden Prabowo tugaskan kepada kita agar swasembada pangan secepat-cepatnya. Kita siapkan lompatan bersama yang kita buat bersama agar itu terwujud, petani sejahtera, masyarakat tersenyum,” tambahnya.

Menurutnya, penguatan produksi dilakukan melalui berbagai intervensi konkret seperti pompanisasi, penggunaan benih unggul, serta mekanisasi pertanian yang mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen dan meningkatkan hasil hingga dua kali lipat.

Di sisi hilir, kebijakan penyerapan gabah oleh Perum Bulog dengan skema harga Rp6.500 per kilogram juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah yang kini telah menembus angka 5 juta ton.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Fokuskan Petani Muda Aktif  Di Pengelolaan Irigasi Melalui KEP Program CSA

    Kementan Fokuskan Petani Muda Aktif  Di Pengelolaan Irigasi Melalui KEP Program CSA

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    SERPONG – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pertanian berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pera para petani muda agar aktif dan menjadi penggerak dalam perekonomian pertanian di Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dengan pengelolaan irigasi maka berdampak pada meningkatnya produktivitas pertanian. “Efek yang langsung dirasakan petani adalah penambahan Indeks Pertanaman (IP) […]

  • Tanaman yang Tidak Disukai Ular

    Tanaman Anti Ular? Temukan Tanaman-tanaman yang Tidak Disukai Ular!

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman yang tidak disukai ular. Ular adalah hewan yang seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi manusia. Kebanyakan orang cenderung menghindari daerah-daerah yang dianggap sebagai habitat alami ular, termasuk area-area di sekitar pepohonan atau semak belukar. Namun, ada beberapa jenis tanaman yang ternyata tidak disukai oleh ular, dan mungkin bisa membantu kita untuk menjaga lingkungan sekitar […]

  • genta

    Kementan Optimalkan Program Genta Organik

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) beserta jajarannya terus memasifkan Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal, karena pupuk merupakan komponen utama dalam budidaya pertanian. Kebiasaan petani yang tergantung pada pemakaian pupuk kimia menimbulkan berbagai dampak penurunan kualitas dan sifat-sifat tanah. Selain kebijakan alokasi subsidi pupuk yang mengalami penurunan dirasakan petani […]

  • Tanaman Hias Terbaik untuk Kamar Tidur

    6 Tanaman Hias Terbaik untuk Kamar Tidur agar Lebih Sehat dan Nyaman

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Menambahkan tanaman hias di kamar tidur bukan hanya sekadar estetika, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Dilansir dari Good House Keeping, beberapa jenis tanaman hias dapat membantu meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan kualitas udara, mengurangi stres, hingga menciptakan suasana yang lebih nyaman untuk beristirahat. Hasil riset yang dipublikasikan oleh International Journal of Environmental […]

  • 5 Wisata Peternakan di Jawa Barat yang Cocok untuk Keluarga

    5 Wisata Peternakan di Jawa Barat yang Cocok untuk Keluarga

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam potensi wisata, termasuk wisata peternakan. Wisata peternakan merupakan wisata yang menawarkan pengalaman untuk belajar tentang cara beternak dan berinteraksi dengan hewan ternak. Wisata ini cocok untuk keluarga, terutama untuk anak-anak yang ingin belajar tentang dunia pertanian. Berikut adalah 5 wisata peternakan di Jawa Barat […]

  • bunga bonsai

    Tips Perawatan Bunga Bonsai Agar Tetap Sehat dan Indah

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Merawat bunga bonsai memerlukan perhatian khusus, karena meskipun ukurannya mini, perawatannya cukup menantang dan membutuhkan ketelatenan. Dengan perawatan yang tepat, bonsai tidak hanya akan tetap sehat tetapi juga akan tumbuh dengan bentuk yang indah dan memikat. Berikut adalah beberapa tips perawatan bunga bonsai yang bisa kamu terapkan: 1. Penyiraman yang Tepat Bonsai memerlukan […]

expand_less