Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak

Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Luwu – Gerakan Tanam Serempak seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada Jumat (3/7/2026) turut digelar di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Pertanian untuk mempercepat musim tanam, meningkatkan produksi padi nasional, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan.

Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak di Kecamatan Lamasi Timur dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Islamuddin, Plt. Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Sartika, Wakil Direktur II Polbangtan Gowa Mufidah Muis, Anggota DPRD Kabupaten Luwu Irvan, serta Ketua Kelompok Substansi Pengolahan Penyuluhan Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan Akmal Amir. Turut hadir penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, dan mahasiswa Polbangtan Gowa.

Dalam kegiatan tersebut, Polbangtan Gowa menjalankan peran strategis sebagai Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Penanggung Jawab Program Swasembada Pangan Kabupaten Luwu. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polbangtan Gowa berkontribusi dalam mempercepat penerapan teknologi pertanian modern, meningkatkan kapasitas petani, serta mengawal peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Luwu.

Pelaksanaan Kegiatan Gerakan Tanam Serempak di Kecamatan Lamasi Timur. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian peserta adalah demonstrasi teknologi pertanian modern oleh mahasiswa Polbangtan Gowa yang tergabung dalam Tim AeroTani. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menerbangkan drone pertanian untuk memperagakan pemanfaatan teknologi dalam mendukung budidaya tanaman, mulai dari pemetaan lahan hingga aplikasi sarana produksi pertanian secara cepat, tepat, dan efisien.

Demonstrasi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari petani dan peserta kegiatan. Pemanfaatan drone dinilai mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan di lapangan, menghemat waktu dan tenaga, serta mendukung penerapan pertanian presisi yang menjadi salah satu fokus transformasi sektor pertanian nasional.

Kehadiran Polbangtan Gowa dalam Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung kebijakan Kementerian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan Brigade Pangan, pendampingan petani, serta penerapan inovasi teknologi di sektor pertanian.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi vokasi, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan kelompok tani, Gerakan Tanam Serempak di Kecamatan Lamasi Timur diharapkan mampu mempercepat indeks pertanaman, meningkatkan produksi padi nasional, serta memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga momentum produksi nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

“Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan iklim. Pemerintah juga terus mendorong optimalisasi seluruh lahan pertanian yang telah mendapatkan dukungan program pemerintah agar segera memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan Gerakan Tanam Serempak bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan gerakan nasional untuk meningkatkan indeks pertanaman, memperluas areal tanam, dan mempercepat produksi pangan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan petani.

“Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal,” ujarnya.

Menurut Arsanti, pemerintah terus mendorong peningkatan indeks pertanaman hingga IP 250 bahkan IP 300 pada lahan yang telah mendapatkan intervensi program pemerintah. Upaya tersebut didukung melalui penggunaan varietas unggul genjah, benih tahan kekeringan dan hama, teknologi budidaya adaptif iklim, pemupukan berimbang sesuai prinsip 4T, serta program pompanisasi untuk menjamin ketersediaan air di lahan pertanian.

Arsanti menyebut capaian sektor pertanian saat ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) telah mencapai sekitar 5,1 juta ton. Di sisi lain, luas panen periode Juni–Agustus 2026 diproyeksikan mencapai 2,88 juta hektare dengan produksi padi sekitar 14,61 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras petani, penyuluh, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Justru ini menjadi modal untuk terus meningkatkan produksi pangan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare merupakan langkah nyata dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang ditanami, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengawal pelaksanaannya di lapangan.

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Anggur Laut

      Anggur Laut Bukan Buah: Kenali Rasa, Manfaat, dan Potensinya!

      • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Saat mendengar kata “anggur,” kebanyakan orang langsung membayangkan buah manis berwarna ungu atau hijau dengan rasa asam menyegarkan. Namun, anggur laut menyajikan pengalaman rasa yang sepenuhnya berbeda! Berbeda dari buah anggur, anggur laut justru menawarkan rasa asin khas laut yang gurih dan sedikit pedas seperti lada. Teksturnya yang renyah dan bentuknya yang unik […]

    • Berternak lele

      5 Rahasia Memilih Bibit Lele Berkualitas untuk Sukses Ternak Lele

      • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Berternak lele bisa menjadi usaha yang menguntungkan, tetapi kesuksesan awalnya dimulai dari pemilihan bibit ikan yang berkualitas. Berikut adalah lima tips penting yang harus diperhatikan saat memilih bibit ikan lele: 1. Pilih Bibit dari Indukan Berkualitas Pastikan bibit lele yang dipilih berasal dari indukan yang sehat dan berkualitas tinggi. Indukan lele yang baik […]

    • 5 Best Meta Ads and Google Ads Conversion Companies in Bali for High-Performance Digital Marketing

      5 Best Meta Ads and Google Ads Conversion Companies in Bali for High-Performance Digital Marketing

      • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Bali has rapidly evolved into a hotspot for businesses seeking effective online advertising solutions. Companies aiming for measurable results need trusted Paid advertising experts Bali and a reliable Bali conversion optimization agency. These agencies combine strategy, analytics, and creative execution to turn traffic into measurable outcomes. Below is a closer look at six […]

    • Kementan Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian Petani dan Penyuluh Melalui Pelatihan dan Bimtek

      Kementan Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian Petani dan Penyuluh Melalui Pelatihan dan Bimtek

      • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
      • account_circle admin
      • 0Komentar

      Serpong – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus menggenjot produksi dan produktivitas pertanian. BPPSDMP juga mendapatkan amanat untuk mengelola dana PHLN, SIMURP yang bersumber dari Bank Dunia dan AIIB serta IPDMIP yang bersumber dari IFAD. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Pemerintah menjamin kebutuhan pangan bagi 273 jiwa penduduk Indonesia. […]

    • La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

      Menghadapi La Niña: Tantangan Besar dan Dampak Buruk bagi Petani

      • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – La Niña, salah satu fenomena iklim global yang terjadi akibat pendinginan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik, sering kali membawa dampak signifikan terhadap cuaca di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Bagi para petani, kehadiran La Niña tidak jarang menjadi ancaman serius yang dapat mempengaruhi produksi pertanian secara keseluruhan. La Niña biasanya menyebabkan curah […]

    • 4 Jenis Bunga yang Tren

      4 Jenis Bunga yang Tren di Tahun 2025

      • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Memiliki bunga segar di rumah bukan hanya mempercantik ruangan, tetapi juga memberikan suasana yang menyegarkan setiap harinya. Bunga dengan bentuk cantik dan aroma harum membawa energi positif dan menjadi pelengkap estetika yang sempurna. Menjelang tahun 2025, ada beberapa jenis bunga yang diprediksi akan menjadi tren dan banyak digemari. Menurut analisis pakar bunga dari […]

    expand_less