Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Pendampingan intensif Dosen Polbangtan Gowa perkuat kinerja Brigade Pangan Sulsel

Pendampingan intensif Dosen Polbangtan Gowa perkuat kinerja Brigade Pangan Sulsel

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Dalam upaya memperkuat peran petani milenial, dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Faisal Hamzah, melakukan pendampingan lapangan kepada Brigade Pangan (BP) Modern Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Kasriadi (21/05).

Pendampingan ini difokuskan pada upaya peningkatan kinerja Brigade Pangan melalui pendataan menyeluruh, evaluasi kegiatan, dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi di tingkat lapangan.

Salah satu kegiatan utama adalah pendataan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah disalurkan kepada masing-masing Brigade Pangan. Pendataan ini mencakup jenis, jumlah, kondisi, dan tingkat pemanfaatan alsintan di lapangan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui program Brigade Pangan benar-benar tepat guna dan mendukung efektivitas kerja para petani milenial.

“Kita ingin memastikan bahwa alsintan yang telah diterima benar-benar digunakan secara optimal oleh Brigade. Data ini akan menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi tindak lanjut, termasuk kebutuhan tambahan atau pelatihan teknis,” jelas Faisal Hamzah.

Selain itu, Faisal juga melakukan pendataan terkait luas olah tanah dan luas tanam yang telah dicapai oleh BP Modern dalam periode terakhir. Data ini penting sebagai indikator kinerja sekaligus sebagai bahan evaluasi sejauh mana program Brigade Pangan berkontribusi dalam memperluas cakupan pertanian produktif di wilayah tersebut.

Ketua BP Modern, Kasriadi, mengungkapkan bahwa pendampingan dari Polbangtan Gowa sangat membantu dalam mengarahkan kelompoknya agar lebih tertib administrasi dan terukur dalam pencapaian target.

Tak hanya pendataan, diskusi intensif juga dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh anggota Brigade di lapangan. Melalui pendekatan partisipatif, Faisal memfasilitasi proses problem solving dengan melibatkan anggota BP Modern.
“Kami tidak datang membawa solusi dari luar. Justru kami bantu kelompok untuk mengurai masalahnya sendiri, lalu bersama-sama mencari solusinya. Pendekatan ini lebih memberdayakan,” tambah Faisal.

Kegiatan pendampingan ini menunjukkan bahwa penguatan Brigade Pangan tidak cukup hanya dengan dukungan sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan, berbasis data, dan berorientasi pada penyelesaian masalah di lapangan. Polbangtan Gowa melalui dosen-dosennya terus berkomitmen untuk hadir dan tumbuh bersama para petani milenial demi pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Nelayan

    Siap Sukseskan Penas Petani Nelayan XVI, Kementan dan KTNA Nasional Gelar Rakor Mantapkan Persiapan

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 7Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen mensukseskan pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023 Padang, Sumatera Barat. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta agar seluruh jajarannya bersama KTNA Nasional dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk saling bahu membahu mensukseskan PENAS XVI. Mentan Syahrul mengatakan suksesnya pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVI adalah terjadinya transaksi […]

  • Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

    Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Limbah ternak sering kali menjadi masalah lingkungan yang serius jika tidak dikelola dengan baik oleh para petani. Limbah ini, jika tidak ditangani dengan benar, dapat mencemari tanah, air, dan udara di sekitar area peternakan. Namun, limbah ternak sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti pupuk organik dan biogas. […]

  • Memiliki tanaman obat di rumah bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga dapat mempercantik taman Anda.

    Bisa Dicoba, Berikut 5 Tanaman Obat yang Cocok Ditanam di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Memiliki tanaman obat di rumah bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga dapat mempercantik taman Anda. Tanaman ini dapat bermanfaat untuk anda dan keluarga. Karena tanaman ini anda dapat memanennya dan menggunakannya. Berikut 5 tanaman obat yang mudah ditanam dan dirawat di rumah: 1. Lidah Buaya Lidah buaya terkenal dengan sifat anti-inflamasi dan antibakterinya. Lidah […]

  • Tak hanya di Jepang saja, ternyata budidaya tanaman wasabi ini juga dapat ditemukan di Indonesia dengan iklim dan cuaca yang mendukung.

    Tanaman Wasabi Tak Cuma di Jepang, Ternyata Juga Bisa Ditanam di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Tanaman wasabi tak cuma di Jepang, ternyata juga bisa ditanam di Indonesia. Bagi pecinta masakan Jepang, seperti sushi, pasti sudah tidak asing lagi dengan wasabi. Rasa pedasnya yang menyengat seperti cabai namun juga memberikan kesegaran seperti mint menjadikan wasabi memiliki citarasa yang unik. Biasanya, wasabi digunakan sebagai pendamping makanan Jepang, seperti sambal yang sering dicocol. […]

  • Pembangunan

    Penutupan Penas 2023, Kementan Ajak Petani Percepat Pembangunan Pertanian

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Padang,- Serangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVI di Kota Padang telah berlangsung selama 5 hari di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan ini diharapkan menjadi monumental komitmen pemerintah pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan mempercepat pembangunan pertanian menuju Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi […]

  • Mentan Minta Peternak Tidak Panik Terhadap PMK

    Mentan Minta Peternak Tidak Panik Terhadap PMK

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Lebih dari 2.000 hewan ternak di Provinsi Jawa Timur seperti Kabupaten Lamongan, Mojokerto, Gresik dan Sidoarjo dan Provinsi Aceh Kabupaten Aceh Tamiang saat ini tengah terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bahkan lebih dari 30 ekor diantaranya tidak terselamatkan. Laporan kasus penyakit menular sapi dengan tanda klinis awal penurunan nafsu makan, hipersalivasi, panting, […]

expand_less