Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Sidak ke Tanjung Balai Karimun, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: “Ini Pengkhianatan terhadap Petani”

Sidak ke Tanjung Balai Karimun, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: “Ini Pengkhianatan terhadap Petani”

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (19/1) — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, menyusul penangkapan ribuan ton beras ilegal yang diduga kuat diselundupkan tanpa prosedur karantina dan kepabeanan. Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Kita sudah swasembada, stok beras nasional lebih dari 3 juta ton. Tapi masih ada pihak-pihak yang memasukkan beras secara ilegal. Ini mengganggu petani kita, 115 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan hidup dari pertanian,” tegas Mentan Amran di hadapan jajaran Bea Cukai, Karantina, TNI-Polri, dan pemerintah daerah.

Berdasarkan hasil penindakan, aparat mengamankan total 1.000 ton beras ilegal, dengan 345 ton masih berada di gudang Bea Cukai. Beras tersebut diangkut menggunakan enam kapal dari FTZ Tanjung Pinang, wilayah yang secara faktual bukan daerah produsen beras, dengan tujuan ke sejumlah daerah sentra produksi seperti Palembang dan Riau. Menurut Mentan Amran, pola distribusi ini tidak masuk akal dan menguatkan dugaan penyelundupan.

“Bayangkan, beras dikirim dari daerah yang tidak punya sawah ke wilayah yang justru surplus. Ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti di pelaku lapangan,” ujarnya.

Selain beras, aparat juga mengamankan gula pasir, cabai kering, bawang merah, dan bawang putih yang seluruhnya tidak dilengkapi sertifikat karantina, tidak melalui tempat pengeluaran resmi, serta tidak dilaporkan kepada pejabat berwenang. Sebagian barang bukti dilelang sesuai ketentuan hukum, sementara komoditas berisiko tinggi dimusnahkan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Mentan Amran mengingatkan bahwa pelanggaran karantina bukan sekadar persoalan volume atau nilai ekonomi, tetapi menyangkut risiko masuknya penyakit dan hama yang dapat menghancurkan sektor pertanian dan peternakan nasional. Ia mencontohkan kasus masuknya penyakit mulut dan kuku (PMK) beberapa tahun lalu yang menyebabkan kerugian hingga Rp135 triliun akibat kematian jutaan ternak.

“Tidak peduli satu ton atau satu juta ton, kalau masuk tanpa prosedur karantina, dampaknya sama-sama berbahaya. Negara bisa rugi besar, petani dan peternak yang paling menderita,” tegasnya.

Mentan Amran memastikan penanganan kasus ini akan melibatkan Satgas Mabes, Polda, TNI, Kejaksaan, Bea Cukai, dan Karantina, sesuai arahan Presiden RI untuk menindak tegas pelaku kejahatan pangan. Ia menegaskan negara tidak akan kalah oleh segelintir oknum yang merusak kepercayaan dan mengganggu swasembada pangan yang telah dicapai.

“Kami akan jaga petani, jaga pangan, dan jaga negara. Tidak ada toleransi untuk praktik ilegal seperti ini,” pungkas Mentan Amran.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Merawat Keragaman Dalam Pancasila, Harus Dipahami Oleh Calon Pemimpin

      Merawat Keragaman Dalam Pancasila, Harus Dipahami Oleh Calon Pemimpin

      • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Memasuki Tahun Politik 2024 mendatang Indonesia akan kembali melaksanakan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala daerah, Di masa masa Ini kebijakan para calon pemimpin diuji, akankah mereka beradu konsep dan gagasan demi Indonesia yang lebih baik? Atau kembali memainkan kartu politik Identitas yang mengedepankan Suku, Agama, Ras dan Golongan sebagai Isu utama? Staff Khusus […]

    • Awal Hujan, Mentan Dorong Petani Sultra Percepat Masa Tanam dan Tidak Khawatir Pupuk

      Awal Hujan, Mentan Dorong Petani Sultra Percepat Masa Tanam dan Tidak Khawatir Pupuk

      • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      KONAWE – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong para petani di Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya Kabupaten Konawe untuk segera mempercepat masa tanam di bulan Januari 2024. Menurut Mentan, percepatan tanam harus dilakukan mengingat saat ini semua daerah di Sulawesi Tenggara sudah mulai turun hujan. “Ini yang kita kejar adalah jangan sampai terjadi kekurangan […]

    • Andi Amran

      Andi Amran Kembali Pimpin Mentan, Siapkan Gebrakan Baru

      • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi dilantik kembali oleh Presiden Prabowo Subianto dan langsung menegaskan program prioritas lima tahun ke depan. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Andi Amran mengungkapkan beberapa strategi, termasuk program cetak sawah baru dengan target satu juta hektare. “Kami menargetkan cetak sawah seluas satu juta hektare, […]

    • Peluang Karir Lulusan Sarjana Pertanian

      Sarjana Pertanian Merapat, Ini Prospek Kerja yang Menjanjikan dan Bisa Berpenghasilan 2 Digit

      • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Saat ini, banyak lulusan sarjana pertanian yang khawatir tentang prospek pekerjaan yang akan mereka dapatkan setelah lulus. Namun, bagi para lulusan sarjana pertanian, ada berbagai prospek kerja yang menjanjikan bahkan bisa memberikan penghasilan dua digit. Gelar Sarjana Pertanian (S.P.) diberikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S-1) di bidang pertanian. Meskipun banyak yang […]

    • Manfaat Tanaman Okra dan Cara Menanamnya

      Tanaman Okra, Manfaat dan Cara Menanamnya di Dalam Pot

      • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Tanaman okra (Abelmoschus Esculentus) atau yang dikenal juga sebagai lady finger. Okra merupakan tanaman yang masih satu keluarga dengan kembang sepatu dan juga kapas. Tanaman ini sudah banyak ditemukan di wilayah Afrika, Timur Tengah dan Asia termasuk di Indonesia. Okra ini termasuk sayuran yang kaya akan kandungan serat dan glutation. Tak hanya itu, biji okra […]

    • Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan

      Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan

      • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
      • account_circle Humas Polbangtan Gowa
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Gowa – Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan tanam perdana padi di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas lahan pertanian produktif. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa […]

    expand_less