Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tani Preneur » Rahasia Bunga Potong Tetap Segar! 6 Cara Ampuh Agar Tahan Hingga Dua Minggu

Rahasia Bunga Potong Tetap Segar! 6 Cara Ampuh Agar Tahan Hingga Dua Minggu

  • account_circle Admin AZ
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Bunga potong yang dibeli dari pasar maupun toko bunga sering dijadikan hiasan di ruang keluarga atau ruang makan. Biasanya bunga tersebut ditempatkan di dalam vas berisi air agar tetap segar. Namun, bunga potong umumnya hanya mampu bertahan sekitar tiga hingga delapan hari sebelum akhirnya layu.

Tanda bunga potong mulai rusak biasanya terlihat dari batang yang membusuk, daun yang mengering, hingga kelopak bunga yang mulai rontok. Meski begitu, dengan perawatan yang tepat, bunga potong sebenarnya bisa bertahan hingga hampir dua minggu.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar bunga potong tetap segar lebih lama.

1. Pangkas batang secara teratur

Ratmi (45), pemilik toko bunga Kemuning Florist di Pasar Bunga Rawa Belong, mengatakan bahwa memotong pangkal batang bunga secara rutin saat mengganti air dapat membantu bunga bertahan lebih lama.

“Potong sedikit saja batang bunga sekitar satu sampai dua sentimeter,” ujarnya.

Perangkai bunga profesional di Bank of Flowers, Arissa DeFrancesca, juga menekankan pentingnya merawat bunga layaknya merawat diri sendiri.

“Bunga membutuhkan air dan makanan seperti kita. Mereka menyukai siraman dan juga membutuhkan pemangkasan,” kata DeFrancesca seperti dikutip dari The Spruce.

Batang bunga sebaiknya dipotong secara miring agar permukaan penyerapan air lebih luas. Dengan cara ini, bunga dapat menyerap air lebih maksimal sehingga bertahan lebih lama.

2. Ganti air secara rutin

Cara berikutnya adalah mengganti air di dalam vas secara teratur. Ratmi menyarankan agar air diganti setiap dua hingga tiga hari sekali.

Ia juga menyarankan menggunakan vas transparan agar kondisi air mudah dipantau. Jika air terlihat keruh, sebaiknya segera diganti dengan air yang baru.

Menurut DeFrancesca, sebaiknya gunakan air yang lebih dingin saat mengganti air di dalam vas karena bunga potong tidak menyukai air panas. Selain itu, isi vas hanya hingga sekitar dua pertiga bagian.

3. Perlakukan setiap bunga secara khusus

Setiap jenis bunga memiliki masa hidup yang berbeda. DeFrancesca menjelaskan bahwa saat membeli bunga di toko, kita tidak selalu mengetahui kapan bunga tersebut dipetik.

Akibatnya, ada bunga yang hanya bertahan beberapa hari, sementara yang lain bisa bertahan lebih lama.

Jika ada satu atau dua bunga yang mulai layu, cukup buang bunga tersebut agar bunga lain di dalam vas tetap segar.

4. Letakkan di tempat sejuk

Sebagian besar toko bunga menyimpan bunga mereka di tempat yang sejuk agar tetap segar. Karena itu, sebaiknya bunga potong juga ditempatkan di area rumah yang memiliki suhu lebih dingin.

Ruangan ber-AC atau ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik menjadi tempat yang ideal. Hindari meletakkan bunga di bawah sinar matahari langsung atau dekat sumber panas seperti radiator dan alat pemanas.

5. Buang daun pada tangkai bunga

Daun pada bunga memang dapat membuat rangkaian terlihat lebih alami. Namun, jika daun berada pada bagian tangkai yang terendam air, sebaiknya segera dibuang.

Daun yang menyentuh air dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di dalam vas sehingga bunga lebih cepat membusuk.

6. Gunakan pupuk bunga

Penggunaan pupuk atau pengawet bunga juga dapat membantu memperpanjang umur bunga potong. Pupuk tersebut biasanya mengandung zat yang membantu menjaga kesegaran bunga.

Tambahkan sedikit pupuk bunga setiap kali mengganti air, namun hindari penggunaan secara berlebihan.

Ratmi menjelaskan bahwa bahan pengawet bunga dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri di dalam air sehingga bunga potong tetap segar lebih lama.

  • Penulis: Admin AZ
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara budidaya ikan sidat atau yang dikenal sebagai Unagi di Jepang. Dari pemilihan jenis kolam hingga tahap panen.

    Panduan Lengkap Budidaya Ikan Sidat yang Terkenal di Jepang untuk Pemula

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Budidaya ikan sidat atau yang dikenal sebagai Unagi di Jepang, tidak hanya menjadi kegiatan ekonomis yang menjanjikan, tetapi juga menawarkan peluang pasar yang luas. Dengan kemiripannya dengan belut dan kandungan nutrisinya yang melimpah, ikan sidat menjadi favorit di kalangan masyarakat Jepang. Cara budidaya ikan sidat cukup menarik, terutama mengingat popularitasnya dan peluang pasar yang terbuka […]

  • Cara Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

    Jangan Salah Pilih, Inilah Sampah Organik yang Bisa Dijadikan Pupuk Kompos

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos. Indonesia telah dikenal sebagai salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia, dengan produksi sampah mencapai angka yang signifikan. Dalam laporan Bank Dunia, Indonesia menghasilkan sekitar 65,2 juta ton sampah pada tahun 2020. Namun, langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan telah diambil, termasuk praktik daur ulang […]

  • Pertanian Organik sebagai Solusi Alternatif Mahalnya Harga Pupuk

    Pertanian Organik sebagai Solusi Alternatif Mahalnya Harga Pupuk

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Pertanian organik ini dipilih sebagai solusi pertanian berkelanjutan dan juga sebagai alternatif ditengah mahalnya harga pupuk kimia. Pada penerapan pertanian organik ini ada sebuah larangan penggunaan input sintesis, mulai dari pupuk dan pestisida sintetis, obat-obatan hewan, benih, dan breed yang dimodifikasi secara genetik, pengawet, aditif dan juga iradiasi Pada saat ini, diketahui harga pupuk sintetis […]

  • Gejala virus kuning pada tanaman dapat bervariasi. Namun, gejala umum yang dapat dikenali adalah daun tanaman yang menguning dan keriting.

    Virus Kuning, Inilah Fakta Penyakit Tanaman yang Perlu Diketahui Petani!

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Virus kuning atau yang lebih dikenal sebagai virus bule karena menyebabkan daun tanaman berubah warna menjadi kuning, merupakan momok menakutkan bagi para petani. Penyakit virus kuning ini diketahui dapat menyerang berbagai jenis tanaman budidaya. Mulai dari tanaman cabai, kacang panjang, terong, tomat, timun, dan banyak lagi. Untuk memahami lebih lanjut tentang virus kuning, berikut adalah […]

  • Percetakan Modern di Bekasi: Cetak Semua Kebutuhan Hingga Stempel Online Bersama Estu Grafika

    Percetakan Modern di Bekasi: Cetak Semua Kebutuhan Hingga Stempel Online Bersama Estu Grafika

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Di tengah pesatnya perkembangan dunia bisnis dan administrasi, kebutuhan akan layanan percetakan semakin kompleks dan tak bisa dianggap remeh. Mulai dari cetak dokumen penting, promosi usaha, hingga kebutuhan administrasi perusahaan seperti stempel resmi, semuanya harus dilakukan secara profesional dan akurat. Untungnya, warga Bekasi dan sekitarnya kini memiliki solusi percetakan yang lengkap dan terpercaya […]

  • Peluang Karir Lulusan Sarjana Pertanian

    Sarjana Pertanian Merapat, Ini Prospek Kerja yang Menjanjikan dan Bisa Berpenghasilan 2 Digit

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Saat ini, banyak lulusan sarjana pertanian yang khawatir tentang prospek pekerjaan yang akan mereka dapatkan setelah lulus. Namun, bagi para lulusan sarjana pertanian, ada berbagai prospek kerja yang menjanjikan bahkan bisa memberikan penghasilan dua digit. Gelar Sarjana Pertanian (S.P.) diberikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S-1) di bidang pertanian. Meskipun banyak yang […]

expand_less