Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » peristiwa » Pesan Persatuan Mentan Amran pada 3.000 Warga KKSS Saat Bukber di Kediamannya

Pesan Persatuan Mentan Amran pada 3.000 Warga KKSS Saat Bukber di Kediamannya

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan pesan persatuan, kejujuran, dan kerja keras kepada tiga ribu warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) saat menghadiri acara buka puasa bersama di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Mentan Amran mengatakan, kebersamaan dalam momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Karena itu, setiap orang harus menjaga integritas antara ucapan dan perbuatan serta memperbanyak amal kebaikan kepada sesama.

“Jujur, dan adil dalam bertindak. Karena kita diteropong oleh Allah. Ini hanya panggung sandiwara. 70–80 tahun kita pergi. Yang mengantar kita adalah amal kebaikan kita pada manusia. Nah Bapak Ibu, kita semua sama,” ujar Mentan Amran.

Ia menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha memperlakukan semua orang secara setara tanpa memandang jabatan maupun kekayaan. Menurutnya, setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Tuhan.

Acara Buka Puasa Bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Saya tidak mau membedakan karena dia punya jabatan dan harta. Siapapun. Kami pulang kampung, ketemu tukang beca, petani kecil, sama dengan saya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menegaskan komitmennya untuk selalu berpihak kepada rakyat kecil, termasuk dalam menjalankan amanah di sektor pertanian. Ia mencontohkan pengalamannya ketika menemukan petani yang masih bekerja dengan peralatan sederhana dan memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Hati-hati. Suara rakyat, suara Tuhan. Kami pernah kunjungan. Ditemukan ibu-ibu mencangkul, pakai kayu. Kami panggil pemerintah dan bupati, mana peralatan yang dikirim. Saya bilang, kalau tidak dikeluarkan, kami hentikan bantuan satu provinsi dan kepala dinasnya dicopot hari itu juga,” ungkapnya.

Menurut Mentan Amran, keberpihakan kepada rakyat kecil adalah tanggung jawab moral yang tidak bisa ditawar. Ia menegaskan bahwa siapapun yang menzalimi rakyat harus berhadapan dengan hukum.

“Yang katanya saya menzolimi. Bukan aku zolimi. Aku yang kirim ke penjara. Karena dia menzolimi rakyat kecil. Jadi kami tidak ada kompromi. Saya selalu ingat bahwa kita akan dimintai pertanggungjawaban. Jika bantuan pemerintah tidak sampai kepada rakyat, itu tanggung jawab kita di dunia dan akhirat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga berpesan kepada seluruh keluarga besar KKSS untuk menjaga keluarga, mendidik anak dengan baik, dan memastikan rezeki yang diberikan kepada keluarga berasal dari sumber yang halal.

“Jaga keluarga, jaga anak dengan baik. Beri makanan halal. Hati-hati anak-anak kalau tidak kita jaga dengan baik,” pesannya.

Sebagai organisasi yang menaungi masyarakat Sulawesi Selatan di berbagai daerah, Mentan Amran menilai KKSS memiliki kekuatan besar jika seluruh anggotanya menjaga persatuan dan saling menguatkan.

“Kalau KKSS ini menyatu, jumlahnya sekitar 16 juta orang di seluruh Indonesia. Kalau masing-masing bisa mempengaruhi sepuluh orang saja, itu sudah 160 juta orang. Itu bisa memberi pengaruh besar bagi bangsa ini dan bahkan merubah kebijakan Republik Indonesia,” ucapnya.

Ia kemudian membagikan perjalanan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana di desa. Nilai utama yang diwariskan oleh orang tuanya, kata Mentan Amran, adalah kejujuran dan larangan mengambil hak orang lain.

“Kami dari desa yang paling miskin. Hanya pesan orang tua, jangan pernah makan haknya orang lain. Itu saja warisan yang diberikan,” ujarnya.

Mentan Amran juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir dan kerja keras untuk mengubah nasib. Ia mengutip pesan dalam Al-Qur’an bahwa perubahan hanya bisa terjadi jika seseorang berusaha mengubah dirinya sendiri.

“Berubah cara berpikirnya, berubah tindakanmu, persisten. Kamu akan berubah kehidupanmu. Dalam Al-Qur’an juga demikian, Surah Ar-Ra’d ayat 11, tidak akan berubah nasib suatu kaum kalau bukan dia sendiri yang berubah,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahaya kesombongan. Menurutnya, merasa paling hebat atau paling kaya justru menjadi awal kehancuran seseorang.

“Kalau ada orang selalu menganggap dirinya hebat, itulah awal dari kehancuran. Kalau ada orang menganggap dirinya kaya, itu juga awal kehancuran. Biarlah Allah yang angkat derajatmu,” ujarnya.

Dalam pesannya kepada warga KKSS, Amran mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, dan saling mendukung satu sama lain.

“Kita ini semua bersaudara. Kita tidak usah mencari perbedaan. Kita lihat sisi positifnya. Orang sukses tidak bisa berdiri sendiri. Kalau tetangga saja tidak rukun, jangan mimpi membuat perubahan,” tuturnya.

Mentan Amran mengajak seluruh hadirin untuk terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam pekerjaan apapun yang dijalani.

“Apapun pekerjaan kita, lakukan yang terbaik. Mau jual cendol, juallah cendol terbaik. Mau jual baju, jual yang terbaik. Jangan pernah ada niat menipu. Karena menipu hamba Allah sama dengan menipu Tuhan, dan itu tidak akan berkah,” pungkasnya.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Bone

    Dukung Swasembada Pangan, Petani Bone Sepakat Tanam Tiga Kali Setahun

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Pemerintah Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, menggelar Rembug Tani atau dalam Bahasa bugis disebut Tudang Sipulung pada Rabu, 28 Mei 2025. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Balai Desa Welado ini, seluruh pemangku kepentingan hadir dan menyepakati kebijakan penting dalam sektor pertanian, yaitu penerapan pola tanam tiga kali dalam setahun. Pertemuan strategis ini […]

  • Dengan memanfaatkan epigenetika, dapat mengurangi penggunaan pestisida dan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.

    Epigenetika, Mengungkap Rahasia Masa Depan Kesehatan dan Pertanian!

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Epigenetika adalah sebuah cabang ilmu yang menarik perhatian para ilmuwan di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. Bidang penelitian ini mempelajari perubahan-perubahan dalam ekspresi gen yang tidak melibatkan perubahan dalam sekuens DNA. Faktor lingkungan seperti makanan, polusi, stres, serta usia dan perbedaan jenis kelamin, dapat menjadi pemicu perubahan epigenetik ini. Yang menarik, perubahan epigenetik ini […]

  • Tim Ekspedisi dari Cagar Alam Bukit Sapat Hawung di Kabupaten Murung Raya, menemukan spesies anggrek jenis baru dari genus Bulbophyllum.

    Tim Ekspedisi Temukan Spesies Anggrek Baru di Bukit Sapat Hawung, Kalimantan Tengah

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Tim Ekspedisi dari Cagar Alam Bukit Sapat Hawung di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan spesies anggrek jenis baru dari genus Bulbophyllum. Spesies ini dinamai Bulbophyllum sapathawungense, yang menjadi tambahan penting bagi kekayaan hayati Indonesia, terutama di wilayah yang dikenal memiliki salah satu keanekaragaman hayati tertinggi di negara ini. Spesies baru ini […]

  • Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

    Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Menentukan berapa banyak dan seberapa sering menyiram tanaman dalam ruangan saat musim hujan atau cuaca dingin memang bisa menjadi tantangan tersendiri. Pada periode ini, tanaman hias umumnya tumbuh lebih lambat sehingga membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan musim panas. Namun di sisi lain, kondisi udara di dalam ruangan sering kali menjadi lebih kering akibat […]

  • BPP

    Kementan Tingkatkan Peran dan Fungsi BPP melalui DAK Fisik

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) merupakan institusi pertanian terdepan di kecamatan. Dalam pelaksanaannya, peran dan fungsi setiap BPP dibagi ke dalam wilayah-wilayah kerja penyuluh pertanian untuk menjaga ketersediaan pangan. Pangan merupakan kebutuhan dasar utama untuk manusia, harus di jamin ketersediannya agar tercukupi baik jumlah, mutu dan kualitasnya. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) […]

  • 5 Tanaman Hias yang Dipercaya Bisa Mendatangkan Rejeki Pemiliknya

    5 Tanaman Hias yang Dipercaya Bisa Mendatangkan Rejeki Pemiliknya

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman hias banyak dimiliki orang, karena memiliki berbagai kepercayaan salah satunya mampu mendatangkan rejeki. Sehingga banyak orang-orang memiliki tanaman hias Berikut 5 tanaman hias yang dipercaya bisa mendatangkan rejeki 1. Bambu Hoki (Dracaena sanderiana) Tanaman bambu hoki, atau lucky bamboo, dipercaya membawa keberuntungan dan rejeki bagi pemiliknya. Tanaman ini mudah ditanam dan dapat dikembangbiakkan dengan […]

expand_less