Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Mengenal Apa Itu Simluhtan Pertanian, Cek Di Sini

Mengenal Apa Itu Simluhtan Pertanian, Cek Di Sini

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Simluhtan Pertanian adalah singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian.

Pada era Internet yang semakin berkembang hingga saat ini, lembaga-lembaga juga mulai mengubah proses pekerjaan dengan mudah. Salah satunya seperti menggunakan Aplikasi tertentu untuk memudahkan menginput dan menerima data.

Simluhtan Pertanian ini adalah sebuah aplikasi yang berisikan data kelembagaan penyuluhan pertanian, data ketenagaan penyuluhan serta data kelembagaan petani.

Aplikasi Simluhtan ini merupakan basis data petani dengan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Hingga saat ini aplikasi Simluhtan ini telah terintegrasi dengan aplikasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atau e-RDKK.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa integrasi data yang melibatkan Kementan dan Kemendagri ini merupakan bagian dari Strategis Nasional Komisi Pemberantasan Korupsi (Stranas KPK) yang dapat mendukung dan mendorong terbentuknya Satu Data Pertanian Indonesia.

Jadi, Simluhtan Pertanian ini merupakan sistem informasi yang berbasis web dan dikembangkan untuk menyajikan database berupa :

  1. Data maupun informasi Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Pemerintah (Provinsi, Kabupaten, dan Kecamatan).
  2. Data maupun informasi Ketenagaan Penyuluhan Pertanian (Penyuluh PNS, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, Penyuluh Swadaya).
  3. Data maupun informasi kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani (KEP) (Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani, Kelembagaan Ekonomi Petani).

Seluruh data yang ada tersebut dapat dikelola dengan perangkat lunak ini, sehingga laporan, rekapitulasi maupun distribusi menurut Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) baik di Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan dapat dimonitor dengan baik perkembangannya.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Fungsi Waduk bagi Pertanian: Sumber Air Irigasi, Pengendali Banjir, hingga Pendorong Swasembada Pangan

      Fungsi Waduk bagi Pertanian: Sumber Air Irigasi, Pengendali Banjir, hingga Pendorong Swasembada Pangan

      • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Waduk bukan sekadar tampungan air ia adalah “jantung” yang menjaga denyut sektor pertanian tetap stabil. Di tengah perubahan iklim, musim yang tak menentu, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, keberadaan waduk menjadi semakin vital. Bagi petani, air adalah segalanya. Tanpa pasokan air yang cukup dan teratur, produktivitas lahan bisa menurun drastis. Di sinilah […]

    • Bunga Tetap Segar Selama Libur Lebaran? Begini Caranya!

      Bunga Tetap Segar Selama Libur Lebaran? Begini Caranya!

      • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
      • account_circle Admin AZ
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Bagi sebagian orang, bunga hias di rumah menjadi elemen penting untuk menghadirkan suasana segar dan indah, terutama menjelang Lebaran. Namun, saat mudik Lebaran, rumah akan kosong berhari-hari, sehingga bunga rentan layu atau mati karena kurang perawatan. Berikut beberapa tips agar bunga tetap segar meski ditinggal mudik: 1. Pilih Bunga yang Tahan Lama Beberapa […]

    • 5 Jenis Kayu Bernilai Tinggi yang Wajib Dibudidaya untuk Bisnis Furnitur Rumah

      5 Jenis Kayu Bernilai Tinggi yang Wajib Dibudidaya untuk Bisnis Furnitur Rumah

      • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Dalam industri furnitur, pemilihan jenis kayu sangat menentukan kualitas, keindahan, dan ketahanan produk. Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian utama memilih kayu yang bisa dibudidayakan secara efisien membantu menjaga kelestarian hutan. Berikut adalah lima jenis kayu yang sangat baik untuk dibudidayakan dan ideal digunakan dalam pembuatan furnitur rumah: 1. Jati (Tectona grandis) […]

    • Mentan

      Mentan: Terima Kasih Kepada Petani Dan Seluruh Stakeholders Atas Capaian Spektakuler 4 Juta Ton Cadangan Beras

      • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Jakarta – Pemerintah mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak Perum Bulog berdiri pada 1969, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menembus angka fantastis 4 juta ton. Berdasarkan laporan real-time per Kamis, 29 Mei 2025 pukul 21.41 WIB, serapan setara beras oleh Bulog telah mencapai 2.407.257 ton, dan total stok […]

    • 5 Tanaman Hias Memiliki Racun yang Biasa Ditanam di Rumah: Waspada dan Amankan!

      5 Tanaman Hias Memiliki Racun yang Biasa Ditanam di Rumah: Waspada dan Amankan!

      • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman hias dapat menambah kesegaran dan keindahan rumah, namun perlu diingat bahwa beberapa jenis tanaman memiliki kandungan racun yang berbahaya. Keindahannya bisa terbalik menjadi bahaya, terutama jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan yang suka menggigit atau bermain dengan tanaman. Berikut 5 tanaman hias beracun yang biasa ditanam di rumah: 1. Dieffenbachia (Dumb Cane) […]

    • Pembangunan

      Penutupan Penas 2023, Kementan Ajak Petani Percepat Pembangunan Pertanian

      • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      Padang,- Serangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVI di Kota Padang telah berlangsung selama 5 hari di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan ini diharapkan menjadi monumental komitmen pemerintah pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan mempercepat pembangunan pertanian menuju Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi […]

    expand_less