Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » APTRI Desak Pabrik Gula Rafinasi Bangun Kebun Tebu demi Swasembada

APTRI Desak Pabrik Gula Rafinasi Bangun Kebun Tebu demi Swasembada

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), HM Arum Sabil, secara resmi mendorong pemerintah untuk segera mewajibkan seluruh pabrik gula rafinasi di Indonesia agar membangun kebun tebu sendiri. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pers yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 29 hingga 30 Juli 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor industri gula dalam negeri.

Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memperkuat pasokan bahan baku tebu secara mandiri sekaligus menjadi fondasi utama dalam mempercepat pencapaian swasembada gula nasional yang berdaya saing. Dengan mengintegrasikan pabrik gula rafinasi ke dalam mata rantai pergulaan nasional melalui perluasan kemitraan dan peningkatan produktivitas, diharapkan ekosistem industri gula Indonesia akan menjadi lebih kokoh, berdaulat, dan mampu memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani tebu di seluruh pelosok tanah air.

Ringkasan cepat

  • APTRI mendesak pemerintah untuk mewajibkan pabrik gula rafinasi memiliki lahan perkebunan tebu sendiri guna menjamin ketersediaan bahan baku domestik.
  • Integrasi antara pabrik gula kristal putih dan pabrik gula rafinasi dipandang sebagai kunci utama dalam menciptakan ekosistem pergulaan yang saling menguatkan.
  • Upaya ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mencapai kedaulatan pangan dan mempercepat target swasembada gula nasional yang berkelanjutan.

Sinergi Industri untuk Kedaulatan Pangan

Arum Sabil menegaskan bahwa pabrik gula rafinasi harus menjadi bagian utuh dari mata rantai pergulaan nasional dengan ikut serta dalam budidaya tanaman tebu. Keterlibatan aktif ini diharapkan dapat memperluas kemitraan bersama petani sekaligus meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan.

Menurutnya, penguatan sektor pergulaan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pelaku industri tanpa terkecuali. Kewajiban membangun kebun tebu sendiri akan memastikan bahwa pasokan bahan baku di dalam negeri tetap terjaga dengan baik.

Pabrik Gula Kristal Putih dan Pabrik Gula Rafinasi merupakan dua pilar penting yang harus saling melengkapi dalam membangun industri gula nasional. Keduanya tidak seharusnya saling berhadapan, melainkan harus bersinergi dalam satu ekosistem yang terpadu.

Saat ini, Indonesia tercatat memiliki 62 Pabrik Gula Kristal Putih yang beroperasi dengan total kapasitas terpasang mencapai 315.000 TCD. Sementara itu, terdapat 11 Pabrik Gula Rafinasi dengan kapasitas produksi yang mencapai 5 juta ton per tahun.

Seluruh pelaku usaha industri gula dan pertanian tebu di negeri ini harus memiliki semangat yang sama untuk saling menguatkan. Hanya dengan langkah yang seirama, Indonesia akan mampu mewujudkan cita-cita swasembada gula yang berdaya saing tinggi.

Tren Positif dan Masa Depan Industri Gula

Kinerja sektor pergulaan nasional saat ini menunjukkan tren yang semakin positif dan menggembirakan bagi para pemangku kepentingan. Pada tahun 2026, luas areal tebu nasional tercatat mengalami peningkatan dari 563 ribu hektare menjadi 576.537,70 hektare.

Peningkatan juga terjadi pada aspek produktivitas lahan yang naik dari 69,35 ton per hektare menjadi 70,87 ton per hektare. Selain itu, angka rendemen juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dari 6,83 persen menjadi 7,45 persen.

Swasembada gula bukan sekadar tentang mengejar angka produksi yang tinggi semata. Hal ini lebih kepada upaya membangun kedaulatan pangan yang mampu menumbuhkan harapan baru bagi para petani tebu.

Dengan adanya kebijakan yang mewajibkan pabrik gula rafinasi untuk menanam tebu, masa depan industri gula nasional diharapkan menjadi lebih kokoh. Hal ini akan menciptakan iklim usaha yang lebih adil bagi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok gula.

Pemerintah diharapkan dapat segera merespons usulan ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar target swasembada dapat tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Keberhasilan dalam mengintegrasikan pabrik gula rafinasi ke dalam ekosistem tebu rakyat akan menjadi tonggak sejarah baru bagi pertanian Indonesia. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa kemandirian pangan adalah prioritas utama yang harus diperjuangkan bersama oleh pemerintah, pengusaha, dan petani.

Arum Sabil menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi di antara seluruh pelaku industri gula. Dengan komitmen yang kuat, Indonesia diyakini mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan gula nasional tanpa harus bergantung pada pasokan luar negeri secara berlebihan.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • 10 daftar Hewan penyerbuk yang membantu penyerbukan dan mempunyai peranan penting dalam reproduksi tanaman berbunga.

      10 Hewan Penyerbuk yang Luar Biasa: Menjaga Reproduksi Tanaman Berbunga

      • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Hewan penyerbuk yang luar biasa, bisa menjaga feproduksi tanaman berbunga. Apakah hewan bisa membantu dalam penyerbukan? Ketika kita berpikir tentang penyerbukan tanaman berbunga, biasanya yang terlintas di pikiran adalah lebah madu. Memang benar, lebah adalah salah satu hewan penyerbuk paling terkenal dan berkontribusi secara signifikan dalam reproduksi tanaman. Namun, lebah tidaklah sendirian dalam peran mereka […]

    • tanaman mentimun

      Mengapa Mentimun Bisa Terasa Pahit? Penyebab dan Cara Mencegahnya

      • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Mentimun dikenal sebagai tanaman yang produktif karena mampu tumbuh cepat dan sering berbuah. Meskipun secara teknis termasuk dalam jenis tanaman buah, mentimun lebih sering dimanfaatkan sebagai sayuran dalam lalapan, salad, atau hidangan lainnya. Selain memberikan sensasi segar karena kandungan airnya yang tinggi, mentimun juga memiliki rasa yang cenderung manis. Namun, dalam beberapa kasus, […]

    • Berkebun

      Niat Berkebun? Hindari Dulu 5 Sayuran Ini Kalau Tak Mau Frustrasi!

      • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Menanam sayuran di rumah memang punya banyak keuntungan. Selain bisa dipanen kapan saja, hasilnya pun cenderung lebih sehat karena kamu tahu betul apa yang digunakan selama proses tanam. Kabar baiknya, kamu tak perlu lahan luas untuk berkebun. Banyak jenis sayuran yang bisa tumbuh subur dalam pot atau wadah kecil, bahkan di dalam ruangan. […]

    • Pekarangan Rumah Bisa Jadi Kebun, Ini 8 Sayuran yang Cepat Panen

      Pekarangan Rumah Bisa Jadi Kebun, Ini 8 Sayuran yang Cepat Panen

      • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Area di sekitar rumah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menanam berbagai jenis sayuran. Selain mempercantik tampilan pekarangan, menanam sayuran sendiri juga memberikan banyak manfaat, mulai dari menghemat pengeluaran hingga menjaga kesehatan. Dengan menanam sayuran di rumah, kebutuhan belanja dapur dapat ditekan karena sayuran bisa dipetik langsung saat dibutuhkan. Selain itu, aktivitas berkebun juga […]

    • WAPRES KH Ma’aruf Amin: Indonesia Siap Hadapi Krisis Pangan Global

      WAPRES KH Ma’aruf Amin: Indonesia Siap Hadapi Krisis Pangan Global

      • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Jakarta – Wakil Presiden (Wapres RI) KH Ma’ruf Amin menegaskan Indonesia merupakan salah satu negara yang siap menghadapi krisis pangan global. Hal tersebut disampaikan KH. Ma’aruf Amin saat menghadiri peresmian Agroeduwisata Guler Farm Nature yang berlokasi di Desa Kanda Wati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten. Hal ini merupakan kerja keras seluruh elemen masyarakat, khususnya […]

    • Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

      Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

      • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebanyak 25 alumni institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi bekerja di Jepang melalui program Specified Skilled Worker (SSW) pada sektor pertanian modern. Keberhasilan tersebut ditandai dengan keberangkatan kelompok terakhir alumni pada 14 Juni 2026. Dua alumni […]

    expand_less