Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » TEP Unhas Latih Petani Pala Fakfak Gunakan Platform Digital Agromaritim

TEP Unhas Latih Petani Pala Fakfak Gunakan Platform Digital Agromaritim

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 20 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan transformasi digital bagi 40 petani pala di Kampung Weri Saharey, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 21-23 Agustus 2026, dengan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan produksi dan pemasaran komoditas pala.

Dalam kegiatan tersebut, petani diperkenalkan dengan platform Agromaritim-Hub yang memungkinkan pencatatan produksi, mutu, dan stok secara digital. Platform ini diharapkan dapat membantu memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan akses informasi pasar yang lebih transparan.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami karena membantu mencarikan pemasaran komoditi pala kami ke pedagang besar eksportir-importir di kampung kami. Kami tidak bergantung lagi dengan pedagang lokal, di mana harga pala kami dibeli rendah,” ujar Marten.

Fakfak merupakan salah satu wilayah penghasil pala yang memiliki nilai ekonomi dan sejarah penting. Namun, petani selama ini menghadapi kendala berupa panjangnya rantai distribusi serta terbatasnya akses terhadap informasi harga dan permintaan pasar.

Melalui Agromaritim-Hub, petani dilatih mencatat hasil produksi dan spesifikasi mutu pala melalui aplikasi berbasis Android. Data tersebut kemudian dapat ditampilkan dalam dasbor digital sehingga calon pembeli dapat mengetahui ketersediaan dan kualitas komoditas.

Pelatihan juga diarahkan untuk membentuk Kader Digital Farming (DigiFarm) yang diharapkan dapat membantu keberlanjutan penerapan teknologi di tingkat petani.

Ketua TEP 20 Unhas, Muhammad Junaid Ph.D., mengatakan program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat. Tim berupaya mendorong adopsi teknologi tepat guna agar petani dapat meningkatkan efisiensi usaha dan memperluas akses pasar.

Sebanyak 40 petani dari Kampung Weri dan Saharey mengikuti pelatihan tersebut. Sekitar 25 persen peserta merupakan perempuan yang telah memiliki akses terhadap telepon seluler.

Tim TEP Unhas berharap digitalisasi tersebut dapat meningkatkan transparansi rantai pasok sekaligus memperkuat posisi tawar petani pala. Dengan data produksi dan stok yang lebih terukur, petani diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada informasi dari pedagang perantara.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis masyarakat. Keberlanjutan penggunaan teknologi akan terus dipantau agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

TEP Unhas berharap model tersebut dapat dikembangkan di wilayah lain di Fakfak. Digitalisasi diharapkan tidak hanya menjadi alat pencatatan, tetapi juga membuka akses petani pala terhadap pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal Papua Barat.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Limbah Pertanian Disulap Jadi Aset: Inovasi Hijau dari Mahasiswa Polbangtan Kementan

    Limbah Pertanian Disulap Jadi Aset: Inovasi Hijau dari Mahasiswa Polbangtan Kementan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com, GOWA – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sukses menggelar Program Kerja Desa Binaan yang berfokus pada solusi ramah lingkungan untuk limbah pertanian dan peternakan Minggu (30/11/25). Bertempat di Desa Erelembang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, program dua hari (29–30 November) ini memberdayakan sekitar 50 petani dan peternak lokal untuk […]

  • Tanaman nilam

    6 Hama Utama yang Mengancam Tanaman Nilam dan Cara Efektif Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Tanaman nilam (Pogostemon cablin) merupakan tanaman penting dalam industri minyak atsiri, khususnya minyak nilam. Namun, dalam proses budidayanya, tanaman ini rentan diserang oleh berbagai jenis hama yang dapat mengurangi kualitas dan kuantitas minyak yang dihasilkan. Beberapa hama menyerang bagian daun, batang, hingga akar tanaman, sehingga penting untuk mengenal jenis hama dan cara mengendalikannya […]

  • Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

    Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Udang Windu, atau juga dikenal sebagai udang besar (Macrobrachium rosenbergii), adalah spesies udang air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak digemari sebagai bahan makanan. Budidaya udang windu telah menjadi industri yang sukses dan menguntungkan di banyak negara, termasuk Indonesia. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dalam budidaya udang ini. 1. Persiapan […]

  • genta

    Kementan Optimalkan Program Genta Organik

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) beserta jajarannya terus memasifkan Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal, karena pupuk merupakan komponen utama dalam budidaya pertanian. Kebiasaan petani yang tergantung pada pemakaian pupuk kimia menimbulkan berbagai dampak penurunan kualitas dan sifat-sifat tanah. Selain kebijakan alokasi subsidi pupuk yang mengalami penurunan dirasakan petani […]

  • Mentan Amran Lapor ke Presiden: Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani

    Mentan Amran Lapor ke Presiden: Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali meski dunia dihadapkan pada ancaman perubahan iklim ekstrem. Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026), Presiden Prabowo juga menginstruksikan percepatan hilirisasi pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, […]

  • Tanaman yang Tidak Disukai Ular

    Tanaman Anti Ular? Temukan Tanaman-tanaman yang Tidak Disukai Ular!

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman yang tidak disukai ular. Ular adalah hewan yang seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi manusia. Kebanyakan orang cenderung menghindari daerah-daerah yang dianggap sebagai habitat alami ular, termasuk area-area di sekitar pepohonan atau semak belukar. Namun, ada beberapa jenis tanaman yang ternyata tidak disukai oleh ular, dan mungkin bisa membantu kita untuk menjaga lingkungan sekitar […]

expand_less