Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Pra Penas 2022 Jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pertanian Nasional

Pra Penas 2022 Jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pertanian Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Maros – Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam memantapkan penguatan komoditi lokal untuk kemandirian pangan. Melalui kemandirian pangan diharapkan kesejahteraan petani meningkat.

Salah satu kegiatan guna memotivasi dan menggairahkan petani-nelayan, petani hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan adalah PRA-PENAS.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan “PRA-PENAS merupakan ajang pertemuan antara petani nelayan. Selain itu, PRA PENAS juga sebagai wadah belajar mengajar, tukar menukar informasi dan berbagi pengalaman serta pengembangan kemitraan kata Mentan Syahrul

“Melalui PRA-PENAS diharapkan dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan, ujar Mentan Syahrul.

Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nuryamsi mengatakan kegiatan PRA-PENAS dilaksanakan sebelum PENAS XVI untuk mempersiapkan dan merancang kegiatan-kegiatan PENAS XVI di Sumatera Barat.

Guna menindaklanjutinya, Kementan bersama dengan Kelompok KTNA Nasional melakukan Rapat Koordinasi dengan Pemda Prov. Sulsel dan Kab. Maros, Rabu (8/6/2022) di Ruang Rapat Toraja Ballroom, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Sekda Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani Pemda Provinsi Sulawesi Selatan siap mendukung dan mensukseskan Pra Penas tahun 2022. Abdul Hayat Gani menambahkan, agar Kegiatan Pra Penas Tahun 2022 di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan dapat memberikan efek positif dan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi pertanian di Kabupaten Maros khususnya dan di provinsi Sulawesi Selatan umumnya.

Sementara, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyampaikan terima kasih kepada Sekda Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah menyiapkan waktu dan tempat untuk pelaksanaan. Bustanul berharapa pada Rapat koordinasi ini, Panitia Pusat, Panitia daerah dan KTNA dalam rapat koordinasi ini masing-masing bidang menindak lanjuti hasil rapat koordinasi bidang pada 20 Mei 2022 lalu, bahwa setiap bidang harus sudah melakukan check list kesiapannya masing-masing. Mana yang belum dan mana sudah dilaksanakan, ujarnya.

Dilanjutkan dengan paparan kesiapan Pra Penas 2022 oleh Wakil Sekjen Kelompok KTNA Nasional Zulharman menyampaikan progres kehadiran peserta yang sudah konfirmasi ke panitia penyelengara pusat sampai dengan 4 Juni 2022 sebanyak 4.503 peserta dari 33 Provinsi.

Zulharman optimis peserta Pra Penas 2022 akan lebih dari target 5.000 peserta mengingat selain peserta utama dalam kegiatan Pekan Petani Nelayan berskala nasional ada juga peserta swadaya atau peninjau yang jumlahnya tidak bisa diprediksi. Selanjutnya beliau berharap agar setiap LO dari panitia pelaksana daerah provinsi dan kabupaten untuk berkoordinasi dengan ketua kontingen masing-masing provinsi mengenai teknis waktu keberangkatan dan penjemputan peserta, selain itu beliau bersama Ketua Kelompok KTNA Nasional akan meninjau langsung lokasi homestay di Kabupaten Maros.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Asis Ahmad bahwa pantiia pelaksana kabupaten sudah melakukan rapat masing-masing bidang untuk mensukseskan Pra Penas tahun 2022.

Asis menambahkan, guna mensukseskan PRA-PENAS Pemerintah Kabupaten Maros juga akan menyiapkan gedung-gedung pertemuan milik Pemda dan sarana prasarana sebagai lokasi pertemuan untuk Rembug Utama, Temu Wicara, Temu Profesi, homestay peserta, pengaturan lalulintas, kebersihan lokasi acara dan keamanan di lokasi acara.

Beliau mengingatkan kembali untuk mendukung kampanye Go Green yang digalakkan oleh Pemkab Maros di tahun 2022 ini. Dimana peserta menggunakan tumbler untuk minum dan Pemkab Maros akan menyediakan depot-depot pengisian ulang air minum, pungkasnya. (DH/NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APLIKASIKAN PERTANAMAN CSA, KABUPATEN BANJARNEGARA MAMPU CAPAI IP 300

    APLIKASIKAN PERTANAMAN CSA, KABUPATEN BANJARNEGARA MAMPU CAPAI IP 300

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    JAKARTA — Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation (SIMURP) merupakan kegiatan modernisasi dan rehabilitasi jaringan irigasi yang mendesak dan penting yang pelaksanaannya dilakukan lintas Kementerian. Kegiatan ini difokuskan pada upaya strategis pemerintah untuk mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim global yang saat semakin terasa untuk membangun pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) yang tersebar […]

  • Tanaman yang Cocok Ditanam di Daerah Pegunungan dan Dataran Rendah

    Tanaman Sayur yang Cocok dan Berkembang Pesat di Lingkungan Teduh

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman sayur di tempat teduh. Berpikir bahwa hanya area kebun dengan sinar matahari yang melimpah yang bisa menumbuhkan tanaman sayur adalah pandangan umum yang sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Christopher O’Donoghue dari Gardens Revived mengajukan pandangan berbeda. Dia menjelaskan bahwa meskipun cahaya matahari memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman sayur, tidak semua tanaman memerlukan paparan sinar […]

  • Urban Farming

    Pengertian Urban Farming, Jadi Inovasi Pertanian di Perkotaan yang Bermanfaat untuk Kesehatan dan Keberlanjutan

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 6Komentar

    Apa itu pengertian urban farming? Urban farming sebuah konsep yang menjadi solusi kreatif dalam menghadapi semakin menyusutnya ruang terbuka di perkotaan. Konsep ini telah muncul sebagai alternatif pertanian di tengah keterbatasan lahan akibat maraknya pembangunan. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah pengertian dan manfaat dari urban farming menjadi sorotan utama, khususnya bagi masyarakat modern saat ini. […]

  • Dampak Perubahan Iklim Terhadap Pertanian dan Upaya Penanganannya

    Dampak Perubahan Iklim Terhadap Pertanian dan Upaya Penanganannya

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

      Dampak Perubahan iklim merupakan tantangan utama yang dihadapi oleh sektor pertanian di seluruh dunia. Artikel ini akan membahas dampak perubahan iklim terhadap pertanian dan upaya penanganannya. Dengan memahami dampaknya dan mengimplementasikan upaya mitigasi dan adaptasi yang tepat, pertanian dapat tetap berkelanjutan dan produktif di tengah perubahan iklim. Pertanian adalah sektor vital yang bertanggung jawab […]

  • Pinrang

    Program CSA Kementan Dongkrak Pertanian Organik di Pinrang

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PINRANG – Pembangunan pertanian di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terus menggeliat. Terlebih sejak kehadiran program Stategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang dilaksanakan Kementerian Pertanian. Seperti halnya terlihat pada Rabu kemarin. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menyelenggarakan sosialisasi Climate Smart Agriculture (CSA) SIMURP. “Kegiatan dilaksanakan di Desa Lerang, Kecamata Lanrisang,” ujar Syukur […]

  • Mahasiswa Polbangtan

    Sukseskan Swasembada Pangan, Mahasiswa Polbangtan Kementan Gandeng BP Massedi Jalankan Program Oplah

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) II, Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa bersama Brigade Pangan Massedi Bone melakukan optimalisasi lahan (Oplah) rawa di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Selasa (03/06/2025). Melalui arahannya Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memang mendorong seluruh insan Pertanian memaksimalkan oplah khususnya lahan rawa. Ia meyakini […]

expand_less