Sukseskan 1st Agripolyfest 22, Kementan Tetapkan 100 Champion Petani Millenial Calon Penerima Program KUR
- account_circle redaksi
- calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG – Dalam rangka memperkuat regenerasi petani, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak petani muda bergiat menerapkan teknologi smartfarming dalam pengembangan budidaya pertanian. Pasalnya, pertanian berbasis teknologi memudahkan petani dalam berbudi daya yang lebih efisien sekaligus modern dalam upaya akselerasi produksi petani.
Mentan mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen menyiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha, oleh karenanya salah satu program utama Kementan dalam menjamin produktifitas, kontinyuitas dan ketahanan pangan adalah penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian milenial sampai dengan tahun 2024.
Hadir dalam gelaran Agriculture Polytechnic Festival 2022 (1st Agripolyfest 22) di Polbangtan Malang, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi di depan ribuan petani milenial membeberkan tiga hal yang disebutnya sebagai ‘tiga mutiara’ dalam membangun pertanian (19/11).
Mutiara pertama adalah smart farming atau pertanian cerdas. Salah satu cirinya berorientasi pada kemampuan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi hingga kontinuitas produk pertanian.
- Penulis: redaksi





