Melalui Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan KEP, Kementan Tekankan Kemandirian Petani Sumba Tengah
- account_circle redaksi
- calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
- print Cetak

Kapusluh Bustanul Arifin Caya Melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (24/11)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian terus berupaya untuk melakukan penguatan fungsi penyuluhan pertanian untuk mendukung peningkatkan pencapaian pangan nasional. Penguatan fungsi penyuluhan pertanian tersebut dilakukan dengan penguatan sinergi hubungan kerja antara pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyuluh pertanian merupakan garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Penyuluh juga memiliki peran dalam mewujudkan swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian modern.
“Penyuluh itu pendamping petani, sumber informasi petani. Jadi, jika penyuluh kebanyakan di kota daripada di desa maka rusak ini karena penyuluh harusnya di desa membimbing petani, penyuluh adalah komunikator, penyuluh itu integrator, penyuluh adalah motivator, penyuluh adalah organisator, penyuluh adalah dinamisator. Ini terus saya pantau,” ujar Syahrul.
Senada dengan hal tersebut Kepala Pusat Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya terus berupaya memastikan penyuluh mendukung program-program Kementan.
- Penulis: redaksi




