Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Perkuat Jejaring Kemitraan, Polbangtan Kementan Pastikan Lulusan Kompeten

Perkuat Jejaring Kemitraan, Polbangtan Kementan Pastikan Lulusan Kompeten

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dan Magang Tugas Akhir di Agrifarm Malang sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian.

“Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian. Yang terpenting mereka diorganize dan didukung segala sesuatunya,” tutur Amran.

Sementara itu hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.

“Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Senada, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

Pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dan Magang Tugas Akhir di Agrifarm Malang. Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Pendidikan vokasi pertanian berperan penting dalam menyiapkan generasi petani baru, mengembangkan teknologi tepat guna, serta mendukung pencapaian swasembada pangan. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kita dapat melahirkan inovasi yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

PKL dan Magang Tugas Akhir yang berlokasi di Agrifarm ini diikuti oleh 10 mahasiswa dari program studi D-III Budidaya Tanaman Hortikultura yang melaksanakan pembelajaran langsung di lapangan, meliputi kegiatan budidaya, manajemen produksi, pengendalian mutu, hingga pemasaran hasil pertanian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan teori yang telah diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengasah keterampilan teknis, manajerial, serta etos kerja profesional di lingkungan industri pertanian modern.

Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Polbangtan Gowa dan Agrifarm Malang juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan kerja sama pendidikan vokasi. MoU ini mencakup pelaksanaan praktik kerja lapang, magang tugas akhir, sinkronisasi kurikulum berbasis kebutuhan industri, peluang penelitian terapan, serta potensi rekrutmen lulusan.

Andi Farhana selaku Dosen Pendamping, dalam sambutannya Senin (02/03/26), menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Andi Farhana juga berpesan agar mahasiswa diberikan teguran, arahan bahkan sanksi yang mendidik apabila mereka melanggar.

“Kami sangat berharap mahasiswa kami dapat dibimbing, di arahkan, serta diberikan kesempatan belajar yang optimal selama berada di lokasi. Kami juga memohon agar mahasiswa diberikan teguran, arahan, bahkan sanksi yang mendidik apabila melanggar. Hal ini penting sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon tenaga pembangunan pertanian”, ucap Farhana.

Pihak Agrifarm Malang menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kehadiran mahasiswa Polbangtan Gowa dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan usaha agribisnis sekaligus menjadi wadah pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan PKL, Magang Tugas Akhir, dan penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri semakin kuat, serta mampu mencetak lulusan pertanian yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Bertani atau Berkebun saat Musim Hujan!

    Tips Bertani atau Berkebun saat Musim Hujan!

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Musim hujan seringkali menjadi tantangan bagi para petani dan penghobi berkebun. Curah hujan yang tinggi dan kondisi lingkungan yang lembap dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman serta memicu perkembangan penyakit dan hama. Namun, dengan beberapa tips penting, Anda dapat tetap produktif dalam bertani atau berkebun bahkan saat musim hujan. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa saran […]

  • Kota Padang

    Gelar Talkshow bersama KTNA Nasional, Kementan Yakin PENAS Petani – Nelayan XVI Tahun 2023 Sukses Terselenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan pelaksanaan kegiatan PENAS Petani – Nelayan XVI Tahun 2023, yang pelaksanaannya tinggal menghitung hari lagi. Diantaranya melalui Talk Show, pada Kamis (25/05/2023) di Ruang AOR Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Kementan bersama-sama dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang akan […]

  • Kuliah Umum

    Kunjungi Polbangtan Gowa, Mentan Beri Kuliah Umum Sukses Jadi Pengusaha Tani

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 7Komentar

    GOWA – Ditengah-tengah kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo berkesempatan hadir memberikan kuliah umum di Kampus Polbangtan Gowa pada Jum’at 31 Maret 2023. Di hadapan ratusan mahasiswa, Syahrul memberikan motivasi dan mengajak kaum milenial bersama-sama membangun pertanian. “Dreaming, believing and making it happen” Ujar Syahrul. Syahrul mengajak kepada para calon […]

  • Sambung Samping Kakao, Solusi Cepat Tingkatkan Produksi Tanaman Tua

    Sambung Samping Kakao, Solusi Cepat Tingkatkan Produksi Tanaman Tua

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Sambung samping kakao merupakan salah satu teknik perbanyakan vegetatif yang banyak diterapkan untuk merehabilitasi tanaman kakao tua atau kurang produktif. Melalui teknik ini, batang atas (entres) dari klon kakao unggul disambungkan ke batang bawah tanaman yang sudah ada, sehingga produktivitas dapat ditingkatkan tanpa harus melakukan penanaman ulang. Dengan penerapan teknik yang tepat, produktivitas […]

  • Tidak Perlu Bingung, Berikut Suhu Ideal untuk Tanaman Hias Agar Tumbuh dengan Baik

    Tidak Perlu Bingung, Berikut Suhu Ideal untuk Tanaman Hias Agar Tumbuh dengan Baik

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Suhu adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias, suhu ideal sangat diperlukan untuk tanaman hias. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan tanaman hias menjadi stres dan bahkan mati. Secara umum, suhu ideal untuk tanaman hias berkisar antara 18-27 derajat Celcius. Namun, suhu ideal ini dapat bervariasi tergantung pada jenis […]

  • Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

      Penggunaan pestisida dapat mempengaruhi kualitas tanaman. Penggunaan pestisida yang berlebihan atau tidak tepat dapat menyebabkan residu pestisida yang tinggi dalam tanaman, yang pada gilirannya dapat berdampak negatif terhadap kualitas dan keselamatan makanan. Dalam beberapa kasus, penggunaan zat tersebut yang tidak tepat dapat meninggalkan residu pestisida pada produk pertanian. Residu pestisida yang tinggi dapat memiliki […]

expand_less