Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Contoh Tanaman Hidrofit dan Ciri-Cirinya

Contoh Tanaman Hidrofit dan Ciri-Cirinya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Contoh tanaman hidrofit dan ciri-cirinya. Tanaman hidrofit ini merupakan jenis tumbuhan yang dapat hidup di air dan juga dapat menyesuaikan diri di daerah perairan.

Umumnya, tumbuhan hidrofit mempunyai ketergantungan hidup pada air, tidak sekedar tanah yang lembab dan terkadang kering.

Walaupun begitu, istilah hidrofit ini juga digunakan pada jenis tumbuhan yang hidup di tanah dengan kondisi lembab.

Tanaman jenis ini tentunya saja mempenyai perbedaan pada setiap jenisnya. Ada yang hanya bisa hidup di dalam air seperti Hydrilla dan Vallisneria.

Namun, ada pula yang hidupnya hanya di permukaan air saja seperti tanaman bunga teratai dan lili air.

Tumbuhan hidrofit ini dapat bertahan dalam air karena adanya lapisan lilin pada lapisan epidermis yang membuatnya menjadi resisten terhadap air mapupun bakteri pembusukan.

Tumbuhan hidrofit ini juga mempunyai rongga udara atau aerenkim yang dapat melancarkan difusi oksigen hingga membantu tumbuhan tetap mengapung.

Tumbuhan Hidrofit juga mempunyai banyak stomata yang terbuka pada organ tubuhnya yang mengambang dan hal ini untuk mempermudah penguapan air.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Memanfaatkan Limbah Kelapa: Potensi Daur Ulang dalam Berbagai Bidang

      Memanfaatkan Limbah Kelapa: Potensi Daur Ulang dalam Berbagai Bidang

      • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Limbah Kelapa, yang merupakan salah satu buah bernilai tinggi yang dapat dimanfaatkan secara luas, perlu diperhatikan. Di samping daging buahnya yang lezat dan air kelapanya yang segar, kelapa juga menghasilkan limbah yang cukup melimpah. Namun, limbah tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali, baik sebagai bahan baku maupun sebagai sumber energi. Dalam artikel ini, kita […]

    • Penelitian terbaru oleh ICP, polusi udara menyebabkan panen global berkurang. Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%.

      Polusi Udara Bisa Ancam Produksi Kedelai Global, Tahu dan Tempe Terancam Punah? Ini Faktanya

      • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Polusi udara merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling serius di dunia. Polusi udara dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan kanker. Namun, polusi udara juga dapat berdampak negatif pada tanaman, termasuk tanaman pangan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi yang signifikan. Ozon di permukaan tanah merupakan […]

    • Fermentasi Pakan Ternak

      Fermentasi Pakan Ternak sebagai Solusi Ketersedian Pakan di Musim Kemarau

      • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Fermentasi pakan ternak merupakan proses amoniasi terhadap pakan ternak agar kandungan nutrisi yang terdapat pada pakan ternak hijauan ini bisa disimpan dan bertahan dalam kurun waktu lama. Pakan termak ini menjadi salah satu hal yang sangat menentukan dalam keberhasilan usaha peternakan. Tahukah kamu, pakan ternak alami ini tentunya merupakan yang terbaik untuk hewan ternak seperti […]

    • Pangan

      Satukan Tekad Antisipasi El Nino, Penyuluh Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Ketahanan Pangan

      • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      PADANG – Ancaman El Nino serta krisis pangan global yang semakin terlihat, membuat Kementerian Pertanian mengajak para penyuluh untuk mempersiapkan diri dan melakukan langkah antisipasi. Hal itu disampaikan dalam Kongres ke VII Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), di Hotel Bumi Minang, Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/6/2023). Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Mewujudkan Indonesia […]

    • Program SMART menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove

      Program SMART: Restorasi Mangrove yang Berpotensi Serap 180 Ton Karbon di Banyuasin

      • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Program restorasi mangrove bernama Sungsang Mangrove Restoration and Ecotourism (SMART) menargetkan mampu menyerap 180 ton karbon dioksida setelah tahun 2025. Target ambisius ini bisa tercapai jika mangrove yang ditanam berhasil tumbuh subur dan ekosistemnya direstorasi secara optimal. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat setempat dengan Center for International Forestry Research (CIFOR). […]

    • Hewan Ternak

      Bahaya Tersembunyi! Cacing Hati Bisa Bunuh Ternak Diam-Diam Kenali Tanda-Tandanya Sekarang!

      • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Penyakit cacing hati atau fasciolosis merupakan salah satu ancaman serius bagi kesehatan ternak, terutama pada sapi, kambing, dan domba. Jika tidak ditangani dengan cepat, infeksi ini bisa menyebabkan penurunan produktivitas, bahkan kematian hewan. Karena itu, peternak perlu lebih waspada dan mengenali gejala sejak dini agar kerugian bisa dicegah. Apa Itu Cacing Hati? Cacing […]

    expand_less