Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Tanaman Kemuning dikenal Sebagai Bunga Mistis, Ini Cara Menanamnya

Tanaman Kemuning dikenal Sebagai Bunga Mistis, Ini Cara Menanamnya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanaman Bunga Kemuning dengan nama latin Murraya paniculata ini biasa tumbuh liar menyemak belukar dan umumnya ada di tepi hutan.

Tapi, saat ini menanam kemuning di pekarangan rumah ini bukan menjadi hal sulit tapi juga perlu perawatan seperti tanaman lainnya.

Tanaman kemuning ini juga termasuk tanaman hias yang bisa dibentuk menjadi bonsai, tanaman pagar maupun tanaman hias pengisi sela taman.

Kemuning ini memiliki bunga dengan wangi yang semerbak, bahkan wanginya ini akan tercium jelas saat di malam hari.

Wangi harum yang semerbak saat malam hari ini lah yang sering membuat banyak orang menganggap bunga kemuning sebagai bunga yang mistis.

Bentuk dan aromanya yang wangi ini membuat bunga kemuning sering dijadikan sebagai perlambang kebaikan dan budi pekerti yang agung.

Daun tumbuhan bunga kemuning ini seperti daun jeruk dan keindahannya ini ada pada bunga dan buahnya.

Cara Menanam Tanaman Bunga Kemuning

Tumbuhan ini sangat mudah dalam penanaman dan juga perawatannya. Berikut ini beberapa langkah menanam tanaman kemuning dengan biji di pot atau polybag, yaitu:

  1. Secara umum, pembibitan tanaman kemuning ini bisa dilakukan dengan biji dari buah yang telah berwarna merah gelap.
  2. Biji yang akan digunakan ini sebelumnya dijemur dulu hingga kering dan disimpan di plastik maupun toples untuk tetap terjaga dan kering.
  3. Bunga kemuning ini bisa ditanam di polybag, pot dan juga pada perkarangan rumah dengan menggunakan media tanam campuran tanah dengan pupuk kompos atau pupuk kandang menggunakan perbandingan 1:1.
  4. Setelah media tanaman disiapkan, maka aduklah media tanam dengan rata dan di tempatkan di dalam pot atau polybag.
  5. Kemudian, masukkan biji kemuning yang tadi ke media tanam dan tutuplah kembali dengan tanah.
  6. Jangan lupa menyiramnya apabila dibutuhkan atau tanahnya mengering.

Tanaman ini secara umum tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu banyak atau tidak kering. Jika tanaman ini tempatnya terlalu tidak kering maka akan mati. Jadi, siram bila media tanam kering dengan secukupnya saja.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • inovasi pertanian

      Inovasi Pertanian di Perkotaan: Solusi Cerdas untuk Masa Depan

      • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
      • account_circle redaksi
      • 5Komentar

      wartanionline.com – Di tengah pesatnya urbanisasi dan berkurangnya lahan hijau di perkotaan, inovasi pertanian menjadi solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota. Pertanian di perkotaan, atau dikenal sebagai urban farming, tidak hanya berfungsi sebagai penyedia bahan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup. Apa Itu Pertanian Perkotaan? Pertanian perkotaan […]

    • Memanfaatkan Halaman Rumah Menjadi Kebun Kangkung: Panduannya

      Menyulap Halaman Rumah Menjadi Kebun Kangkung: Panduan Praktis

      • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Memanfaatkan halaman rumah sebagai kebun sayur tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat. Salah satu sayuran yang mudah ditanam dan cepat panen adalah kangkung. Berikut panduan praktis untuk menyulap halaman rumah Anda menjadi kebun kangkung yang subur. 1. Persiapan Lahan Langkah pertama dalam menanam kangkung adalah mempersiapkan lahan. Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari langsung […]

    • Hadiri GFFA Berlin 2024, Wamentan Harvick Harap RI Berkontribusi Bagi Ketahanan Pangan Global

      Hadiri GFFA Berlin 2024, Wamentan Harvick Harap RI Berkontribusi Bagi Ketahanan Pangan Global

      • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      BERLIN – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Harvick Hasnul Qolbi menghadiri Global Forum for Food and Agriculture (GFFA) 2024 di Berlin, Jerman, Sabtu (20/1/2024). Pada GFFA 2024 ini, sekitar 2.000 tamu internasional mendiskusikan sistem pangan global masa depan dan bagaimana berkolaborasi lebih erat untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Agenda 2030 dan untuk mewujudkan hak asasi […]

    • Hormon Penting untuk Pertumbuhan Tanaman dan Peranannya

      Kenali 5 Hormon Penting untuk Pertumbuhan Tanaman dan Peranannya

      • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Hormon penting untuk pertumbuhan tanaman dan peranannya. Hormon tanaman adalah senyawa organik yang diproduksi oleh tanaman untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangannya. Ada beberapa hormon yang dapat membantu pertumbuhan tanaman, dan dalam artikel ini kita akan membahas beberapa di antaranya. Auksin Auksin merupakan salah satu senyawa hormon yang ada di dalam tanaman atau tumbuhan. Hormon auksin […]

    • Tanaman Buah yang Cepat Panen

      Cepat Panen, Inilah Tanaman Buah yang Bisa Ditanam Di Rumah

      • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Tanaman buah yang cepat panen dan mudah ditanam di rumah. Seperti yang kita tahu, buah sangat mudah ditemukan di pasar, tapi akan lebih baik apabila bisa mendapatkannya dari halaman rumah sendiri. Tanaman buah ini mempunyai masa panen yang berbeda-beda. Apabila untuk di rumah, tentu harus memilih jenis tanaman ini yang cepat panen dan mudah perawatannya. […]

    • Budidaya rumput laut

      Peluang Emas Budidaya Rumput Laut: Potensi Bisnis yang Menjanjikan

      • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Budidaya rumput laut kini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, terutama di Indonesia. Sebagai negara maritim dengan garis pantai yang luas, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ini. Rumput laut tak hanya digunakan sebagai bahan pangan seperti agar-agar dan nori, tetapi juga dalam industri kosmetik, farmasi, hingga bioplastik, yang permintaannya terus meningkat di […]

    expand_less