Tak hanya itu, dengan akses internet yang mudah ini para petani juga dapat mencari informasi mengenai hama dan penyakit pada tanaman. Dengan begitu suatu penanganannya akan menjadi lebih mudah dan mencegah gagal panen.

Jadi, dengan kehadiran teknologi digital ini tentu saja dapat meningkatkan pengetahuan teknis petani dan memungkinkan untuk bisa melakukan perhitungan dalam sektor pertanian.

Misalnya, perhitungan penggunaan pupuk, bibit atau input pertanian lain secara lebih efisien dan juga dapat meningkatkan pengambilan keputusan petani berdasarkan informasi mengenai cuaca, pengelolaan tanaman, kondisi pasar hingga data ternak.

Perlu diketahui juga, adanya digitalisasi pertanian ini juga sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dan produksi berkelanjutan.

Digitalisasi pertanian ini dapat memudahkan proses pengolahan pertanian dengan bantuan berbagai teknologi, contohnya seperti penggunaan drone.

Dalam pemasarannya pun, adanya digitalisasi ini juga sangat membantu dimana hadirnya berbagai platform online yang dapat memudahkan produk pertanian untuk dipasarkan.