Pemanfaatan bioteknologi di bidang budidaya tanaman ini dapat ditandai dengan banyaknya penemuan tanaman kultivar atau varietas baru yang disebut dengan tanaman transgenik, yang memiliki sifat-sifat tertentu.
Aplikasi bioteknologi dalam bidang pertanian ini dapat membantu dalam percepatan produksi benih, perbaikan sifat-sifat tanaman serta dapat menghasilkan jenis tanaman baru.
Semua itu bisa dihasilkan dengan cara rekayasa genetika hingga kultur jaringan. Rekayasa genetika ini merupakan suatu usaha memanipulasi suatu gen organisme dengan tujuan tertentu, dengan cara menghilangkan atau menambahkan suatu gen.
Sehingga akan menghasilkan organisme dengan sifat-sifat yang diinginkan. Organisme yang telah direkayasa genetikanya ini juga sering disebut dengan Genetic Modified Organism (GMO).
Sementara, kultur jaringan ini merupakan suatu metode perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan teknik menumbuhkan eksplan pada medium yang mengandung zat hara yang sesuai dengan kebutuhan eksplan pada kondisi yang aseptik serta lingkungan yang terkendali.
6 Komentar