Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Bonggol Kamboja Sering Busuk? Ini Cara Merawatnya agar Tetap Sehat

Bonggol Kamboja Sering Busuk? Ini Cara Merawatnya agar Tetap Sehat

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Bunga kamboja atau Plumeria dikenal sebagai tanaman hias yang tangguh dan mampu hidup di lingkungan kering. Namun, di balik kesan kuat tersebut, kamboja memiliki satu titik lemah yang sering dikeluhkan para pencinta tanaman: bonggol atau batangnya mudah membusuk jika perawatan tidak tepat. Kondisi ini umumnya dipicu oleh kelembapan berlebih, kesalahan penyiraman, atau media tanam yang tidak sesuai.

Agar bunga kamboja tetap sehat, tumbuh subur, dan rajin berbunga, berikut beberapa langkah perawatan penting yang dapat dilakukan untuk mencegah bonggol membusuk.

1. Gunakan Media Tanam yang Cepat Mengalirkan Air

Kamboja tidak menyukai tanah yang menahan air terlalu lama. Media tanam ideal adalah campuran tanah, pasir kasar, dan sekam bakar atau kerikil halus. Kombinasi ini membantu air cepat mengalir keluar sehingga akar dan bonggol tidak terus-menerus lembap.

Untuk kamboja dalam pot, pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup. Genangan air di dasar pot merupakan penyebab utama pembusukan batang.

2. Atur Pola Penyiraman dengan Bijak

Kesalahan paling umum dalam merawat kamboja adalah terlalu sering menyiram. Tanaman ini lebih tahan kekeringan dibandingkan kelebihan air. Penyiraman sebaiknya dilakukan hanya saat media tanam benar-benar kering, terutama pada musim hujan.

Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan 2–3 kali seminggu, sedangkan pada musim hujan cukup sesekali atau bahkan dihentikan sementara jika tanah masih lembap.

3. Pastikan Tanaman Mendapat Sinar Matahari Penuh

Kamboja membutuhkan sinar matahari langsung setidaknya 6–8 jam per hari. Paparan sinar matahari membantu menjaga batang tetap kering dan kuat, sekaligus mencegah berkembangnya jamur penyebab busuk bonggol.

Tanaman kamboja yang diletakkan di area terlalu teduh cenderung memiliki batang lembek dan rentan terserang penyakit.

4. Hindari Luka pada Batang dan Bonggol

Luka pada batang dapat menjadi pintu masuk jamur dan bakteri. Saat memangkas cabang atau memindahkan tanaman, gunakan alat yang bersih dan tajam. Jika terdapat luka, oleskan fungisida atau kapur pertanian untuk membantu proses pengeringan dan mencegah infeksi.

Langkah ini sangat penting terutama pada tanaman kamboja yang masih muda atau baru ditanam.

5. Perhatikan Tanda Awal Pembusukan

Bonggol yang mulai membusuk biasanya ditandai dengan tekstur batang yang lembek, berubah warna kehitaman, atau mengeluarkan bau tidak sedap. Jika tanda ini muncul, segera potong bagian yang busuk hingga tersisa jaringan batang yang sehat.

Setelah dipotong, biarkan batang mengering selama beberapa hari sebelum ditanam kembali. Proses pengeringan ini membantu menutup luka dan mengurangi risiko busuk berulang.

6. Gunakan Pupuk Secara Seimbang

Pupuk memang penting untuk pertumbuhan, namun penggunaan pupuk nitrogen berlebihan dapat membuat batang terlalu lunak dan rentan busuk. Gunakan pupuk dengan kandungan seimbang, atau pupuk khusus tanaman berbunga, dan aplikasikan sesuai dosis yang dianjurkan.

Dengan perawatan yang tepat, bunga kamboja dapat tumbuh kokoh, sehat, dan menghasilkan bunga yang indah sepanjang tahun. Kunci utamanya adalah menghindari kelembapan berlebih dan memastikan sirkulasi udara serta sinar matahari yang cukup. Tanaman kamboja yang dirawat dengan benar bukan hanya mempercantik taman, tetapi juga menjadi simbol keanggunan tropis yang tahan lama.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impor Beras

    KTNA, PERHIPTANI, FKP4S Tegaskan Tolak Impor Beras

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana pemerintah untuk mengimpor beras, dalam rangka memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Perum Bulog dalam waktu dekat mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Saat di temui di ruang kerjanya (1/12) Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Fathan Al Rasyid mengatakan Pemerintah tidak perlu impor beras karena cadangan beras yang ada di […]

  • Tanaman Sri Rejeki

    Inilah Tanaman Sri Rejeki, Simbol Keberuntungan yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Anda! Temukan Cara Menanamnya yang Mudah di Sini!

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman Sri Rejeki merupakan tanaman yang berasal dari Asia Timur dan menjadi populer sebagai tanaman hias di seluruh dunia. Tanaman ini memiliki bentuk unik dan dikenal sebagai simbol keberuntungan dan keberhasilan dalam budaya Asia. Manfaat Sri Rejeki Selain sebagai tanaman hias, Sri Rejeki juga memiliki manfaat kesehatan. Tanaman ini menghasilkan oksigen selama proses fotosintesisnya dan […]

  • Tanaman TOGA

    Tanaman TOGA Adalah: Jenis-Jenis dan Manfaat

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 6Komentar

    Tanaman TOGA atau tanaman obat keluarga ini adalah jenis tanaman yang dibudidayakan di sekitar pekarangan rumah. Jenis tanaman ini mempunyai fungsi sebagai tanaman obat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan keluarga dengan cara pengolahan maupun peracikan yang dapat dilakukan oleh semua orang secara sederhana. Tanaman obat keluarga atau Toga ini merupakan salah satu tanaman […]

  • Mentan Amran Rapat Hari Minggu Antisipasi Kekeringan dan Ketegangan Geopolitik

    Mentan Amran Rapat Hari Minggu Antisipasi Kekeringan dan Ketegangan Geopolitik

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Jakarta (8/3) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar rapat pada hari Minggu untuk memastikan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan serta dinamika ketegangan geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor pangan. Dalam rapat tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi produksi dan stok pangan nasional secara intensif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. […]

  • Genta Organik

    “Genta Organik” Program Strategis Kementan Menekan Penggunaan Pupuk Kimia

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mendorong pemerintah daerah untuk ikut gotong royong menyukseskan Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) dalam rangka mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Hal itu disampaikan Mentan Syahrul usai melaunching Training of Trainers (ToT) Genta Organik bagi Widyaiswara, Dosen, Guru, dan Penyuluh Pertanian di Pusat Pelatuhan Manajemen dan Kepemimpinan […]

  • Budidaya Jambu Mete: Lengkap dari Penanaman hingga Panen

    Budidaya Jambu Mete: Panduan Lengkap dari Penanaman hingga Panen

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Budidaya Jambu mete, atau yang dikenal juga sebagai kacang mete, merupakan usaha pertanian yang menguntungkan. Kacang mete tidak hanya populer sebagai camilan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain itu, produk sampingan dari mete, seperti kulit biji dan buah semu, memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Berikut adalah panduan lengkap Budidaya Jambu Mete, mulai dari […]

expand_less