Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mentan Amran Rapat Hari Minggu Antisipasi Kekeringan dan Ketegangan Geopolitik

Mentan Amran Rapat Hari Minggu Antisipasi Kekeringan dan Ketegangan Geopolitik

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta (8/3) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar rapat pada hari Minggu untuk memastikan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan serta dinamika ketegangan geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor pangan. Dalam rapat tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi produksi dan stok pangan nasional secara intensif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, kondisi pangan nasional khususnya beras berada dalam keadaan aman. Produksi beras nasional tercatat berkisar antara 2,6 hingga 5,7 juta ton per bulan, lebih tinggi dari rata-rata konsumsi nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan. Total ketersediaan beras nasional saat ini mencapai 27,99 juta ton, yang terdiri dari stok Perum Bulog sebesar 3,76 juta ton, stok masyarakat sekitar 12,50 juta ton, serta standing crop atau padi siap panen sebesar 11,73 juta ton.

Produksi beras. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Produksi kita tetap terjaga, bahkan dalam beberapa bulan bisa mencapai 5,7 juta ton, sehingga pasokan domestik sangat kuat,” ujar Mentan Amran di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan. Salah satunya melalui program pompanisasi yang telah menjangkau 1,2 juta hektare lahan pada tahun sebelumnya dan akan ditambah 1 juta hektare lagi pada tahun ini. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan irigasi perpompaan (irpom) untuk 1 juta hektare lahan guna memastikan ketersediaan air bagi tanaman padi saat musim kering.

“Potensi kekeringan sudah kita antisipasi sejak awal melalui pompanisasi. Tahun lalu sudah 1,2 juta hektare, dan tahun ini kita tambah lagi 1 juta hektare agar produksi tetap terjaga. Kita juga tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi geopolitik global maupun potensi El Niño. Produksi kita kuat, stok kita aman,” tegasnya.

Menurut Mentan Amran, stok beras pemerintah juga terus meningkat dan diperkirakan dalam dua bulan ke depan dapat mencapai 5 juta ton seiring masuknya hasil panen raya di berbagai daerah. Selain itu, komoditas pangan lain seperti ayam dan telur juga berada dalam kondisi surplus, sementara ketersediaan pupuk dipastikan aman dengan harga yang bahkan turun sekitar 20 persen.

“Pupuk cukup dan bahkan harganya turun sekitar 20 persen. Ini menjadi motivasi besar bagi petani untuk terus menanam. Insya Allah pangan kita aman. Produksi kuat, stok cukup, dan berbagai langkah antisipasi sudah kita lakukan,” pungkas Mentan Amran.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunga Tropis

    7 Bunga Tropis yang Bisa Ditanam di Dalam dan Luar Ruangan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    wartanionline.com – Bunga tropis tak hanya mempercantik ruangan dan taman, tetapi juga memberikan nuansa eksotis yang menenangkan. Beberapa di antaranya cocok ditanam baik di dalam maupun luar ruangan, dengan perawatan yang relatif mudah. Berikut adalah daftar bunga tropis beserta cara merawatnya agar tetap segar dan indah. 1. Peace Lily (Spathiphyllum) Peace lily atau bunga lili […]

  • Rahasia sukses dalam cara membuat POC (pupuk organik cair) yang bernilai tinggi dari kulit buah yang seringkali dianggap sebagai limbah.

    Cara Membuat POC dari Kulit Buah, Mengubah Limbah Menjadi Sumber Nutrisi Tanaman

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Cara membuat POC dari kulit buah, bisa mengubah limbah menjadi sumber nutrisi tanaman. Memanfaatkan limbah organik seperti kulit buah sebagai pupuk organik cair (POC) adalah cara yang mudah dan praktis untuk mengurangi limbah dan memberikan manfaat bagi tanaman. Kulit buah mengandung nutrisi dan unsur hara yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Berikut adalah tahapan […]

  • Balikpapan OpenClaw Meetup Bahas Pemanfaatan AI dan Solusi Engineering dan Otomasi Industri

    Balikpapan OpenClaw Meetup Bahas Pemanfaatan AI dan Solusi Engineering dan Otomasi Industri

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Perkembangan artificial intelligence atau AI mulai menjadi perhatian serius pelaku usaha dan industri. Hal itu terlihat dalam kegiatan Balikpapan OpenClaw Meetup yang digelar di Kariangau Room, lantai 1 Novotel Balikpapan, Kamis (21/5/2026) malam. Kegiatan bertajuk OpenClaw Meetup Balikpapan by Fanani.co ini mempertemukan pelaku usaha, praktisi teknologi, komunitas digital, serta pegiat otomasi bisnis untuk […]

  • Tanaman Kecubung

    Tanaman Kecubung, Inilah Manfaat dan Cara Menanamnya

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman kecubung adalah salah satu tanaman hias yang juga sering dipergunakan sebagai tanaman obat. Kecubung memiliki nama latin Datura metel. Tanaman ini juga sering disebut sebagai tanaman bunga terompet, karena berbentuk mirip terompet berukuran besar. Kecubung ini merupakan jenis tumbuhan berbunga yang masuk ke dalam anggota suku Solanaceae. Bunga kecubung ini umumnya berwarna ungu ataupun […]

  • PENAS XVI Tahun 2023

    Gelar Rakor Nasional, Kementan Siap Sambut PENAS XVI Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan merupakan forum pertemuan petani nelayan dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah sehingga dapat membangkitkan semangat, tanggungjawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, […]

  • Lampung

    Program Genta Organik Sukses Perdana di Lampung

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian melakukan sosialiasi Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) di Provinsi Lampung usai dilaunching baru-baru ini. Gerakan ini mendorong para petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri. Di samping itu, gerakan ini juga mengajak petani untuk melakukan pemupukan berimbang. Menteri Pertanian […]

expand_less