Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Rahasia Sukses Budidaya Durian Montong: Peluang Emas dari Persiapan Lahan hingga Panen Melimpah!

Rahasia Sukses Budidaya Durian Montong: Peluang Emas dari Persiapan Lahan hingga Panen Melimpah!

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Durian Montong adalah salah satu varietas durian yang sangat digemari di Indonesia karena ukurannya yang besar, daging buah yang tebal, serta rasanya yang manis dan legit. Budidaya durian Montong bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi petani, asalkan dilakukan dengan tepat. Berikut adalah panduan lengkap untuk budidaya durian Montong dari persiapan lahan hingga panen.

Persiapan Lahan

  1. Pemilihan Lokasi: Durian Montong membutuhkan iklim tropis dengan curah hujan yang cukup. Lokasi yang ideal berada di ketinggian 50-800 meter di atas permukaan laut dengan suhu berkisar antara 25-30 derajat Celsius.
  2. Kondisi Tanah: Tanah yang baik untuk budidaya durian Montong adalah tanah lempung berpasir yang kaya bahan organik, memiliki pH antara 6-7, dan drainase yang baik.
  3. Pengolahan Tanah: Lakukan penggemburan tanah sedalam 30-50 cm dan tambahkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 20-30 kg per lubang tanam. Biarkan selama 2-4 minggu sebelum penanaman.

Penanaman

  1. Pemilihan Bibit: Pilih bibit durian Montong yang sehat, bebas dari penyakit, dan memiliki tinggi sekitar 30-50 cm. Pastikan bibit berasal dari pohon induk yang berkualitas.
  2. Penanaman Bibit: Buat lubang tanam dengan ukuran 60x60x60 cm dan jarak antar tanaman sekitar 8-12 meter. Tanam bibit di tengah lubang, tutup dengan tanah, dan padatkan. Siram segera setelah penanaman.

Pemeliharaan

  1. Penyiraman: Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pada musim kemarau. Pastikan tanah tetap lembab, namun tidak tergenang air.
  2. Pemupukan: Pemupukan pertama dilakukan satu bulan setelah penanaman dengan pupuk NPK (15:15:15) sebanyak 100-200 gram per pohon. Lakukan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali dengan dosis yang meningkat seiring pertumbuhan tanaman.
  3. Penyiangan: Bersihkan gulma di sekitar tanaman secara rutin untuk menghindari persaingan nutrisi dan serangan hama.
  4. Pemangkasan: Lakukan pemangkasan cabang-cabang yang tidak perlu untuk memperbaiki sirkulasi udara dan penetrasi cahaya matahari.

Pengendalian Hama dan Penyakit

  1. Hama: Hama yang sering menyerang durian Montong antara lain ulat daun, kutu putih, dan penggerek batang. Gunakan insektisida yang sesuai dan lakukan pengamatan rutin.
  2. Penyakit: Penyakit yang sering muncul adalah busuk akar dan layu fusarium. Gunakan fungisida dan pastikan drainase lahan baik untuk mencegah kelembaban berlebih.

Panen

  1. Waktu Panen: Durian Montong biasanya mulai berbuah pada umur 4-5 tahun setelah tanam. Buah matang ditandai dengan aroma khas dan bunyi nyaring saat diketuk.
  2. Teknik Panen: Panen dilakukan dengan cara memotong tangkai buah menggunakan pisau tajam. Pastikan buah tidak jatuh untuk menghindari kerusakan.
  3. Penyimpanan: Simpan durian di tempat yang teduh dan sejuk untuk menjaga kualitas buah sebelum dijual atau dikonsumsi.

Kesimpulan

Budidaya durian Montong memerlukan perawatan yang intensif dan ketelitian dalam setiap tahapannya, mulai dari persiapan lahan hingga panen. Dengan perawatan yang tepat, tanaman durian dapat menghasilkan buah yang berkualitas tinggi dan memberikan keuntungan yang menggiurkan bagi petani.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenali Penyebab Layu Pada Tanaman Cabai

    Kenali Penyebab Layu Pada Tanaman Cabai

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Wartanionline.com | Tanaman cabai merupakan tumbuhan yang digolongkan ke dalam anggota genus Capsicum. Bagian dari tumbuhan cabai yang digunakan biasanya adalah buahnya yang dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung penggunaannya. Karena memiliki nilai jual yang tinggi, cabai menjadi salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan. Selain fungsi utamanya sebagai penguat rasa, cabai juga memiliki […]

  • Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah)

    PAT, Solusi Cepat Mitigasi El Nino Menuju Swasembada Pangan dan Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Gowa  – Direktur Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah) di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (31/8/2024). Survei dilaksanakan bersama Plt Dirjen Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule dan Dandim 1407/Bone Moch Rizqi Hidayat dalam rangka persiapan kedatangan Menteri Pertanian di […]

  • Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Petani merupakan salah satu  pekerjaan yang dapat menjadikan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini berperan dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan roda perekonomian pedesaan. Namun, belakangan ini, profesi petani di Indonesia semakin ditinggalkan, terutama oleh generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah karena dianggap tidak menguntungkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan […]

  • Genta Organik

    Sekolah Lapang Polabangtan Kementan Kembangkan Program Genta Organik Di Sultra.

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Kolaka Timur – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong para petani untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi dan produktivitas usahataninya. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya melalui program strategis Kementerian Pertanian, misalnya Gerakan Pertanian Pro Organik (Genta Organik). Genta Organik juga dijadikan Pemerintah sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo […]

  • Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 30 Kontainer Beras dan Garam Ilegal

    Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 30 Kontainer Beras dan Garam Ilegal

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan upaya penyelundupan 30 kontainer berisi beras dan garam ilegal asal India yang disamarkan sebagai bahan kimia.

  • Kokap

    BPP Kokap yang Semakin Gemerlap

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    KULON PROGO – Balai Penyuluhan Pertanian atau biasa disebut BPP merupakan tempat pertemuan dan koordinasi antara penyuluh pertanian, pelaku utama dan pelaku usaha yang berfungsi untuk menyelenggarakan penyuluhan pertanian di kecamatan. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2022 tentang Penguatan Fungsi Penyuluhan Pertanian, BPP dibentuk dan ditetapkan disetiap kecamatan potensi pertanian oleh Bupati/Walikota dan dikepalai […]

expand_less