“Penghargaan yang tadi diberikan BPPSDMP kepada penyuluh, P4S dan anak-anak muda kita itu ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada mereka sekaligus memberikan motivasi kepada mereka bahwa apa yang dilakukan anak-anak itu diapreiasi pemerintah,” ucapnya.
Bustanul mengatakan akan menggalakkan munculnya penyuluh-penyuluh berprestasi yang mampu mendiseminasikan program-program Kementan, sehingga terjadi peningkatkan produksi pertanian, termasuk nilai tambah dan efisiensi dalam usah tani.
“Kita harapkan penyuluh yang mendapatkan penghargaan ini bisa memberikan resonansi kepada penyuluh-penyuluh lainnya. Kami juga terus memberikan apresiasai setiap waktu dan setiap kesempatan kepada mereka,” imbuhnya.
Pada acara Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian tahun 2022, BPPSDMP Kementan memberikan golden certificate sebanyak 10 untuk penyuluh pertanian yang berprestasi, 10 untuk penyuluh pertanian yang berprestasi, dan 13 untuk petani milenial yang inovatif.
Penyuluh pertanian berprestasi yakni Hendrik wakum, S. ST (Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua) Yanto arbanu, SP (Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan) Sugono, SP (Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah) Apriengga, SP (Kabupaten Peukal Abab Lematang Ilir, Sumsel).
5 Komentar