Selain itu, tanaman juga efektif dalam mengurangi tiga kelas senyawa kimia berbahaya, yakni alkana (98% hilang), turunan benzena (86% hilang), dan siklopentana (88% hilang).

Torpy menekankan bahwa temuan ini memiliki implikasi penting terhadap kesehatan manusia.

Sebagai contoh, senyawa benzena yang sering ditemukan di sekitar pompa bensin dapat memiliki dampak kesehatan yang serius, termasuk risiko terkena kanker seperti leukemia.

Selain efek positif terhadap kualitas udara, tanaman juga telah terbukti dapat meningkatkan mood dan kesejahteraan psikologis.

Torpy menyarankan bahwa taman vertikal dapat menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara dalam ruangan, terutama di garasi parkir yang melekat pada gedung perkantoran dan rumah.

Namun, Torpy juga menyoroti bahwa meskipun temuan ini menarik, jumlah tanaman yang diperlukan untuk membersihkan udara dengan cukup cepat dan efektif adalah cukup besar.

Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami lebih dalam tentang mekanisme kerja tanaman sebagai pembersih udara, termasuk jenis tanaman yang paling efektif dan jenis filter udara yang dapat digunakan.