Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Kementan Gelar Public Hearing, Tindak Lanjut Perpres Penyuluhan Pertanian

Kementan Gelar Public Hearing, Tindak Lanjut Perpres Penyuluhan Pertanian

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR — Penguatan fungsi penyuluhan pertanian telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden RI (Perpres) Nomor 35 Tahun 2022. Penyuluhan pertanian adalah upaya strategis dalam menggerakkan pencapaian pembangunan pertanian.

Melalui kegiatan penyuluhan, petani ditingkatkan kemampuannya agar mampu mengelola usahatani secara produktif, efisien dan menguntungkan, serta mensejahterakan kehidupan petani beserta keluarganya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) telah melakukan Penyusunan Rancangan Permentan Tindak Lanjut Perpres Nomor 35 Tahun 2022 tentang Penguatan Fungsi Penyuluhan Pertanian pada Selasa (31/5/2022) di Horison Bogor Icon Hotel and Convention Bogor.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan bahwa efekvifitas penyelenggaraan penyuluhan terjadi apabila didukung oleh penyuluh pertanian berkualitas.

“Kelembagaan yang kuat, sarana dan prasarana yang memadai sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan penyuluhan. Karena mandat dari Perpres Nomor 35 Tahun 2022 yang harus segera ditindaklanjuti adalah sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota”, ujar Mentan Syahrul.

“Perpres ini merupakan kebijakan dari Presiden Jokowi sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan untuk menguatkan kembali fungsi penyuluhan pertanian, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat sebagai simpul terdepan penyuluhan pertanian”, jelas Mentan Syahrul.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi dengan lahirnya Perpres Nomor 35 Tahun 2022 diharapkan penyuluhan pertanian akan lebih efektif dan semarak lagi.

“Perpres Nomor 35 Tahun 2022 juga mengatur penguatan fungsi Penyuluhan Pertanian untuk mendukung peningkatan pencapaian pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui penguatan fungsi penyuluhan pertanian dan penguatan sinergi hubungan kerja antara Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, ujar Dedi.

Dedi menilai pentingnya kolaborasi untuk membangun sektor pertanian. “Hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor,” lanjut Dedi

Ditambahkan “jika pemanfaatan teknologi dan informasi menjadi titik kritis dalam penyusunan Permentan ini, BPP harus mempunyai ahli IT dalam mendukung kemajuan BPP. Selain itu, sasaran Kementan harus sesuai dengan RPJMN dan sesuai dengan presentase petani yang menerapkan teknologi sehingga dalam menyusun rancangan ini jelas dan sesuai dengan alur papar Dedi.

Sementara Sekretaris BPPSDMP, Siti Munifah mengatakan bahwa dalam melaksanakan ketentuan perlu disusun peraturan turunan dari amanat Pasal 9, Pasal 14 ayat (10), Pasal 20 ayat (4) dan Pasal 26 serta dalam bentuk Peraturan Menteri Pertanian.

Mempertimbangkan efektivitas pengaturan dan muatan substansi maka BPPSDMP menyusun dua Peraturan Menteri, yaitu: Permentan tentang Penguatan Hubungan Kerja, Pemanfaatan Teknologi Informasi Komunikasi dan Pembinaan Pengawasan dan yang satu lagi Permentan tentang Pengembangan dan Pembinaan Teknis Penyuluhan Swadaya dan Pembinaan Penyuluh Swasta.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Biro Hukum, Kepala Pusat dan Kepala Balai lingkup BPPSDMP, para pakar penyuluhan, KPPN serta Kordinator dan Sub Koordinator lingkup Sekretariat BPPSDMP untuk memberikan masukan yang bersifat konstruktif. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman kantong semar merupakan salah satu jenis tumbuhan langka insektivora yang unik dan memiliki mekanisme unggul untuk memangsa serangga.

    Tanaman Kantong Semar, Tumbuhan Insektivora yang Menyimpan Rahasia Misteri di Dalamnya

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tanaman kantong semar atau dalam nama ilmiahnya Nepenthes, adalah sejenis tumbuhan insektivora yang saat ini terancam punah. Tumbuhan insektivora adalah tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk memangsa serangga dan hewan kecil. Kantong Semar dapat mengeluarkan cairan enzim tripsin dan pepsin yang berfungsi untuk menjebak dan mencerna mangsa-mangsanya. Menurut buku “Cerdas Sains Kelas 4-6 SD” yang ditulis […]

  • Pemuda

    Di Bintang Farm Gowa, Kementan Magangkan Sejumlah Pemuda Pedesaan Untuk Mendorong Jiwa Wirausaha Inovatif

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    GOWA – Kementerian Pertanian melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Services (YESS) telah mengembangkan program kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda di bidang Pertanian melalui magang bersertifikat. Program tersebut memberikan kesempatan para pemuda di pedesaan yang menjadi penerima manfaat program YESS untuk menyalurkan potensi dan menggali pengalaman praktik secara langsung di dunia usaha dan industri pertanian. Sesuai […]

  • Beberapa penyebab daun Monstera sering menjadi layu ini adalah kekurangan air, kelebihan air hingga kekurangan sinar matahari.

    Wajib Tahu! Inilah Penyebab Daun Monstera Layu dan Cara Mengatasi dengan Mudah

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Penyebab daun monstera layu dan cara mengatasinya. Monstera adalah salah satu tanaman hias yang populer karena kelebihan mudah dirawat dan sulit mati. Namun, seperti halnya tanaman lainnya, Monstera juga bisa mengalami masalah, salah satunya adalah daun yang layu atau terkulai. Daun Monstera yang layu seringkali disebabkan oleh beberapa faktor, yang paling umum adalah kelebihan air, […]

  • purworejo

    Program CSA Terbukti Tingkatkan Produktivitas, Wakil Bupati Purworejo Apresiasi Kinerja Kementan

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyiapkan langkah-langkah strategisnya dalam menghadapi El Nino. Diantaranya dengan mempersiapkan berbagai upaya antisipasi adaptasi dan mitigasi El Nino di sektor pertanian yang siap dilaksanakan setiap daerah.  Kementan juga terus mendorong dan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan. Program Climate Change Agriculture (CSA) Strategic […]

  • bunga melati

    Bunga Melati (Jasminum sambac): Khasiat dan Manfaat untuk Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Bunga melati (Jasminum sambac) telah dikenal dan digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara selama ribuan tahun. Di India, Himalaya, China, hingga Indonesia, bunga melati tidak hanya populer karena keharumannya tetapi juga karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. Berikut ini beberapa manfaat utama bunga melati untuk kesehatan: 1. Menjaga Kesehatan Pencernaan Melati kaya […]

  • CSA Kementan

    Teknologi CSA Kementan Hadirkan Produktivitas Ubinan Petani Pinrang Meningkat

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    Pinrang – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang kembali menggelar kegiatan Temu Lapang Petani atau Farmer Field Day. Kegiatan Farm Field Day (FFD) merupakan kegiatan antara petani, penyuluh, peneliti serta stake holder lainnya saling bertukar informasi dalam mengembangkan sektor pertanian. Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo selalu menekankan SDM harus terus diperkuat. […]

expand_less