Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » La Nina Menggeliat: Waspada Hujan Lebat dan Banjir di Bulan Agustus

La Nina Menggeliat: Waspada Hujan Lebat dan Banjir di Bulan Agustus

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Daerah Potensi Hujan

BMKG mengungkap bahwa dalam Prakiraan Hujan Bulanan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat tinggi di tengah musim kemarau. Daerah-daerah tersebut mayoritas berada di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Sementara, Pulau Jawa relatif kering dengan potensi curah hujan rendah. Berikut rinciannya:

Curah Hujan Rendah (0-100 mm)

  • Sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Lampung, sebagian kecil Jambi, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, mayoritas Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian kecil Papua Selatan.

Curah Hujan Menengah (100-300 mm)

  • Sebagian besar Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian besar Jambi, sebagian besar Bengkulu, sebagian kecil Banten, sebagian kecil Jakarta;
  • Sebagian besar Kalimantan Barat, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian besar Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Selatan;
  • Sebagian Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian besar Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian besar Maluku Utara, sebagian besar Maluku;
  • Sebagian besar Papua, sebagian besar Papua Pegunungan, sebagian kecil Papua Barat, sebagian besar Papua Tengah, sebagian Papua Selatan.

Curah Hujan Tinggi (300-500 mm)

  • Sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian kecil Bengkulu, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian kecil Papua Barat, sebagian kecil Papua Tengah.

Curah Hujan Sangat Tinggi (>500 mm)

  • Sebagian besar Papua Barat, sebagian kecil Papua Tengah.

Potensi Daerah Terendam Banjir

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Smart Farming dan Green House

      Implementasi Teknologi Smart Farming dan Green House, Presiden IFAD Puji Kesuksesan Pertanian Indonesia

      • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      “Pertanian dulu menghadirkan cangkul, itu industri babak pertama, dan ada traktor dan hand traktor, di era induatri kedua. Era ketiga ada teknologi informasi dan elektronik yang diterapkan pada sistem produksi, dan sekarang masuk industri 4.0, pemuda Indonesia harus masuk kesitu” tegas Mentan Syahrul. Empat teknologi yang berkembang secara eksponensial di era kedepannya pada era industri […]

    • Peternakan Ayam: Menjawab Kebutuhan Masyarakat akan Pasokan Protein

      Inilah Tips Beternak Ayam Kampung Petelur

      • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Bahkan, pasar biasanya mempunyai beberapa syarat kualifikasi tentang telur yang diminati oleh konsumen. Mulai dari warna, ukuran, kualitas hingga bentuk kemasan pembungkus telur. Kondisi cuaca Kondisi cuaca ternyata juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan saat memulai bisnis ini, karena ayam kampung ini tidak begitu menyukai perubahan cuaca. Kondisi perubahan cuaca yang tidak diantisipasi […]

    • Tips dan Trik untuk Tanaman Buah Jeruk agar Berkualitas

      Tips dan Trik untuk Tanaman Buah Jeruk agar Berkualitas

      • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Pupuk penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman jeruk. Berikan pupuk NPK secara rutin, terutama pada masa pertumbuhan dan pembuahan. 5. Lakukan penyiraman secara teratur Jeruk membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dan berbuah. Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau. 6. Melakukan pemangkasan Pemangkasan penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas tanaman jeruk. Lakukan pemangkasan […]

    • Hadir di Batam, Kementan Monitoring Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

      Hadir di Batam, Kementan Monitoring Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

      • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Dedi juga meminta ke semua PJ Tim Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan serta Harga Bahan Pangan Pokok yang tergabung di BPPSDMP harus bergerak secara masif untuk memantau harga dan ketersediaan pangan di masing-masing provinsinya. Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin selaku penanggungjawab Tim pengawalan dan monitoring ketersediaan bahan pangan di Provinsi Kepulauan Riau bersama-sama dengan Kepala […]

    • Tips Meningkatkan Kualitas Padi: Cara Optimalisasi Pertanian untuk Hasil Terbaik

      Tips Meningkatkan Kualitas Padi: Cara Optimalisasi Pertanian untuk Hasil Terbaik

      • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Juga, lakukan pemupukan secara tepat waktu dan pastikan bahwa kelembaban tanah optimal untuk pertumbuhan padi. 3. Pengendalian Hama dan Penyakit Hama dan penyakit dapat mengurangi kualitas padi dan menghambat pertumbuhannya. Gunakan metode pengendalian terpadu yang melibatkan penggunaan varietas tahan penyakit, rotasi tanaman, dan penggunaan pestisida yang aman dan efektif. Rutin lakukan pemantauan terhadap lahan pertanian […]

    • Profil lengkap Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian

      Biodata dan Profil Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang Kini Tengah Ramai Diperbincangkan

      • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Karier politiknya dimulai sebagai Bupati Gowa pada tahun 1994 hingga 2002. Setelah itu, ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dari tahun 2003 hingga 2008, dan kemudian menjadi Gubernur Sulawesi Selatan dari tahun 2008 hingga 2018. Pada periode 2019 hingga 2024, Yasin Limpo ditunjuk sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia. Dalam riwayat partainya, Yasin Limpo pernah […]

    expand_less