4. Penyemaian Benih
Tempatkan benih cabai pada permukaan tanah yang telah lembab, lalu tutup dengan lapisan tipis tanah.
Pastikan untuk menyiram tanah setelah penanaman benih dan menjaga kelembaban tanah selama proses perkecambahan.
5. Penempatan Pot
Letakkan pot di tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh, minimal 6-8 jam sinar matahari setiap hari.
Pastikan juga pot ditempatkan di area yang cukup hangat, karena cabai membutuhkan suhu yang hangat untuk tumbuh dengan baik.
6. Penyiraman
Pastikan tanah tetap lembab, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar busuk. Siram hanya ketika permukaan tanah terasa kering.
7. Pemupukan
Berikan pupuk yang mengandung kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) secara teratur sesuai petunjuk pemupukan yang tertera pada kemasan.
Pemupukan yang cukup membantu tanaman cabai tumbuh subur dan menghasilkan buah yang baik.
8. Penyulaman dan Pemangkasan
Jika Anda menanam beberapa benih dalam satu pot, ketika bibit mencapai tinggi sekitar 8-10 cm, pilih satu bibit yang paling kuat dan potong bibit lainnya dengan hati-hati menggunakan gunting tajam.
1 Komentar