wartanionline.com – Tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau dengan bunga yang menyerupai kumis kucing, sehingga dikenal dengan nama tersebut. Kumis kucing populer sebagai obat alami untuk masalah ginjal dan infeksi saluran kemih. Berikut adalah panduan lengkap untuk menanam kumis kucing, dari persiapan hingga perawatannya.
1. Memilih Lokasi dan Menyiapkan Media Tanam
Kumis kucing tumbuh baik di daerah dengan sinar matahari penuh atau setidaknya 4-6 jam sehari. Tanaman ini dapat ditanam langsung di tanah atau dalam pot. Pastikan tanah yang digunakan subur dan memiliki drainase yang baik untuk menghindari genangan air.
Untuk menanam kumis kucing, Anda bisa menggunakan campuran tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1. Tanaman ini menyukai tanah yang kaya nutrisi, jadi sebaiknya tambahkan pupuk organik untuk memastikan kesuburannya.
2. Menanam Bibit Kumis Kucing
Anda bisa menanam kumis kucing dari bibit atau dengan cara stek batang. Berikut adalah langkah-langkah untuk menanam dari stek batang:
- Pilih batang kumis kucing yang sehat dan berwarna hijau, dengan panjang sekitar 15-20 cm.
- Potong batang dengan pisau tajam dan tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.
- Tanam batang sedalam 5 cm, dan padatkan tanah di sekitarnya agar tetap kokoh.
Setelah itu, siram tanaman secara perlahan agar tidak menggugurkan batangnya. Kumis kucing sebaiknya ditanam pada awal musim hujan agar mendapatkan cukup air.
3. Penyiraman dan Pemupukan
Kumis kucing membutuhkan penyiraman rutin, terutama di awal masa tanam. Siram tanaman sekali sehari pada pagi atau sore hari, terutama saat cuaca panas. Pastikan tanah tidak terlalu basah karena kumis kucing rentan terhadap penyakit jamur.
Tinggalkan Balasan