Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan iklim seperti El Nino melalui optimalisasi lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Lahan CSR yang sebelumnya tidak produktif dan sempat kembali menjadi kawasan hutan kini ditargetkan mampu berproduksi optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui gerakan tanam serentak sebagai bagian dari percepatan tanam, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

kegiatan tanam serentak di lahan CSR di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa tanam serentak merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas produksi nasional di tengah tekanan perubahan iklim.
“Kita pastikan tanam berjalan serentak di berbagai wilayah. Ini langkah nyata untuk menjaga produksi tetap stabil dan memastikan kebutuhan pangan nasional aman,” ujarnya.

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2025 dilaksanakan di 20 provinsi sebagai bagian dari upaya perluasan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung swasembada padi berkelanjutan.

Di wilayah Sulawesi, percepatan tanam dilakukan di delapan kabupaten di Sulawesi Selatan dan satu kabupaten di Sulawesi Barat.

Pada kegiatan tanam serentak di lahan CSR di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Kamis (16/4/2026), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya pengawalan di lapangan untuk memastikan keberhasilan program.

“Target kita bukan hanya membuka lahan, tetapi memastikan lahan tersebut benar-benar tertanami. Dari total sekitar 54 ribu hektare lahan CSR yang sudah terolah bersama pemerintah daerah, seluruhnya harus segera ditanami agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pangan nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran penyuluh dan kesiapan petani menjadi kunci, sementara kendala teknis harus diselesaikan secara paralel.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa lahan yang telah dicetak tidak boleh dibiarkan tanpa pengelolaan dan harus segera dioptimalkan.

Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, menyampaikan bahwa Polbangtan Gowa menjadi penanggung jawab percepatan tanam lahan CSR sekaligus mendukung swasembada pangan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.

“Gerakan percepatan tanam menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi keterbatasan di lapangan sehingga kegiatan tanam serentak dapat berjalan optimal dan meningkatkan produktivitas lahan CSR,” ujarnya.

Sartika juga berharap gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan CSR, sehingga ke depan tidak ada lagi lahan yang terbengkalai atau kembali menjadi hutan.

Melalui percepatan tanam serentak ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan baru, meningkatkan produksi pangan nasional, dan menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (3)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bambu telah merajut kisah inspiratif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, menjadi senjata berani dan simbol semangat.

      Tanaman Bambu, Dikenal Juga Sebagai Simbol Perjuangan dan Keajaiban Indonesia

      • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Ketika kita membicarakan tentang kemerdekaan Indonesia, tak bisa dilewatkan keberadaan tanaman bambu. Tanaman bambu yang tampak sederhana ini memiliki peran yang luar biasa dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk mengusir penjajah dari tanah air. Namun, jauh melampaui simbol perjuangan, bambu juga menghadirkan karakteristik dan kemampuan yang menakjubkan, mulai dari pertumbuhannya yang super cepat hingga manfaat kesehatannya. […]

    • Melalui FFD CSA Buktikan Produktivitas Petani Banyuasin Meningkat

      Melalui FFD CSA Buktikan Produktivitas Petani Banyuasin Meningkat

      • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      BANYUASIN – Kegiatan Farmer Field Day atau FFD amat bermanfaat bagi para petani. Tak terkecuali di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Para petani di sana amat terbantu dengan kegiatan FFD yang notabene bagian dari program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Program ini diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian […]

    • Bisnis Tanaman Hias

      Sukses di Bisnis Tanaman Hias, Hindari 5 Risiko Utama Ini

      • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Memulai bisnis tanaman hias mungkin terdengar menarik, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa risiko yang harus dihadapi. Untuk menjalankan bisnis ini dengan sukses, penting bagi para pengusaha tanaman hias untuk mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima risiko utama dan bagaimana cara menghindarinya. 1. Tanaman Mati Risiko utama dalam […]

    • Sensus

      Kementan: Sensus Pertanian Tahun 2023 Sukses, Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Tercapai

      • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak pelaku usaha pertanian untuk proaktif mendukung Sensus Pertanian 2023. Kegiatan sensus pertanian tersebut akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang. Menurut Mentan Syahrul, sensus ini sangat penting dan strategis untuk memperoleh gambaran utuh kondisi pertanian Indonesia. Saya mengajak untuk […]

    • Tanaman Bunga

      Tanaman Bunga Pengharum Ruangan yang Segar

      • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Aroma memiliki kekuatan untuk menciptakan suasana hati, membangkitkan kenangan, dan menyambut kita ketika memasuki sebuah ruangan. Banyak orang berusaha untuk menciptakan aroma yang harum di rumah mereka, baik dengan menggunakan lilin aromaterapi, pengharum ruangan, atau dengan menjaga kebersihan ruangan dan ventilasi yang baik. Namun, tidak ada yang lebih menyegarkan daripada aroma alami tanaman […]

    • Tiga tahap pemupukan yang efektif untuk merawat tanaman hias agar tumbuh dengan subur dan menghasilkan bunga indah.

      Tahap Pemupukan untuk Tanaman Hias, Dijamin Efektif dan Ampuh

      • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Pemupukan merupakan salah satu tahap dan aspek penting dalam merawat tanaman, termasuk tanaman hias. Pemupukan yang tepat dan teratur akan membantu tanaman hias tumbuh dengan subur dan menghasilkan bunga yang indah. Dalam buku “Pemupukan Tanaman Hias,” metode pemupukan yang efektif terbagi menjadi tiga tahap penting. Tahapan-tahapan ini dijelaskan dalam detail untuk memastikan pertumbuhan tanaman hias […]

    expand_less