Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan iklim seperti El Nino melalui optimalisasi lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Lahan CSR yang sebelumnya tidak produktif dan sempat kembali menjadi kawasan hutan kini ditargetkan mampu berproduksi optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui gerakan tanam serentak sebagai bagian dari percepatan tanam, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

kegiatan tanam serentak di lahan CSR di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa tanam serentak merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas produksi nasional di tengah tekanan perubahan iklim.
“Kita pastikan tanam berjalan serentak di berbagai wilayah. Ini langkah nyata untuk menjaga produksi tetap stabil dan memastikan kebutuhan pangan nasional aman,” ujarnya.

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2025 dilaksanakan di 20 provinsi sebagai bagian dari upaya perluasan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung swasembada padi berkelanjutan.

Di wilayah Sulawesi, percepatan tanam dilakukan di delapan kabupaten di Sulawesi Selatan dan satu kabupaten di Sulawesi Barat.

Pada kegiatan tanam serentak di lahan CSR di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Kamis (16/4/2026), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya pengawalan di lapangan untuk memastikan keberhasilan program.

“Target kita bukan hanya membuka lahan, tetapi memastikan lahan tersebut benar-benar tertanami. Dari total sekitar 54 ribu hektare lahan CSR yang sudah terolah bersama pemerintah daerah, seluruhnya harus segera ditanami agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pangan nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran penyuluh dan kesiapan petani menjadi kunci, sementara kendala teknis harus diselesaikan secara paralel.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa lahan yang telah dicetak tidak boleh dibiarkan tanpa pengelolaan dan harus segera dioptimalkan.

Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, menyampaikan bahwa Polbangtan Gowa menjadi penanggung jawab percepatan tanam lahan CSR sekaligus mendukung swasembada pangan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.

“Gerakan percepatan tanam menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi keterbatasan di lapangan sehingga kegiatan tanam serentak dapat berjalan optimal dan meningkatkan produktivitas lahan CSR,” ujarnya.

Sartika juga berharap gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan CSR, sehingga ke depan tidak ada lagi lahan yang terbengkalai atau kembali menjadi hutan.

Melalui percepatan tanam serentak ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan baru, meningkatkan produksi pangan nasional, dan menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman Serealia yang Cocok Ditanam di Indonesia

    Jenis Tanaman Serealia yang Cocok di Indonesia: Jangan Sampai Kehilangan Peluang Menjadi Petani Sukses!

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman serealia adalah jenis tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Gramineae atau Poaceae yang biasanya ditanam untuk diambil biji-bijian atau butiran yang dijadikan sebagai sumber pangan manusia atau pakan ternak. Beberapa contoh tanaman serealia yang umumnya dibudidayakan di seluruh dunia antara lain padi, jagung, gandum, sorgum, dan millet. Tanaman jenis ini sangat penting karena menyediakan […]

  • Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah)

    PAT, Solusi Cepat Mitigasi El Nino Menuju Swasembada Pangan dan Lumbung Pangan Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Gowa  – Direktur Polbangtan Gowa selaku Penanggung Jawab Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi melakukan Survei program lokasi tanam Optimalisasi lahan (Oplah) di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (31/8/2024). Survei dilaksanakan bersama Plt Dirjen Hortikultura Muhammad Taufiq Ratule dan Dandim 1407/Bone Moch Rizqi Hidayat dalam rangka persiapan kedatangan Menteri Pertanian di […]

  • Gandum

    Gandum Sebagai Sumber Pangan Utama dan Manfaat

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Gandum adalah salah satu sumber pangan utama yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Sebagai bahan dasar berbagai produk makanan seperti roti, pasta, dan sereal, gandum telah menjadi bagian penting dari diet harian banyak orang. Selain kelezatannya, gandum memiliki banyak manfaat kesehatan yang menjadikannya pilihan yang ideal untuk nutrisi sehari-hari. Kandungan Nutrisi dalam Gandum […]

  • Siap-Siap Tarif Ojol Bakal Menyesuaikan Kenaikan Harga Baru

    Siap-Siap Tarif Ojol Bakal Menyesuaikan Kenaikan Harga Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bagi anda yang biasa menggunakan jasa ojek online, jangan kaget bila tarifnya berubah. Sebab tarif ojek online memang naik sejak aturan tarif atas dan tarif bawah untuk ojek online dikeluarkan Kemenhub, 4 Agustus 2022 lalu. Kenaikan tarif ojek online ini ditetapkan berdasarkan zona masing-masing. Seperti diketahui ojek online diberlakukan tarif tiga zona. Tiga […]

  • Regenerasi Petani

    Fokus Regenerasi Petani, Polbangtan Kementan Maksimalkan Program Pemberdayaan Fasilitator Muda Sulawesi Selatan

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk mendukung keberhasilan program regenerasi petani di Indonesia. Melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), Kementan terus mendorong dan meningkatkan minat tenaga-tenaga muda atau generasi milenial untuk menekuni sektor pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan […]

  • Kuasa Hukum Sepakat Kasus Penembakan Brigadir J Ditarik ke Bareskrim POLRI

    Kuasa Hukum Sepakat Kasus Penembakan Brigadir J Ditarik ke Bareskrim POLRI

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Kuasa hukum Brigadir J mendukung pengambilalihan kasus tembak menembak di rumah Kadiv Propam Polri Nonaktif Irjen Ferdy Sambo, dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri. Hal ini ditegaskan anggota tim kuasa hukum keluarga Brigadir J, Nelson Simanjuntak. Nelson mengatakan, pelimpahan semua laporan kasus terkait Brigadir J ke Bareskrim dilakukan agar kasus dapat diselesaikan secara transparan. […]

expand_less