Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » PERHIPTANI Sanggah Ada Mafia Benih di Sektor Pertanian

PERHIPTANI Sanggah Ada Mafia Benih di Sektor Pertanian

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Ketua DPP Harian PERHIPTANI, Fathan Arasyid membantah dengan tegas adanya mafia benih pertanian yang beredar di masyarakat. Hal ini karena pengadaan benih pertanian telah dilakukan sesuai prosedur dan pengawasan dengan baik

Fathan dengan tegas membantah pernyataan Menteri BUMN Erik Thohir tentang adanya mafia benih pertanian yang beredar di masyarakat.

“Isu mafia benih itu harus diklarifikasi, dimana ditemukannya, di kabupaten dan kecamatan mana, kapan terjadinya. Hal tersebut tidak bisa digeneralisasi, ” jelas Fathan dengan tegas.

“Jadi, tidak ada itu mafia benih,” tambah Fathan.

Benih pertanian menjadi salah satu faktor input yang menjadi penentu peningkatan produktivitas dalam budidaya pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sangat memberikan perhatian dalam pengadaan benih pertanian melalui teknologi inovasi pertanian.

Dalam suatu kunjungan ke produsen benih di Jawa Timur, Menteri Pertanian mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi bibit yang luar biasa baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun untuk ekspor luar negeri.

Dalam upaya pengadaan dan penyaluran benih pertanian, Kementan juga melakukan dengan prosedur fornal yang sangat ketat.

“Pengadaan benih pertanian sudah ada SOP nya dan dilakukan sesuai prosedur,” kembali Fathan menekankan.

Misalnya benih jagung. Dalam sebuah kajian yang dilakukan oleh Nur Hidayat dkk (2014) sistem pengadaan dan penyaluran benih secara formal diawali dengan pelepasan varietas unggul yang baru, BS (breeder seed) yang dihasilkan Puslitbang/Balai Komoditas, diteruskan oleh Direktorat Benih untuk disebarkan ke Balai Benih Induk (BBI) yang selanjutnya diperbanyak untuk menghasilkan FS (foundation seed).

Benih FS kemudian diperbanyak oleh BUMN, penangkar swasta, dan Balai Benih Utama (BBU) masing masing memproduksi SS (stock seed) atau ES (extension seed). Benih SS selanjutnya diperbanyak menjadi benih ES, kecuali di BBU.

Tidak hanya itu, selama proses pengadaan benih juga diawasi oleh petugas yang berkompeten dan dikawal oleh penyuluh pertanian. Bahkan Kementerian Pertanian memiliki berbagai benih pertanian unggul yang bersertifikat. Benih bersertifikat ini dilakukan sebagai upaya pemerintah menjamin ketersediaan benih berkualitas.

Mekanisme lain dalam pengadaan benih melalui proses lelang. Pengadaan benih melalui proses lelang ini dapat ditelusui dengan jelas siapa produsennya, lokasi produksi, waktu produksi, jenis dan kualitas benih, dan sebagainya.

“Intinya, pengadaan benih yang dilakukan Kementerian Pertanian telah dilakukan dengan baik. Tidak ada mafia benih! Petani tidak ada yang mengeluh terkait pengadaan benih pertanian”.

Kembali Fathan menegaskan bahwa Kementerian Pertanian telah melakukan pendagaan benih dengan baik kepada petani sehingga tidak ada keluhan dari petani terkait pengadaan benih ini.

Mengamini pernyataan Ketua Harian DPP Perhiptani, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan dalam menyalurkan saprodi tak terkecuali benih dari pemerintah ke petani, Kementan didukung oleh Konstrawil, Kostrada, sampai tingkat kecamatan dan Kostratani yang ada di BPP serta babinsa melakukan pengawalan dan pendampingan secara berjenjang.

“Pengawalan dan pendampingan tersebut dengan identifikaai dan verifikasi CPCL mengoordinasikan dan memberikan arahan teknis dan administratif mengawal serta mengamankan realisasi sesuai dengan hasil pemeriksaan administrasi dan kegiatan, utamanya berita acara pemeriksaan, “jelas Dedi. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukulen adalah jenis tanaman hias, berbentuk mungil dan banyak ditemui di rumah. Namun, apakah sukulen dapat dimakan? Simak penjelasannya.

    Apakah Tanaman Sukulen Dapat Dimakan? Cek Faktanya di Sini

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

     Apakah tanaman sukulen bisa dimakan? Sukulen banyak ditemukan di dalam rumah, lantaran perawatannya yang mudah. Bentuknya yang imut, juga menjadi pertimbangan mengapa sukulen cocok untuk ditanam di dalam rumah. Namun, pernahkah Anda berfikir jika tanaman sukulen dapat dimakan? Apakah Tanaman Sukulen Dapat Dimakan? Dilansir dari Gardening Know How, ternyata beberapa jenis diantaranya dapat dimakan. Mengonsumsi […]

  • Pakan yang Bagus untuk Peternakan Ikan Lele

    Pakan yang Bagus untuk Peternakan Ikan Lele

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Peternakan ikan lele merupakan salah satu usaha yang populer di Indonesia karena ikan lele memiliki pertumbuhan yang cepat dan permintaan yang tinggi di pasaran. Agar ikan lele tumbuh dengan baik dan sehat, pemilihan pakan yang baik sangatlah penting. Berikut ini adalah beberapa jenis pakan yang bagus untuk peternakan ikan lele:   1. Pelet ikan komersial […]

  • Lahan Pertanian

    Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Indonesia menghadapi tantangan serius dalam produksi beras, salah satu komoditas pangan terpenting bagi masyarakatnya. Penyebab utama di balik penurunan produksi beras belakangan ini adalah kebijakan pemerintah yang terlalu fokus pada program ekstensifikasi lahan pertanian, termasuk pengembangan lumbung pangan atau food estate. Pandangan ini diungkapkan oleh Chendy Tafakresnanto, peneliti dari Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset […]

  • Panel Surya

    Panel Surya Ramah Lingkungan, Tapi Bisa Ganggu Satwa: Ini Solusi Para Ilmuwan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Peningkatan pembangunan ladang surya secara global dipandang penting dalam menghadapi krisis iklim. Namun, peneliti dari Murdoch University, Australia, mengingatkan bahwa ekspansi proyek energi surya harus dilakukan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap ekosistem dan satwa liar. Dalam sebuah studi yang dimuat di jurnal Renewable and Sustainable Energy Reviews, ahli ekologi satwa liar Profesor Trish Fleming […]

  • 5 Tanaman Liar yang Cocok Dijadikan Tren Tanaman Bonsai

    5 Tanaman Liar yang Cocok Dijadikan Tren Tanaman Bonsai

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Tanaman bonsai adalah seni miniaturisasi pohon yang telah menjadi tren populer di seluruh dunia. Bonsai tidak hanya indah dan unik, tetapi juga dapat memberikan ketenangan dan kedamaian bagi pemiliknya. Jika Anda ingin memulai hobi bonsai, Anda tidak perlu membeli bibit mahal. Banyak tanaman liar yang dapat dijadikan bonsai dengan perawatan yang tepat. Berikut adalah 5 […]

  • Pakar HTN Menegaskan, Harus Ada Perubahan KUHP Di Indonesia

    Pakar HTN Menegaskan, Harus Ada Perubahan KUHP Di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pakar Hukum Negara (HTN) Dr. Hamrin, SH., MH., M.Si (Han) menyoroti lambatnya pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan. Hamrin mengemukakan bahwa KUHP itu harus segera diganti karena hukum itu berkembang dan menyesuaikan dengan kehidupan masyarakat agar tidak ternilai hukum […]

expand_less