Selain itu, ada juga pestisida alami yang dibuat dari bahan-bahan organik seperti minyak tanaman dan mineral, yang lebih bersahabat dengan lingkungan.

Pestisida alami ini memungkinkan pengendalian hama secara efektif tanpa menyebabkan dampak yang signifikan pada lingkungan.

Namun, perlu diingat bahwa walaupun pengusir alami dianggap lebih aman, tetap penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang ditentukan dan meminimalkan paparan yang tidak perlu.

Selain dampak pada lingkungan, banyak yang juga mengkhawatirkan dampak penggunaan pestisida terhadap kualitas dan keselamatan makanan.

Namun, badan pemerintah seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertanggung jawab untuk mengatur dan memastikan bahwa pestisida yang digunakan dalam produksi makanan tidak melebihi batas maksimum yang diizinkan. 

Dalam proses registrasi pestisida, BPOM mengevaluasi data dan uji coba yang dilakukan untuk menentukan tingkat residu zat ini yang dapat diterima dalam makanan.

Tingkat residu yang diizinkan didasarkan pada penelitian ilmiah dan diatur sedemikian rupa untuk memastikan keamanan bagi konsumen.