Polusi Udara Bisa Ancam Produksi Kedelai Global, Tahu dan Tempe Terancam Punah? Ini Faktanya
- account_circle Saiful Rachman
- calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
- print Cetak

Penelitian terbaru oleh ICP, polusi udara menyebabkan panen global berkurang. Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%. (Canva by Tharakorn)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasil penelitian tersebut tentu menjadi kabar buruk bagi Indonesia, mengingat kedelai menjadi bahan utama tahu tempe yang menjadi favorit utama masyarakat Indonesia.
Bila polusi global memburuk maka produksi kedelai bisa terus turun sehingga tahu dan tempe akan semakin sulit diproduksi.
Di tingkat Eropa, penelitian memperkirakan bahwa kerugian ekonomi akibat dampak ozon pada 23 tanaman berjumlah 6,7 miliar euro atau sekitar Rp 111,53 triliun dan kerugian global diperkirakan mencapai US$ 26 miliar atau sekitar Rp 397,25 triliun (US$1=Rp 15.279).
Ozon di permukaan tanah dapat menyebabkan berbagai masalah pada tanaman, termasuk:
- Klorosis (daun menjadi kuning)
- Matinya jaringan tanaman
- Flecking (adanya bintik-bintik pada daun)
- Penurunan hasil panen
Ketika ozon di permukaan tanah bereaksi dengan tanaman, ozon akan merusak membran sel dan jaringan tanaman.
Hal ini dapat menyebabkan tanaman menjadi stres dan rentan terhadap penyakit.
Selain itu, ozon juga dapat menyebabkan perubahan metabolisme tanaman, yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
- Penulis: Saiful Rachman




