Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Program CSA Kementan Bantu Petani NTT Lebih Produktif

Program CSA Kementan Bantu Petani NTT Lebih Produktif

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT – Program Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) yang diinisiasi Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) optimis mampu meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman. Termasuk di antaranya meningkatan pendapatan petani pada lahan sawah beririgasi menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Itu pula yang dilakukan para pemangku kepentingan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Belum lama ini, mereka menggelar sosialisasi CSA Strategic Irrigation Modernization And Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), bertempat di Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) KM 2.4, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Jumat (27/05).

Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan peneguhan kepada masyarakat untuk membangun sikap disiplin dalam mengolah lahan pertanian mereka.

“Melalui sosialisasi kemarin juga diharapkan mengefektifkan waktu kerja secara baik dan fokus pada pekerjaan pertanian yang mereka geluti sehingga produktivitas meningkat dan hasilnya baik,” ujar dia melalui ketearangan tertulisnya, Rabu (8/6).

Hironimus Paga, Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), dalam pemaparan materi mengungkapkan bahwa SIMURP atau program rehabilitasi saluran irigasi pertanian merupakan program pemerintah pusat yang diturunkan untuk mempercepat perbaikannya irigasi di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di kabupaten Nagekeo,” ujarnya.

Pada Tahun Anggaran 2022, pemerintah memprioritaskan pada 10 provinsi di Indonesia, termasuk provinsi NTT. “Kabupaten Nagekeo menjadi satu-satunya kabupaten di NTT yang mendapatkan anggaran SIMURP. Ini harus dimanfaatkan dengan maksimal karena SIMURP adalah Program Utama Kementan yang harus didukung oleh semua Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, katanya lagi.

Adapun CSA merupakan pendekatan yang mentrasformasikan dan mengorientasikan ulang sistem produksi pertanian dan rantai nilai pangan. Terobosan ini sesuai permintaan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, agar pertanian melaksanakan inovasi.

“Saya mendorong berbagai inovasi dan teknologi seperti Climate Smart Agriculture atau CSA untuk menghadapi perubahan iklim,” kata Mentan.

Menteri SYL sapaannya menerangkan kalau CSA sangat penting unuk menghadapi perubahan iklim ekstrem dan memicu serangan hama penyakit tanaman di berbagi wilayah. “Climate Smart Agriculture (CSA) dapat menyelamatkan produksi pertanian kita,” ujarnya.

Apalagi dengan adanya dampak perubahan iklim yang saat ini semakin ekstrem, seperti cuaca yang tidak menentu akibat kekeringan, hujan dengan curah tinggi serta terus menerus yang mengakibatkan banjir, ledakan hama dan penyakit bisa menyebabkan gagal panen.

“Krisis iklim juga menyebabkan perubahan pola musim hujan dan kemarau yang semakin tidak menentu dapat mempengaruhi kegiatan budidaya tanaman serta produktivitas pertanian turun, sehingga menyebabkan penurunan produktivitas, produksi dan mutu hasil pertanian,” kata Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyatakan perubahan iklim menyebabkan es di kutub utara dan selatan mencair, sehingga permukaan air laut meningkat. Alhasil air dari laut masuk ke daratan, padahal lahan pertanian ada lebih dari 70 persen berada di pesisir.

“Bisa kita bayangkan jika lahan pertanian bercampur, dengan air laut semua tanaman akan mati dan ini mengganggu sistem produksi kita,” tuturnya.

Akibat perubahan iklim ekstrem, terjadi serangan hama penyakit tanaman di mana-mana dan sehingga menyebabkan sistem produksi di sentra pangan dunia terganggu.

“Akhirnya negara-negara produsen melakukan retriksi sehingga negara-negara produsen tidak melakukan ekspor, khawatir Covid-19 tidak berhenti sehingga menyebabkan ketersediaan pangan di pasar nasional menurun,” ucap Dedi.

Dalam situasi seperti tersebut, solusinya kurangi ketergantungan impor dengan genjot produksi dan produktivitas pangan, serta diservifikasi pangan lokal. Ganti ketergantungan komoditas pangan impor dengan komoditas pangan lokal. Ini menjadi tugas dan peran penyuluh pertanian untuk menyampaikannya kepada masyarakat.

“Gunakan smart farming agar dapat menggenjot produksi pertanian kita dan Climate Smart Agriculture (CSA) dapat menyelamatkan produksi pertanian kita,” pungkasnya. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genta

    Reformula Hadapi Pupuk Mahal, Kementan Hadirkan Penyuluhan Genta Organik Solusi Pertanian Mandiri

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) memasifkan penyuluhan terkait Genta Organik (Gerakan Tani Pro Organik). Genta Organik ini sendiri merupakan gerakan pertanian yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah, dan penerapan pemupukan berimbang sebagai solusi pupuk mahal. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, […]

  • Pangkalan Kayu Jakarta Lengkap untuk Kebutuhan Proyek, Renovasi, dan Konstruksi

    Pangkalan Kayu Jakarta Lengkap untuk Kebutuhan Proyek, Renovasi, dan Konstruksi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kebutuhan material kayu di Jakarta terus berkembang seiring meningkatnya pembangunan rumah, renovasi bangunan, pengerjaan interior, kebutuhan konstruksi komersial, hingga proyek skala besar. Kayu masih menjadi salah satu material yang banyak digunakan karena fleksibel, mudah dibentuk, tersedia dalam beragam jenis, dan dapat disesuaikan dengan fungsi pekerjaan. Oleh karena itu, keberadaan pangkalan kayu jakarta yang […]

  • Inilah kesalahan yang paling umum dilakukan orang saat merawat tanaman terrarium, yaitu terlalu banyak cahaya dan air.

    Cara Merawat Tanaman Terrarium agar Tetap Sehat dan Indah

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman terrarium adalah cara yang bagus untuk menambahkan sentuhan hijau ke rumahmu, bahkan jika kamu tidak memiliki banyak ruang. Namun, merawat tanaman terrarium bisa menjadi tantangan, terutama jika kamu tidak mengetahuinya. Berikut adalah tujuh kesalahan yang paling umum dilakukan orang saat merawat tanaman terrarium, yaitu: 1. Terlalu banyak cahaya Tanaman memang membutuhkan cahaya untuk tumbuh, […]

  • Mendag Budi Santoso: G20 Tolak Pangan Dijadikan Senjata Tekanan Geopolitik

    Mendag Budi Santoso: G20 Tolak Pangan Dijadikan Senjata Tekanan Geopolitik

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyatakan negara anggota G20 sepakat menolak penggunaan pangan sebagai alat tekanan geopolitik demi menjaga kelangsungan hidup global.

  • Sistem Pertanian Berkelanjutan

    Sistem Pertanian Berkelanjutan dan Contoh Penerapannya

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 6Komentar

    Sistem pertanian berkelanjutan atau sustainable agriculture merupakan pertanian yang seimbang antara ekosistem, ekonomi, lingkungan dan manusia yang berkelanjutan untuk saat ini dan yang akan datang. Sehingga, pertanian berkelanjutan ini adalah sebuah pengelolaan sumber daya yang berhasil untuk usaha pertanian untuk membantu kebutuhan manusia yang berubah sekaligus mempertahankan atau meningkatkan kualitas lingkungan serta melestarikan sumber daya […]

  • Tanaman Buah dalam PotTanaman Buah dalam Pot

    Wajib Dicoba! Inilah 10 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam dalam Pot

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 16Komentar

    Tanaman buah yang ditanam dalam pot. Apakah pernah mendengar istilah tabulampot? Tabulampot atau tanaman buah dalam pot merupakan sebuah metode menanam buah di dalam pot. Metode tabulampot ini sangat cocok dan wajib dicoba bagi kamu yang mempunyai lahan sempit namun tetap ingin bercocok tanam. Tanaman buah apa saja yang bisa ditanam dalam pot dengan mudah? […]

expand_less