Regenerasi petani sangat penting mengingat pertanian merupakan sektor strategis dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

Di era pertanian masa depan, efisiensi lahan, tenaga, dan waktu menjadi hal yang krusial.

Dalam kondisi lahan yang semakin sempit dan tenaga kerja yang terbatas, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi solusi.

Dengan pemanfaatan teknologi AI, pertanian modern yang efektif dan efisien dapat terwujud.

Penggunaan AI tidak hanya dapat menghemat waktu, tenaga, dan lahan, tetapi juga dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk terlibat dalam pertanian.

Pemerintah juga perlu berinvestasi dalam pengembangan industri pertanian yang canggih.

Pertanian yang menggunakan teknologi monitoring dan prediksi yang akurat akan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, sehingga Indonesia dapat mencapai swasembada pangan.

Pertanian yang cerdas, berbasis data, dan berkelanjutan akan menjadi landasan bagi tercapainya cita-cita Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia pada tahun 2045.