Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wt Online – Strategi Bertani Berkelanjutan. Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah membatasi jumlah pupuk subsidi, termasuk pupuk NPK Phonska, karena keterbatasan anggaran. Pembatasan ini menyulitkan masyarakat, khususnya para petani, dalam memenuhi kebutuhan hara tanaman yang esensial. Menghadapi situasi ini, pupuk organik, seperti yang berasal dari kotoran kambing, muncul sebagai solusi alternatif yang efektif.

Keunggulan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Pupuk organik berbentuk padat yang berasal dari kotoran kambing menawarkan banyak keuntungan. Kandungan Nitrogen dan Kalium yang tinggi membuatnya sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu, pupuk ini juga mengandung Fosfor, Kalsium, Magnesium, Sulfur, Besi, Tembaga, dan Natrium—semua merupakan unsur makro dan mikro penting yang mendukung kesehatan dan produktivitas tanaman.

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Berikut adalah panduan Strategi Bertani Berkelanjutan untuk membuat pupuk organik dari kotoran kambing:

Bahan-bahan:

  • Kotoran kambing segar
  • Air secukupnya
  • Gula pasir atau molase (sebagai sumber karbon)

Alat-alat:

  • Wadah fermentasi (bisa berupa drum atau tong besar)
  • Sekop atau alat pengaduk
  • Sarung tangan (untuk kebersihan dan keamanan)

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Pengumpulan Kotoran: Kumpulkan kotoran kambing yang masih segar untuk memastikan kandungan haranya maksimal.
  2. Persiapan Wadah: Siapkan wadah fermentasi yang telah dibersihkan dan pastikan tidak ada sisa-sisa kimia yang bisa mengganggu proses fermentasi.
  3. Penambahan Air dan Gula: Campurkan kotoran kambing dengan air dan gula pasir atau molase. Perbandingan yang umum digunakan adalah 1 bagian gula untuk 10 bagian kotoran kambing.
  4. Fermentasi: Aduk campuran kotoran secara merata dan tutup wadah fermentasi. Biarkan selama sekitar 2-3 minggu. Aduk campuran sekali seminggu untuk membantu proses aerobik.
  5. Pengeringan: Setelah fermentasi, angin-anginkan pupuk di tempat yang teduh dan berudara baik hingga kering. Proses pengeringan ini penting untuk menghentikan fermentasi dan membuat pupuk lebih mudah disimpan.
  6. Penyimpanan: Simpan pupuk organik yang telah kering dalam wadah yang tertutup untuk menghindari kontaminasi dan menjaga kualitas.

Penggunaan pupuk organik dari kotoran kambing tidak hanya membantu petani mengatasi kelangkaan pupuk subsidi tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Pupuk organik membantu meningkatkan struktur tanah, menyediakan nutrisi yang seimbang bagi tanaman, dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan menerapkan solusi ini, petani dapat terus bertani secara efektif meskipun menghadapi tantangan pembatasan pupuk kimia subsidi.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri Pembinaan Penyuluh Pertanian Wilayah Kalimantan Tengah guna mempercepat program mencetak sawah baru dari lahan rawa untuk peningkatan produksi padi dan jagung. Pembinaan penyuluh ini dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, penyuluh pertanian, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), P4S, serta Petani Milenial Kalimantan Tengah, anggota KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, […]

    • Tanaman Hias Mengusir Nyamuk

      Tanaman Hias Indoor yang Efektif Mengusir Nyamuk

      • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Tanaman hias di dalam ruangan atau indoor tidak hanya mempercantik dan memberikan warna pada ruangan, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Beberapa tanaman memiliki aroma kuat yang tidak disukai nyamuk, bahkan mampu melemahkannya. Jika rumah Anda memiliki masalah nyamuk, cobalah mengusirnya secara alami dengan tanaman-tanaman berikut ini. 1. Serai Tanaman serai […]

    • Cara Mencangkok Tanaman Mangga

      Bagaimana Cara Mencangkok Tanaman Mangga? Ikuti Langkah-Langkah Berikut

      • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Cara mencangkok tanaman mangga dengan benar dan mudah. Pohon mangga ini merupakan salah satu jenis pohon berkayu yang sangat cocok untuk dicangkok. Secara umum, tanaman yang dapat dicangkok merupakan tanaman yang berkayu. Sehingga, tanaman mangga ini menjadi salah satu pohon yang cocok untuk dicangkok. Cangkok adalah salah satu teknik dari perkembangbiakan secara vegetatif. Mencangkok merupakan […]

    • Tips Lolos PKN STAN dengan Bantuan Bimbel STAN

      Tips Lolos PKN STAN dengan Bantuan Bimbel STAN

      • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Bagi banyak siswa SMA, masuk ke Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) adalah cita-cita besar. Kampus kedinasan di bawah Kementerian Keuangan ini menawarkan biaya pendidikan gratis serta jaminan karier yang jelas. Namun, jalan menuju PKN STAN tidak mudah. Ribuan siswa berjuang setiap tahun, sementara kursi yang tersedia sangat terbatas. Persaingan yang ketat inilah yang membuat […]

    • Bina Pertiwi Jamin Rantai Pasok Kuku Bucket Excavator Demi Kelancaran Operasional

      Bina Pertiwi Jamin Rantai Pasok Kuku Bucket Excavator Demi Kelancaran Operasional

      • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Kebutuhan suku cadang alat berat yang berkualitas terus meningkat seiring tingginya aktivitas sektor konstruksi, pertambangan, dan perkebunan di Indonesia. Salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam mendukung performa excavator adalah kuku bucket karena bagian ini langsung bersentuhan dengan material kerja di lapangan. Untuk menjaga kelancaran operasional alat berat, Bina Pertiwi memastikan ketersediaan […]

    • Dampak Industri Peternakan Hewan dapat Memengaruhi Naiknya Gas Rumah Kaca

      Peternakan Hewan dapat Memengaruhi Naiknya Gas Rumah Kaca, Ini Faktanya

      • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Dampak industri peternakan hewan terhadap perubahan iklim dan gas rumah kaca. Sektor peternakan memainkan peran penting dalam kehidupan manusia di seluruh dunia. Selain sebagai sumber makanan, industri peternakan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian. Namun, kita perlu menyadari bahwa industri ini juga memiliki dampak negatif terhadap perubahan iklim. Salah satu faktor utama yang memengaruhi intensitas […]

    expand_less