Langkah yang bisa dilakukan:

  • Lakukan inspeksi visual terhadap tanaman setidaknya seminggu sekali.
  • Catat setiap tanda-tanda awal serangan hama, seperti lubang pada daun, daun yang menggulung, atau bunga yang rusak.

3. Pengendalian Hama Secara Biologis

Pengendalian hama secara biologis adalah salah satu cara ramah lingkungan yang bisa diterapkan. Metode ini menggunakan predator alami atau parasit untuk mengendalikan populasi hama di tanaman jagung. Contohnya adalah penggunaan Trichogramma untuk mengendalikan ulat penggerek batang jagung.

Keuntungan:

  • Lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
  • Mengurangi penggunaan pestisida kimia.

Cara yang bisa dilakukan:

  • Lepaskan predator alami, seperti burung atau serangga predator, di sekitar lahan jagung.
  • Gunakan agen hayati, seperti nematoda atau mikroba antagonis, yang dapat mengendalikan populasi hama.

4. Rotasi Tanaman

Rotasi tanaman adalah metode menanam jenis tanaman yang berbeda setiap musim tanam untuk mengurangi siklus hidup hama. Hama biasanya berkembang biak dengan cepat jika mereka memiliki akses ke tanaman inang yang sama terus-menerus. Dengan rotasi, siklus hidup hama bisa terganggu, sehingga populasi mereka menurun.